Laga dengan tajuk El Clasico itu bakal berlangsung Minggu (1/3/2020) atau Senin dini hari WIB di Estadio Santiago Bernabeu.
Duel tersebut akan menjadi kunci bagi kedua tim dalam memperebutkan gelar juara Liga Spanyol musimini
Jelang laga berlangsung, kiper Real Madrid Thibaut Courtois memberikan komentarnya terkait laga panas dan sarat gengsi tersebut.
Courtois mengatakan bahwa dirinya tidak melakukan persiapan khusus dan jelang pertemuannya kembali dengan superstar Lionel Messi, kiper asal Belgia itu cenderung meremehkan sang pemegang enam gelar Ballon d'Or tersebut.
Thibaut courtois menganggap pemain dengan julukan La Pulga Atomica itu hanyal seorang pemain biasa.
"Apakah saya memikirkan Lionel Messi sebelum El Clasico ini? Tidak terlalu," kata Courtois dikutip dari Metro.
Baca: Thibaut Courtois Melawak dan Real Madrid Gagal Menang, Zinedine Zidane Justru Puji Pemainnya
Baca: Hasil Liga Champions: Manchester City Bekuk Madrid, Ronaldo Dihantui De Ja Vu Lyon
"Dulu, ketika saya masih bermain bersama Atletico Madrid, terutama saat Anda berlaga di Camp Nou untuk kali pertama, jika Anda tidak memikirkannya (Messi), berarti ada sesuatu yang salah dengan Anda."
"Akan tetapi, hari ini saya tidak memikirkannya (Messi) lagi. Bagi saya, Messi adalah pemain biasa seperti yang lain," ucap mantan kiper Chelsea tersebut
Ketika ditanya tentang kenangan buruk saat berhadapan dengan Messi, kiper tim nasional Belgia itu tertawa dan merasa megabintang Argentina tersebut sama dengan pemain dari klub Spanyol yang lain.
"Mimpi buruk karena dia? Tidak, tidak pernah."
"Kami (Real Madrid) mempelajari Messi seperti kami mempelajari pemain dari Celta Vigo atau Levante. Tidak ada perbedaan," ujar Courtois.
Laga El Clasico akan mempertemukan dua klub terbesar dunia, Real Madrid dan Barcelona pada Minggu atau Senin (2/3/2020) dinihari WIB.
Selain persiapan tim dan rekor jelang duel akbar tersebut, ternyata ada hal lain yang membuat orang bertanya-tanya
Hal itu adalah keputusan otoritas Liga Spanyol dengan mengundang tim yang berasal dari Wuhan, China kota penyebaran awal virus mematikan bernama Corona.
Tim sepak bola yang berlaga di Liga Super China, Wuhan Zall akan diundang ke laga klasik Liga Spanyol antara Real Madrid dan Barcelona.
Dilansir dari Reuters pada Jumat (28/2/2020), Liga Spanyol telah mengkonfirmasi hal tersebut.
Baca: Inang Perantara Virus Corona Belum Dapat Ditentukan, WHO Ingatkan Wabah Bisa Hidup Kembali
Baca: Kasus Covid-19 di Korea Selatan Terus Melonjak, Bayi Berusia 45 Hari Dinyatakan Positif Corona
Beberapa elemen dari klub Wuhan Zall telah diundang ke markas Liga Spanyol untuk menyaksikan El Clasico.
Aksi ini ditujukan sebagai bentuk dukungan moril untuk orang-orang China yang juga menjadi pemirsa setia Liga Spanyol dalam beberapa tahun terakhir.
Para pemain dan staff kepelatihan Wuhan Zall melakukan pramusim di Andalusia, di Spanyol selatan, sejak Januari 2020 lalu.
Mereka pun masih tetap berada di wilayah tersebut sejak pemerintah China menunda bergulirnya liga di negara tirai bambu itu hingga waktu yang tak ditentukan.
Dan otoritas Liga Spanyol pun bermaksud mengundang mereka menjadi tamu di Stadion Santiago Bernabeau, markas Madrid pada 2 Maret waktu setempat untuk menyaksikan kemegahan laga akbar bertajuk El Clasico.
Persebaran virus corona semakin luas dan mendunia.
Setelah Italia, kini virus yang pertama kali menyebar dari Wuhan, China itu telah masuk ke Spanyol.
sama halnya dengan Liga Italia, masuknya virus Corona (Covid-19) pun mengancam jadwal Liga Spanyol.
Italia saat ini telah menjadi negara Eropa dengan kasus virus corona terbanyak.
