Italia Diserbu Corona, Termasuk ke Wilayah Cristiano Ronaldo Bermukim

Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, beraksi dalam laga Grup D Liga Champions melawan Atletico Madrid di Juventus Stadium, Selasa (26/11/2019).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Italia telah menjadi negara Eropa dengan kasus Coronavirus terbanyak yakni sebanyak 79 kasus dengan 3 di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Akibat wabah virus tersebut, sejumlah laga di Serie-A pada pekan ke-25 harus ditunda.

Tiga laga ditunda adalah Atalanta Vs Sassuolo, Verona Vs Cagliari dan Inter Milan Vs Sampdoria menyusul imbauan perdana perdana menteri Italia soal Covid-19 alias Virus Corona.

Dua wilayah di Italia yang paling banyak terdapat kasus Coronavirus adalah Lombardy (47 kasus) dan Veneto (17 kasus).

Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, mengumumkan sendiri penundaan sejumlah kegiatan olahraga pada Sabtu (22/2/2020) malam waktu setempat.

Baca: Warga Negara Jepang Dikonfirmasi Positif Terkena Virus Corona Setelah Berlibur ke Indonesia

Baca: Darurat Virus Corona, Beberapa Pertandingan Liga Italia Ditunda

Sebelumnya, 42 laga di liga amatir dan tim muda juga ditunda berkaitan dengan penyebaran Covid-19.

Laga antara Torino Vs Parma yang rencananya diadakan di Stadio Olimpico Grande Torino pada Minggu (22/2/2020) juga harus ditunda beberapa jam sebelum kick-off menyusul adanya kasus yang muncul di kota Turin.

Dikutip dari Football-Italia, satu kasus baru Covid-19 ditemukan di wilayah Piemonte, Turin Minggu pagi.

Seseorang berusia 40 tahun tiba-tiba sakit setelah melakukan kontak dengan keluarganya yang ada di Lombardy.

Otoritas setempat pun memutuskan untuk turut menunda laga antara Torino Vs Parma.

"Pertandingan antara Torino Vs Parma ditunda sampai tanggal yang ditentukan," bunyi pernyataan resmi Torino.

Meski demikian, dua laga Serie-A pada Minggu (22/2/2020) tetap dilangsungkan yaitu Genoa Vs Lazio dan AS Roma Vs Lecce.

Situasi Cristiano Ronaldo

Kabar mengenai virus corona yang sudah masuk ke wilayah Turin membuat penasaran sebagian besar orang soal bagaimana kabar sang megabintang, Cristiano Ronaldo.

Seperti diketahui, Cristiano tinggal bersama keluarganya di Gran Madre de Dio, pusat kota Turin dan untuk saat ini dirinya baik-baik saja.

Cristiano Ronaldo sempat mengirimkan doa kepada orang-orang yang terjangkit virus Corona di China dalam sebuah wawancara yang dilakukan beberapa hari lalu.

"Untuk saat ini mereka (orang-orang China) menderita, saya punya janji untuk mereka."

"Saya mendoakan mereka. Saya berharap bisa kembali ke China tahun ini atau tahun depan."

"Itu (China) adalah negara yang indah," ujar Cristiano.

Cristiano Ronaldo baru saja membawa timnya Juventus mengalahkan SPAL dengan skor 2-1 pada laga lanjutan Liga Italia di Stadion Paolo Mazza, Sabtu (22/2/2020).

Baca: Pelatih Eduardo Perez Mundur Jelang Liga 1 2020, PSS Semakin Kusut

Baca: Performa Lembek, Manajemen Juventus Incar Guardiola dan Allegri Sebagai Pelatih Baru

Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, merayakan gol yang dicetak ke gawang SPAL dalam laga Liga Italia di Stadion Paolo Mazza, Sabtu (22/2/2020). (Media resmi Juventus)

Megabintang asal Portugal itu turut menyumbang satu gol dan mencatatkan beberapa rekor.

Penampilan Ronaldo membuatnya kini telah melakoni 1.000 laga, baik di level klub maupun tim nasional.

Tak hanya itu, Ronaldo kini menjadi salah satu dari hanya tiga pemain yang mampu mencetak gol dalam 11 laga beruntun di Liga Italia berdasarkan catatan Opta.

Kini, Cristiano Ronaldo telah kembali ke kota Turin bersama skuat Juventus setelah lawatan ke SPAL.

Dilansir dari situs resmi klub, Ronaldo dkk telah berlatih di Juventus Training Centre pada Minggu (23/2/2020) pagi untuk mempersiapkan laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Lyon, Rabu mendatang.

Pada Senin pagi, skuat asuhan Maurizio Sarri juga dijadwalkan menjalani latihan di tempat yang sama.

