Namun, Menteri Kesehatan Terawan, Agus Putranto, mengatakan pemerintah Indonesia tak terburu-buru dalam memulangkan WNI yang dikarantina tersebut.
Sebab Indonesia tak ingin berakhir seperti negara lain yang dinilai terburu-buru memulangkan warga negaranya dari China.
Baca: Warga Negara Jepang Dikonfirmasi Positif Terkena Virus Corona Setelah Berlibur ke Indonesia
Baca: Update Terbaru Virus Corona - 23 Februari: 23.092 Pasien Sembuh, 2462 Orang Meninggal Dunia
Dikutip dari Kompas.com, diketahui beberapa negara yang memulangkan warganya setalah dikarantina di kapal pesiar Diamod Princess justru menjadi terjangkit virus corona.
Terawan mencontohkan negara Australia yang awalnya negatif virus corona menjadi positif.
"Contoh sekarang, negara mana yang keburu-buru ngambil, coba?
Australia itu kan dari negatif jadi positif kan.
Kita mau seperti itu?" ujar Terawan saat dijumpai di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2/2020).
Baca: Virus Corona Infeksi Korea Selatan, Kasus Meningkat hingga 8 Kali Lipat
Baca: Darurat Virus Corona, Beberapa Pertandingan Liga Italia Ditunda
Tak hanya Australia, Terawan juga mencontohkan Amerika yang melakukan hal serupa.
"Amerika sama juga kan (dari negatif menjadi positiv corona)?
Masak mau ngikutin yang seperti itu?" lanjut dia.
Menurut Terawan, Indonesia sangat berhati-hati dan mengikuti kaidah-kaidah yang sudah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Baca: Waspada Virus Corona, Sandiaga Uno Lebih Pilih Lakukan Hal Ini Dibanding Pakai Masker saat di Jepang
Baca: Media Pemerintah China Dikritik Karna Unggah Video Perawat Hamil yang Tangani Virus Corona
Pemerintah tidak hanya mengambil keputusan berdasarkan keinginan WNI di kapal Diamond Princess.
Sebab jika salah langkah, maka menurutnya bisa terjadi penularan virus.
"Tapi, harus ada prosedur dan tata caranya.
Jangan mengikuti apa yang mereka inginkan, hanya sekadar secepatnya saja.
Kalau caranya semau sendiri, bisa membentuk episentrum (penularan virus) baru. Enggak boleh," sambung Terawan.
Baca: Virus Corona Infeksi Korea Selatan, Kasus Meningkat hingga 8 Kali Lipat
Baca: China Klaim Penurunan Tajam Kasus Virus Corona, WHO Ingatkan Masih Terlalu Dini Beri Kesimpulan
Mengenai rencana evakuasi WNI dari kapal pesiar Diamond Princess itu sendiri, Terawan memastikan bahwa Pemerintah Indonesia terus bernegosiasi dengan pemerintah Jepang.
"Harus butuh negosiasi yang detail, yang baik, sehingga apa yang kita lakukan sampai kita diketawain dunia di kemudian hari," kata dia.
Pemerintah juga akan memastikan virus tidak menyebar pada penduduk Indonesia lainnya.
"Pemerintah menjaga yang 260 juta (masyarakat) ini tetap bisa survive sembari kita melakukan tindakan-tindakan untuk menyelamatkan masyarakat kita yang ada di Jepang," katanya.
Baca: Virus Corona Kian Mewabah di Italia, Dua Orang Dilaporkan Tewas
Baca: Tak Bisa Beli Masker Wajah untuk Lindungi Diri dari Virus Corona, Wanita Ini Pakai Kostum Jerapah
"Tidak boleh sekedar kita dipengaruhi oleh sebuah keputusan yang gegabah, tidak boleh.
Taruhannya besar sekali.
Jadi saya minta juga para media ikut membantu supaya kita green zone," lanjut dia.
Hingga saat ini Indonesia masih bebas dari virus corona yang pertama kali muncul di Wuhan, China itu.
Sementara, sudah terdapat empat WNI kru kapal pesiar Diamond Princess yang terinfeksi virus corona Covid-19.
Baca: Sebarkan Hoax Infeksi Virus Corona karena Pacar Tak Mau Minta Maaf, Perempuan ini Ditangkap Polisi
Baca: 4 Warga Indonesia Positif Corona, Pemerintah Bersiap Evakuasi 74 WNI di Kapal Diamond Princess
Sebelumnya diberitakan Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah masih berkomunikasi oleh pemerintah Jepang demi evakuasi 74 WNI tersebut.
"Saya kira secepatnya (dievakuasi).
Ini juga masih proses diplomasi di Indonesia dan Jepang," ujar Presiden Jokowi di sela kunjungan kerja di Pelalawan, Riau, Jumat (21/2/2020).
"Kita minta ini, minta itu, tapi di sana masih menjawabnya (belum).
Kita harapkan ya segera ada sebuah keputusan sehingga kita bisa langsung menentukan," lanjut dia.
Baca: Pemerintah Jepang Bagikan 2000 iPhone GRATIS untuk Para Penumpang Diamond Cruise
Baca: Menlu Ungkap 3 WNI yang Jadi Kru Kapal Diamond Princess Positif Corona
Pemerintah Indonesia sendiri sudah menyiapkan beberapa opsi evakuasi.
Beberapa opsinya, yakni dievakuasi menggunakan kapal rumah sakit atau evakuasi dengan pesawat terbang.
Seiring dengan itu, pemerintah Indonesia juga masih menyiapkan rumah sakit yang akan dijadikan tempat observasi kesehatan 74 WNI tersebut setibanya di Tanah Air.
Baca: 61 Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Positif Terjangkit Corona, 3 Ribu Lainnya Dikarantina
Baca: Jepang Karantina 3.500 Penumpang dan Awak Kapal Pesiar The Diamond Princess untuk Uji Virus Corona
"Ini dalam proses persiapan. Belum kita putuskan.
Rumah sakit juga kita siapkan, tapi urusan yang berkaitan dengan tempat belum diputuskan," ujar Presiden Jokowi.
"Apakah nanti itu dievakuasi dengan kapal rumah sakit langsung atau evakuasi dengan pesawat ini belum diputuskan.
Saya kira secepatnya," lanjut dia.
Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 9 Orang Tewas Tersedot Keluar dari Pesawat Setelah Pintu Boeing 747 Lepas
Baca: BREAKING NEWS Gedung DPR Kebakaran, Asap Putih Menyelimuti Lobi Namun Tak Terlihat Adanya Api