Hingga Senin (24/2/2020) malam waktu setempat, dilaporkan Italia memiliki total 230 kasus Coronavirus dengan 7 orang dinyatakan telah meninggal dunia.
Dampak virus corona pun terasa jelas pada Liga Italia.
Sejumlah laga pada pekan ke-25 yang digelar Minggu (23/2/2020) ditunda atas titah Perdana Menteri Liga Italia.
Baca: Paus Frasiskus Diisukan Terinfeksi Virus Corona, Vatikan Membantah : Tetap Pimpin Misa Pagi
Baca: Covid-19 di Korea Selatan: Belum Satu Pekan Sembuh, Nenek 73 Tahun Kembali Dinyatakan Positif Corona
Empat laga ditunda yaitu Inter Milan vs Sampdoria, Verona vs Cagliari, Torino Vs Parma dan Atalanta vs Sassuolo.
Meski demikian, dua laga Serie-A pada Minggu tetap dilangsungkan yaitu Genoa Vs Lazio dan AS Roma Vs Lecce.
Sehari setelahnya, pertandingan Inter Vs Ludogorets di Liga Europa yang dijadwalkan digelar Kamis (27/2/2020) malam resmi akan dilangsungkan secara tertutup.
Keputusan juga telah diambil untuk Liga Italia pekan ke-26 yang akan berlangsung pekan depan.
Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadarofa mengonfirmasi laga pekan ke-26 Liga Italia yang dilangsungkan di area terinfeksi Coronavirus akan digelar secara tertutup.
"Langkah-langkah yang berlaku, yakni melarang semua event hingga Minggu depan," kata Spadarofa dilansir dari Football-Italia.
"(Area yang terinfeksi) awalnya Lombardy, Veneto dan Piemonte. Sekarang menyebar ke Friuli Venezia Giulia, Emilia Romagna dan Liguria."
"Di wilayah ini, larangan event olahraga tetap berlaku, tetapi untuk beberapa event atau pertandingan akan dilakukan secara tertutup," tambahnya.
Baca: BTS Batalkan Konser Map of The Soul Tour di Seoul Karena Virus Corona, Fans Sumbangkan Uang Tiket
Baca: 6 Kota di Indonesia Disebut Zona Kuning Penyebaran Virus Corona, Kemenkes Pastikan Tidak Benar
Daerah-daerah terinfeksi Coronavirus yang disebutkan menteri olahraga di atas merupakan daerah Italia bagian utara.
Sementara beberapa daerah bagian Selatan Italia masih menggelar pertandingan, seperti laga Napoli Vs Barcelona yang berlangsung di Naples di Liga Champions, Selasa (25/2/2020) malam.
Berbagai permasalahan di Liga Italia akibat wabah Virus Corona juga diprediksi akan merembet ke kompetisi Liga Spanyol.
Pasalnya, penyebaran Virus Corona telah sampai di Spanyol dan ada 4 kasus yang sudah ditemukan.
Bahkan salah satu kasus Virus Corona ditemukan di Barcelona.
Pemerintah setempat telah menyerukan agar masyarakat tenang menghadapi wabah ini.
"Kita harus tenang, kita memiliki sistem kesehatan yang baik. Negara kita telah menghadapi krisis seperti ini di masa lalu dan kita telah menyelesaikan semuanya," kata wakil presiden Carmen Calvo dikutip dari Cadena Ser.
Baca: Liga Spanyol Nekat Undang Klub dari Sarang Virus Corona untuk Tonton El Clasico
Baca: Hasil El Clasico: Imbang Tanpa Gol dan Membosankan, Pemain Barcelona Pecahkan Rekor
Ketakutan di Spanyol pun meningkat saat diberitakan ada 3 orang Valencia yang baru pulang dari Italia menunjukkan gejala Virus Corona.
Mereka menonton pertandingan antara Atalanta Vs Valencia di Liga Champions, tengah pekan lalu di Stadion San Siro, Milan.
Kota Milan merupakan ibukota wilayah Lombardia, salah satu daerah dengan kasus virus corona terbanyak di Italia.
Walau demikian, Departemen Kesehatan Valencia masih menyelidiki ketiga fans tersebut untuk memastikan apakah benar-benar terjangkit Virus Corona.
"Mereka masih diperiksa, mereka tidak bisa dikatakan sebagai kasus (terjangkit)," kata juru bicara departemen Kesehatan Valencia, Hermelinda Vanaclocha.
"Kami telah berbicara kepada meraka, dan ada fans Valencia yang berada di Milan, tetapi ini baru terjadi saat ini," tambahnya.