Cek Harga Masker di Pasar Pramuka dan Toko Online, N95 Bisa Capai Rp 1,8 Juta Akibat Coronavirus

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi - Merebaknya wabah virus Corona membuat permintaan masker melonjak di Kota Malang.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah resmi mengumumkan dua WNI yang positif terkena virus corona pada Senin (2/3/2020).

Hal ini semakin menambah jumlah penyebaran virus corona.

Di Indonesia sendiri, adanya virus corona membuat masyarakat mulai melakukan antisipasi.

Satu di antara langkah yang dilakukan adalah dengan mengenakan masker.

Namun masker di Indonesia menjadi sangat susah untuk ditemukan.

Kalaupun ada, harganya bisa melambung naik dari harga normal.

Kenaikan harga ini juga dipicu dengan permintaan yang tidak sebanding dengan jumlah produksi.

Baca: 2 Orang yang Tinggal dengan 2 WNI Terjangkit Corona Dinyatakan Negatif, Berikut Penjelasan Kemenkes

Baca: Update Terbaru Virus Corona - 3 Maret 2020: Total 48.002 Pasien Sembuh, 3114 Orang Meninggal

ILUSTRASI - Penjualan masker di kawasan Jalan IR Haji Juanda, Bekasi, Kamis (7/2/2020).(KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVA) (Kompas.com)

Tribunnews.com mencoba mencari masker N95, Senin (2/3/2020).

Menyusuri lorong-lorong di Pasar Pramuka, bertanya dari satu kios ke kios lainnya, ternyata masker N95 masih langka.

"Kosong, adanya masker biasa," jawab penjaga toko ketika ditanya soal stok masker N95.

Tidak semua toko mempunyai stok masker N95. Kalaupun ada, harganya masih jutaan yakni Rp 1,2 hingga 1,5 juta untuk satu boxnya.

Yanti, seorang karyawan swasta di kawasan Sudirman mengaku membeli masker N95 karena memang diperintah oleh kantornya.

"‎Susah cari masker N95 di sini. Saya keliling Pasar Pramuka banyakan jual masker yang biasa. Sementara kantor suruh beli yang N95. Walau harganya jutaan karena kantor yang suruh, ya saya beli saja," tutur Yanti.

Untuk diketahui masker N95 atau masker respirator hanyanya meroket jadi jutaan dan langka karena disebut efektif mengantisipasi penyebaran virus corona.

Masker ini mampu menyaring udara hingga 95 persen.

Baca: Inilah Bedanya Gejala Virus Corona dan Flu Biasa, Mirip Namun Ada Perbedaan Khusus

Baca: Sempat Berinteraksi dengan 2 WNI Positif Corona, 73 Petugas Medis RS Mitra Keluarga Dirumahkan

ILUSTRASI - Orang-orang mengenakan masker saat berjalan di daerah Pyongyang, Korea Utara, 6 Februari 2020 (KIM WON-JIN / AFP)

Tribunnews.com juga melakukan penelusuran di toko jual beli online untuk mengetahui harga masker.

Untuk harga masker Sensi di situs penjualan online, shopee.co.id dijual dengan kisaran harga Rp 100,000 hingga Rp 600,000 per box.

Sedangkan di situs penjualan tokopedia.com, masker Sensi dijual dengan kisaran harga mulai dari Rp 250,000 hingga lebih dari Rp 350 ribuan per box.

Untuk masker N95 dijual dengan kisaran yang berbeda dengan masker merk Sensi.

Masker N95 memiliki filter yang digunakan untuk menyaring udara yang dihirup oleh pengguna.

Di situs shopee.co.id, masker N95 ini dijual ecer dalam kisaran harga mulai dari Rp 40,000 hingga Rp 100 ribuan .

harga masker (tangkap layar Shopee)

Berbeda dengan harga di Shopee, di tokopedia.com, harga ecer masker N95 ini sekitar Rp 30 ribuan.

Untuk harga satu box berisi 20 masker N95 ini dijual kisaran harga hingga Rp 1,8 jutaan.

Sebelum virus corona positif menginfeksi warga Indonesia, stok masker wajah di apotik sudah mengalami kelangkaan sejak sebulan lalu.

harga masker (Tangkap layar Tokopedia)

Dilansir dari Kompas.com, pegawai salah satu apotik menjelaskan bahwa stok masker telah habis sejak ramai penyebaran virus corona.

"Habis sudah kalau untuk masker. Sudah sebulan lalu habisnya sejak ada ramai virus corona," jelas Merly, pegawai Apotek K-24 Setiabudi, Banjarsari Kota Solo dikutip dari Kompas.com.

Menurutnya, kalaupun ada stok masker, harganya sudah sangat mahal dari pemasok.

Baca: Indonesia Laporkan Kasus Virus Corona Pertama, Harga Masker N95 Mencapai Rp 1,1 Juta per Boks

Sampai sejauh ini, belum ada kiriman pasokan masker lagi ke apotek.

"Kalaupun ada harganya mahal, Rp 100.000 per box, dulu satu box sekitar Rp 30.000. Itu untuk masker merek Sensi," kata Merly.

Apotek lainnya di Kota Solo, seperti Kimia Farma juga sudah sulit mendapatkan pasokan masker.

"Kebetulan masih ada, tapi jumlahnya sangat sedikit. Makanya kita batasi pembelian hanya 3 (lembar) masker, kita tidak jual lagi per box," kata Amir, pegawai Apotek Kimia Farma Solo.

Di apotek-apotek di Jakarta, kondisinya setali tiga uang. Stok masker baru sudah lama tak datang sejak beberapa hari belakangan.

"Masker di kita cuma tinggal 2 biji, itu dari model N95 dengan harga satuan Rp 75.000. Kalau mau pesan juga tidak bisa, karena dapat stok juga sudah susah sejak isu corona," ungkap Rini, pegawai Apotek K-24 Rawasari, Jakarta Pusat.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur/Tribunnews.com/Theresia Felisiani/Yurika Nendri)



Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ekarista Rahmawati Putri

Berita Populer