Dilansir Tribunnewswiki.com dari Kompas.com pada Selasa (3/3/2020), dua WNI (ibu dan anaknya) asal Depok, Jawa Barat, itu tengah dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara.
Dua WNI yang positif virus corona itu kabarnya sempat melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia.
Kini, warga Jepang yang positif virus corona kabarnya sudah meninggalkan Indonesia dan terbang ke Malaysia, sementara 2 WNI yang terkena virus corona sudah dirawat di rumah sakit.
Hal itu diketahui usai ada penelusuran dari tim Kemenkes.
Baca: Bacaan Sholawat Tibbil Qulub Agar Terhindar dari Berbagai Macam Penyakit, Termasuk Virus Corona
Baca: Cek Harga Masker di Pasar Pramuka dan Toko Online, N95 Bisa Capai Rp 1,8 Juta Akibat Coronavirus
"Orang jepang ke Indonesia bertemu siapa, ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus corona berhubungan dengan dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Senin (2/3/2020).
Selain dampak di kehidupan sehari-hari, virus corona juga turut mengancam penyelenggaraan event olahraga di Indonesia.
Virus Corona bisa bisa saja suatu saat mengganggu keberlangsungan Liga 1 2020, seperti yang terjadi pada liga-liga sepak bola di beberapa negara dunia.
Di Thailand dan Vietnam, federasi sepak bola mereka sudah mengonfirmasi pertandingan-pertandingan yang dilakukan pada Maret 2020 harus digelar tanpa penonton.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, akhirnya angkat suara bagaimana sikapnya terkait pencegahan Virus Corona.
Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengatakan secara singkat bahwa PSSI sejatinya menunggu arahan dari pemerintah Indonesia.
"PSSI menunggu dari pemerintah," kata Iwan Bule saat dihubungi awak media, Senin (2/3/2020).
Baca: Bacaan Sholawat Tibbil Qulub Agar Terhindar dari Berbagai Macam Penyakit, Termasuk Virus Corona
Baca: 2 WNI Positif Terjangkit Corona, Apakah Perawatannya Ditanggung BPJS ?
Pemerintah Indonesia memang harus segera mengambil sebuah keputusan terkait bergulirnya beberapa event pertandingan tentang sepak bola.
Terlebih, dalam waktu dekat timnas Indonesia akan melakoni dua pertandingan babak penyisihan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Dijadwalkan timnas Indonesia akan melakoni laga tandang melawan Thailand pada 26 Maret 2020.
Lima hari selanjutnya, giliran timnas Indonesia akan menjamu Uni Emirat Arab (UEA) yang kemungkinan besar digelar di Bali.
Perlu diketahui juga, sebelumnya pada Februari 2020 ada Kualifikasi FIBA Asia yang digelar di Jakarta.
Kualifikasi FIBA Asia tetap digelar meskipun Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sudah meminta ke Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) untuk menunda pertandingan tersebut.
Terkait virus corona, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia, Zainudi Amali juga sudah memberikan keterangan.
Ia mengatakan sudah mendapatkan pertanyaan langsung dari Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.
Baca: Prestasi Unik, Kakak Beradik Pesepakbola Legendaris Kuasai Liga Italia Musim Ini
Baca: Liga Spanyol Nekat Undang Klub dari Sarang Virus Corona untuk Tonton El Clasico
“Saya juga barusan dapat pertanyaan arahan dari Ketua Umum PSSI."
"Beliau sudah menyampaikan dan tentu saya akan menanyakan ini ke otoritas yakni Kemenkes (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia),” kata Zainudin Amali pada Senin (2/3/2020).
“Maka sudah benar jalurnya."
"Ketum PSSI menanyakan ke saya dan saya akan menanyakan olahraga secara keseluruhan ke Kemenkes."
“Kami akan segera mengirimkan surat resmi ke Kemenkes untuk meminta arahan,” ucap Zainudi Amali menambahkan.
Selain Liga 1 2020, Zainudin Amali juga meminta arahan terkait keseluruhan event di dalam atau luar negeri yang akan diikuti oleh tim Indonesia.
Ia berharap agar Kemenkes bisa segera membalas surat tersebut.
Baca: Latihan Keras ala Shin Tae-yong, Semprot Kiper Timnas Indonesia Seperti Kakek-kakek
Baca: Tottenham Krisis Penyerang, Mourinho Bercanda Rekrut Pensiunan Timnas Inggris
Untuk event internasional, timnas Indonesia akan melakoni pertandingan babak penyisihan Kualifikasi Piala Dunia 2020 pada Maret ini.
Dijadwalkan, tim Merah Putih akan melakoni laga tandang melawan Thailand dan menjamu Uni Emirat Arab.
“Tentu saja khawatir."
"Saya kira pemerintah Indonesia juga sudah antisipasi. Yang terpenting jangan panik karena kepanikan akan buat kepengurusan tambah kacau,” timpal Zainudin Amali.
Imbas dari munculnya virus corona yang menyerang dua WNI juga berdampak pada dunia olahraga Indonesia.
Dua diantarnya yang paling menonjol adalah gelaran kualifikasi Piala Dunia 2022 dan ajang Indonesia Open 2020.
Kedua ajang bergengsi ini terancam terkena imbas dari munculnya virus corona di Indonesia.
Namun tak hanya itu, gelaran Piala AFF kelompok umur yang diselenggarakan pada Juli hingga Agustus juga kemungkinan terdampak.
Baca: Setelah Liga Italia, Kini Virus Corona Ancam Keberlangsungan Liga Spanyol
Baca: Hasil Liga Champions: Manchester City Bekuk Madrid, Ronaldo Dihantui De Ja Vu Lyon
Total terdapat delapan event besar yang akan digelar di Tanah Air pada tahun 2020 ini.
Berikut daftar kedelapan event besar olahraga yang sedianya digelar di Indonesia pada tahun 2020.
1. e-Sport Free Fire Championships Cup 2020
14-15 Maret 2020 dan 19 April 2020 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
2. Formula E 2019-2020
Juni 2020 di Monas, Jakarta.
3. Kualifikasi Piala Dunia 2020, Indonesia Vs Uni Emirat Arab
31 Maret 2020 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan.
4. Piala AFF U-18/19 2020
Juli-Agustus 2020.
5. Piala AFF U-15/16 2020
Juli-Agustus 2020.
6. Piala AFF Putri U-18/19 2020
Mei 2020.
7. Piala AFF Putri 15/16 2020
Juli-Agustus 2020.
8. Indonesia Open 2020
16-21 Juni 2020.