Tercatat sekitar 180 lembaga pendidikan dari mulai pesantren, madrasah, sekolah dan tempat kursus di Indonesia terdaftar di GoBills, sehingga pembayaran bisa dengan GoPay.
GoBills merupakan salah satu fitur pada aplikasi GoJek.
Sistem pembayaran melalui GoBills ini setidaknya telah diterapkan oleh 4 sekolah.
Sekolah-sekolah tersebut adalah STIT Al Washliyah Binjai, SMK Multi Karya Medan, MAS Al Jamiyatul Washliyah Galang Kota Deli Serdang dan Yayasan Pendidikan Milda Wiranti Deli Serdang.
Baca: Jadi Kenyataan, Bayar SPP Kini Bisa Pakai GoPay, Bagaimana Mekanismenya? Ini Penjelasannya
Baca: Sempat Viral Meme Bayar SPP Sekolah Pakai GoPay, Kini Jadi Kenyataan, Begini Caranya
Bukan hanya uang sekolah atau SPP saja, buku, seragam, dan kegiatan ekstrakulikuler pun dapat dibayar melalui GoPay.
Head of Regional Corporate Affairs Gojek Sumbagut, Dian Lumbantoruan mengatakan saat ini sudah ada sekolah di Sumut yang telah terdaftar untuk pembayaran SPP dengan GoBills.
"Khusus Sumatera Utara, telah ada beberapa sekolah yang terdaftar di GoBills. Sekolah-sekolah ini ada di daerah Medan, Deliserdang dan Binjai," kata Dian Lumbantoruan, Senin (17/2/2020).
Senior Vice President Sales GoPay Arno Tse menjelaskan hal ini sejalan dengan strategi GoPay untuk tetap menjadi dompet digital terdepan di Indonesia melalui inovasi dan pengembangan fungsi.
Belum lama ini, IPSOS perusahaan riset global, mengungkapkan GoPay menjadi dompet digital yang mempunyai loyalitas pengguna tertinggi, hal ini dilihat dari jumlah pengguna yang tetap menggunakan GoPay meskipun tanpa promosi.
Dikatakannya sebagai uang elektronik yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.
GoPay terus meningkatkan loyalitas pengguna dengan selalu menawarkan kemudahan dan kebebasan dalam bertransaksi, mulai dari membayar berbagai layanan Gojek, tagihan, pajak, hingga donasi.
"Layanan terbaru ini membebaskan orang tua dan wali murid untuk membayar pendidikan anak dimana saja dan kapan saja tanpa harus hadir ke sekolah. Orang tua yang sibuk dapat fokus dengan kepentingan lain seperti pekerjaan tanpa khawatir akan melewatkan tenggat pembayaran," ujarnya.
Sejak diluncurkan pertama kali di tahun 2017, GoBills telah berkembang menjadi sebuah fitur lengkap yang memberikan kemudahan dan kenyamanan untuk membayar berbagai jenis tagihan.
Tidak hanya pendidikan, pengguna Gojek dapat menggunakan fitur GoBills untuk membayar tagihan sehari-hari seperti air, listrik, pulsa, BPJS kesehatan, internet, TV kabel, asuransi, pajak hingga zakat.
“Selain memudahkan para orang tua, lembaga pendidikan yang tergabung juga ikut merasakan manfaat transaksi digital, di antaranya penerimaan iuran yang jelas dan pencatatan transaksi yang lebih rapi dan teratur. Kami berharap dapat menjangkau lebih banyak lagi lembaga pendidikan di seluruh Indonesia untuk menerapkan pembayaran digital,” katanya.
Di bidang pendidikan, GoPay telah membantu Madrasah Miftahul Akhlaqiyah di Ngaliyan di Semarang, Universitas Tarumanegara dan Universitas Bunda Mulia untuk mengimplementasikan QRIS.
Di awal tahun 2019, GoPay juga telah menjadi uang elektronik pertama yang membangun ekosistem non-tunai dengan 50 SMK di Jakarta Utara.
(Tribun-medan.com/Sep)(Tribunnewswiki.com/Ika W)
Baca: Maia Estianty Geram Ditipu Driver Ojol, Aplikasi Ponselnya Diretas hingga Saldo GoPay Terkuras
Baca: Awas, Kini Banyak Modus Baru Pencurian Gopay, Jangan Sembarangan Bagikan Kode Pin!