Video tersebut terekam CCTV di area perumahan dan viral di media sosial.
Diketahui, korban yang sedang hamil hampir 7 bulan ini akan menghampiri suaminya yang menunggu di seberang jalan.
Kejadian tersebut terjadi di Gang Madat, Palmerah Jakarta Barat, Sabtu (22/2/2020).
Dikutip TribunnewsWiki dari Tribun Jakarta, berikut beberapa fakta video viral wanita hamil yang tertabrak mobil hingga meninggal.
Video rekaman detik-detik kecelakaan yang menyebabkan wanita hamil meninggal ini ramai diperbincangkan di media sosial Facebook.
Akun Facebook Saiful Ulum membagikan kronologi kejadian tersebut.
"PELAJARAN UNTUK KITA SEMUA KALAU BELAJAR MOBIL AGAR DI TEMPAT YG LAPANG DAN AMAN
Detik2 seorang ibu yang lg hamil tertabrak mobil dan tidak terselamatkan, baik si ibu dan bayi yang ada di kandungannya.
Pengemudi adalah ibu2 yang lagi belajar nyetir yg didampingi oleh suaminya...
Semoga almarhumah husnul khotimah, Aamiin
Lokasi : Gang Madat, Palmerah, Jakarta Barat (23/02/20).
Sumber : Info Jabodetabek Terkini," tulis akun tersebut.
Baca: Park Bo Gum
Berdasarkan video yang terekam kamera CCTV, video itu berdurasi 58 detik.
Awalnya korban menyeberang jalan menuju suami yang sudah menunggunya.
Korban saat itu pulang dari kerja.
Tak jauh di depan suami menunggu, ada mobil hitam.
Di dalamnya terdapat perempuan yang sedang belajar mengemudi.
Ia di dampingi suaminya.
Saat korban berada di depan mobil.
Mendadak mobil tersebut tancap gas dan menabrak ibu hamil tersebut.
Diduga pengemudi mobil panik.
Ingin menginjak rem, namun malah menginjak pedal gas.
Korban terseret hingga beberapa meter.
Mobil juga sempat menabrak suami korban yang berada di atas motor.
Apes, korban terseret ke tengah mobil lalu terjepit ke tiang listrik.
Mobil terhenti setelah menabrak tiang listrik.
Suami korban syok dan sempat memukul kaca mobil berkali-kali
Menurut informasi, korban dan bayi dalam kandungan meninggal dunia.
Padahal suami istri tersebut sudah mendambakan bayi yang sudah ditunggu selama 7 tahun.
Kecelakaan yang dialama ER (26) di Gang Madat, Jalan Palmerah Utara IV, RT 13 RW 06, Palmerah, Jakarta Barat pada Sabtu (22/2/2020).
Salah satu rekan korban, Wardi (45) yang menyaksikan kecelakaan itu mengatakan bahwa korban sedang mengandung anak pertamanya yang telah dinantikan selama enam tahun.
"Korban ini hamil mau tujuh bulan, ini anak pertama sudah enam tahun nikah," kata Wardi
Wardi mengatakan, beberapa jam pascakejadian, setelah dibawa ke rumah sakit, awalnya janin yang dikandung korban dinyatakan meninggal dunia.
Adapun korban menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (23/2/2020) pagi.
Sedangkan sang suami selamat.
"Keduanya langsung dibawa ke kampungnya di Semarang untuk dimakamkan disana," kata Wardi.
Baca: Ruben Onsu Pergoki Betrand Peto Menangis di Kamar Mandi, Ternyata Usai Dimarahi karena Ganggu Thalia
Kejadian tersebut membuat lokasi ditabraknya seorang wanita hamil di Jalan Palmerah Utara IV, Jakarta Barat ditabur bunga.
Pantauan TribunJakarta.com petang ini di lokasi, aneka bunga yang biasanya diletakan di atas makam ditaburi mengelilingi tiang listrik.
Meski sudah sedikit layu, aroma wangi masih terasa di lokasi.
Sedangkan kondisi tiang listriknya masih berdiri tegak tak terlihat adanya bagian yang penyok.
Menurut keterangan Wardi (40), rekan kerja korban, bunga tersebut ditaburi oleh para karyawan asuransi yang jadi tempat kerja korban berinisial ER (26).
Adapun kantor tempat korban bekerja berada persis di depan lokasi kejadian.
"Ditaburi sama karyawan kantor pas abis tahlilan tiga harian korban," kata Wardi ditemui di lokasi, Kamis (27/2/2020).
Wardi mengatakan, sejak meninggalnya korban pada Minggu (23/2/2020), rekan kerja korban memang menggelar tahlilan di kantor hingga tiga hari atau pada Selasa (25/2/2020).
"Untuk mendoakan dan mengenang almarhumah saja, karena kan almarhumah dimakamkan di kampung halamannya di Semarang," ucap Wardi.
(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria) (TribunJakarta/Elga Hikari Putra)
Baca: Tak Terima Anaknya Dihukum, Wali Murid Balik Beri Hukuman untuk Guru, Paksa Merangkak Keliling Kelas