Sementara itu, pertandingan antara Juventus Vs Lyon juga bisa terancam ditunda karena wabah coronavirus.

Atau opsi paling memungkinkan adalah bertanding secara tertutup tanpa penonton.

Italia darurat corona

Wabah virus corona masih menghantui dunia kesehatan saat ini.

Penyebaran virus corona terbilang cepat.

Data Worldometers.info mencatat wabah virus corona telah mencapai angka 78,669 kasus dengan angka kematian capai 2.459.

Penyebaran virus corona mulai menyebar ke seluruh dunia.

Diketahui wabah virus ini kian menyebar di Italia.

Diketahui virus corona telah memakan dua orang meninggal dunia dan 51 lainnya terinfeksi Italia Utara.

Jalanan di Kota Codogno, Italia tampak lengang. Setelah 2 orang di Italia meninggal dunia akibat virus corona, pemerintah lokal memberlakukan pengisolasian wilayah-wilayah yang terdampak (Miguel MEDINA / AFP)

Dilansir dari laporan Reuters, Pemerintah Italia melarang acara publik dan meminta perusahaan untuk memberitahu pekerja di daerah yang terkena dampak untuk tetap tinggal dirumah.

Seorang wanita 77 tahun yang ditemukan tewas di rumahnya 50 km selatan Milan setelah pada Kamis (20/2/2020) dinyatakan positif terkena virus corona, kata seorang anggota dewan setempat pada Sabtu (22/2/2020).

Sebelumnya, seorang pria berusia 78 tahun meninggal disebabkan infeksi virus corona di dekat kota Padua.

Istri dan anak dari pria tersebut termasuk dari 12 orang yang terinfeksi virus corona di wilayah Veneto.

Italia merupakan negara yang terkena dampak terburuk di Eropa.

Sebagian besar kasus terkonsentrasi di Lombardia yang tak lain adalah jantung keuangan serta industri negara Italia.

Anggota Dewan Kesejahteraan Regional Italia, Giulio Gallera, mengatakan kepada wartawan, pusat wabah virus corona berada di Codogno.

Codogno adalah sebuah kota kecil di barat daya Milan, tempat pasien terinfeksi pertama di Lombardia dirawat.

Pasien tersebut merupakan seorang pria berusia 38 tahun, yang jatuh sakit setelah bertemu dengan temannya yang telah mengunjungi China.

Kondisinya sudah mulai stabil sekarang.

statistik kasus virus corona (worldometers.info)

"Semua yang dites positif adalah orang-orang yang pada 18-19 Februari memiliki kontak dengan ruang gawat darurat dan rumah sakit Codogno," ungkap Gallera seperti dikutip Reuters.

Gallera melanjutkan 259 orang telah diskrining di daerah itu dalam dua hari terakhir dan 35 orang telah dites positif.

"Tingkat penularan 13% cukup kuat," imbuhnya.

Sekitar 50.000 penduduk di Codogno dan kota-kota terdekat telah disarankan untuk tetap di dalam ruangan.

Pertemuan publik termasuk massa pada hari Minggu (23/2/2020) dan pertandingan sepak bola telah ditangguhkan, dan sekolah serta toko telah ditutup.

Langkah-langkah serupa diadopsi di kota kecil Veneto Vo 'Euganeo.

Gubernur Regional Luca Zaia mengungkapkan, pemerintah sedang mempertimbangkan mengenai penundaan acara Karnaval Venesia.

Baca: Hasil Liga Champions: Liverpool Terkapar, Remaja Sensasional Dortmund Kembali Cetak Rekor

Virus Corona menyebar sampai di Italia. Dua orang meninggal dunia dari total 30 kasus. Pemerintah lokal menyarakan warganya untuk mengenakan masker saat berada di luar rumah. (ANDREAS SOLARO / AFP)

"Tidak ada kasus yang dikonfirmasi di Milan sejauh ini," kata Gallera.

Sabtu (22/2/2020), darurat virus corona telah mendorong MIDO, pameran perdagangan kacamata terbesar di dunia yang akan berlangsung di Milan dalam seminggu ke depan, untuk menunda hingga akhir Mei 2020.

Italia merupakan negara zona Euro pertama yang menangguhkan semua penerbangan langsung ke dan dari China, setelah dua wisatawan Tiongkok dari Wuhan dinyatakan positif di Roma pada akhir Januari.

Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, mengatakan pemerintah siap untuk mempertimbangkan langkah-langkah lebih lanjut.

Wisatawan Tiongkok dan seorang warga negara Italia yang dipulangkan dari Wuhan adalah satu-satunya tiga kasus di Italia sampai Jumat.

(Tribunnewswiki.com/Bolasport.com/Haris/Bagas Reza)



Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer