Tak hanya barang, namun mantan kekasih perempuan itu memintanya untuk mengembalikan uang yang pernah diberikan.
Mia (22) mengaku tak pernah menyangka mantannya akan meminta kembali barang yang pernah diberikan untuknya.
Bahkan, ia hanya mengira bahwa kisah seperti itu hanya ada di media sosial dan tidak menimpa dirinya.
"Gua pikir orang yang minta balikin barang2 dan uang cuma ada di tweet yang lagi viral aja.
TERNYATA ENGGAK!! Sekarang gua ngerasain sendiri woy!!!" tulis Mia melalui akun Instagram pribadinya, @miaaprilita, Kamis (20/2/2020).
Mia akhirnya mengembalikan sejumlah barang dari mantannya, mulai dari pensil alis, cincin, sepatu, tas, mainan, kaftan, hingga sejumlah uang.
Mia pun berharap barang dan uang yang ia kembalikan itu dapat bermanfaat bagi sang mantan.
Baca: Viral Video Pengemasan Masker Wajah Diinjak-injak, Pihak Pabrik Berikan Klarifikasi
"Semoga barang dan uangnya berkah ya, mungkin dia emang lagi butuh duit banget kali makanya diminta semua barang yang udah pernah dikasih termasuk uangnya juga," kata Mia di Instagram.
Saat dihubungi oleh Tribunnews, Mia akhirnya menceritakan dengan detail kejadian tersebut.
Kejadian tersebut berawal saat sang mantan mengajak dirinya mengunjungi sebuah pameran di Jakarta beberapa waktu silam.
Menurut Mia, menghadiri pameran tersebut sudah menjadi tradisi tahunan mantan kekasihnya.
"Itu tradisi dia setiap tahun untuk ke sana dan harus hari pertama ke pameran itu," cerita Mia saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (21/2/2020) sore.
Baca: Hanya karena Ingin Viral, Dosen di Jakarta Ini Rekayasa Perkelahian, Bayar Pelaku Rp 500 Ribu
Baca: FAKTA Polisi Nyamar Jadi Driver Ojol, Hadang Pengemudi Motor yang Melanggar,Tak Tahu Direkam & Viral
Ia mengatakan, sebenarnya ia bisa memenuhi ajakan mantan kekasihnya itu.
Namun, ia baru bisa menemani pada siang hari selepas dirinya bekerja.
Diketahui, Mia merupakan seorang perias atau make up artist.
"Tapi dia mau hari itu juga tanpa mikirin aku kerja, berangkat ke pameran itu harus jam tujuh pagi sedangkan jam tujuh pagi aku belum selesai kerja," tutur Mia.
"Jujur, padahal posisi aku sama dia udah putus selama empat bulan saat itu," sambungnya.
Karena hal itu, mantan kekasih Mia pun marah.
Namun, saat itu juga mantan kekasihnya terus menghubunginya tanpa henti.
Sampai akhirnya, sang mantan mengeluarkan kata-kata kasar dan memintanya mengembalikan seluruh barang yang pernah dia berikan.
Mia pun mengaku kaget mendengar permintaan mantannya itu.
"Kaget banget soalnya kan itu barang dia yang ngasih dan aku nggak minta sama sekali akan hal itu," kata Mia.
Padahal, Mia mengatakan, ia juga seringkali memberi barang pada mantan kekasihnya dan tak pernah memintanya mengembalikan.
"Padahal aku juga ngeluarin uang buat dia dan ngasih barang juga karena menurut aku pacar itu nggak harus selalu cowoknya yang ngeluarin uang," kata Mia.
"Nggak minta dibalikin juga," tambahnya.
Baca: Berawal dari Utang Rp 12 Juta Berujung Putus, Penyiar Radio Solo Kena Bogem Mentah dari Mantan Pacar
Lebih lanjut, Mia menyampaikan, ia berharap kejadian yang ia alami tidak terulang lagi pada siapapun.
"Ini pelajaran buat semua wanita biar lebih hati-hati dalam berhubungan, terutama yang masih pacaran," kata Mia.
"Semoga nggak ada yang ngerasain kayak aku dan semoga nggak ada cowok yang kasar secara verbal sama pacarnya," sambung dia.
Hal serupa juga terjadi pada seorang penyiar radio di Solo.
YP (24) dihajar mantan pacar gara-gara menagih hutang saat masih pacaran.
Diketahui, AM (24) seorang pegawai bank, ia tidak terima ditagih hutangnya oleh mantan kekasih.
Hingga akhirnya YP melaporkan tindak penganiayaan tersbut kepada pihak kepolisian.
Baca: Viral Cerita Ulang Tahun Tidak Ada yang Datang, Youtuber Reza Arab Beri Kejutan
Baca: Viral Video BCL Nyanyikan Lagu Soulmate di Indonesian Idol sebelum Ashraf Sinclair Meninggal
Akibatnya kini AM pun teracam pidana atas kasus pengiayaan.
Penganiayaan tersebut terjadi di kos AM yang berada di daerah Sanggrahan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo sekitar bulan November 2019.
Awalnya YP menceritakan bahwa AM pernah berhutang kepadanya yang sebesar Rp 10 juta pada Oktober 2019.
Sebelum meminta uang tersebut, AM juga pernah meminta uang sebesar Rp 2 juta yang digunakannya untuk membelikan ponsel untuk ibunya, celana, dan kemeja, dan sepatu.
YP mengatakan AM sempat memblokir nomor Whatsapp-nya beberapa hari sebelum kejadian penganiayaan terjadi.
Yp pun sempat berusaha meminta konfirmasi ke AM.
Karena kecewa AM memblokir nomornya, YP pun mantap memutus hubungan asmara dengan AM.
YP mengaku mantap memutus AM, bukan semata-mata karena utang.
Tapi, ia mengaku, AM terlalu keras kepadanya.
AM disebutnya sering melakukan tindak kekerasan hampir setiap bulan.
AM tidak merespon keputusan YP untuk mengakhiri hubungan mereka yang disampaikan melalui Whatsapp.
Hingga akhirnya YP memutuskan untuk mendatani kos AM dengan mengendari motor miliknya.
Sesampai di kos AM, YP langsung menonjok AM dan keduanya terlibat cekcok.