Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) atau Kawasan Berikat adalah perusahaan pengelola kawasan industri yang berkantor pusat di Cilincing, Jakarta Utara.
Saham perusahaan PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) dimiliki Pemerintah Republik Indonesia dan Pemprov DKI Jakarta.
PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) didirikan berdasarkan PP No. 23 Tahun 1986 yang merupakan hasil penggabungan antara PT Bonded Warehouse Indonesia dan PT Sasana Bhanda.
Pada tahun 1990 melalui PP No. 31 tahun 1990 Pemerintah melikuidasi PT Pusat Perkayuan Marunda (Persero) dan digabungkan dengan PT KBN, Sejak saat itu pemegang saham PT KBN terdiri dari Pemerintah Pusat (88,7%) dan Pemerintah Daerah Propinsi DKI Jakarta (11,3%). Tahun 1994 melalui PP No. 38 tahun 1994 menerima hasil likuidasi PT Pengelola Kawasan Berikat Indonesia (PKBI) ke dalam PT KBN.
PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) beralamat kantor pusat di Jl. Raya Cakung Cilincing, Tg. Priok, Jakarta Utara DKI Jakarta 14140 Indonesia.
Sejarah
Cikal bakal PT. Kawasan Berikat Nusantara (Persero) atau PT KBN (Persero) bermula saat Pemerintah Republik Indonesia mendirikan PT. Yado Warehousing (Persero) pada 1968.
Perusahaan yang menempati lahan seluas empat hektar di Kampung Bandan, Jakarta Utara ini mempunyai tugas untuk mengelola kawasan pergudangan sebagai pintu gerbang atau entreport umum untuk impor.
Delapan tahun kemudian, Pemerintah melikuidasi PT. Yado Warehousing dan mendirikan PT. Bonded Warehouses Indonesia.
Pemerintah ingin mengembangkan entreport umum untuk impor yang berlokasi di Pelabuhan Nusantara Tanjung Priok.
Nama KBN itu sendiri baru muncul pada 28 Juni 1986. Tanggal ini lah yang kemudian menjadi hari jadi KBN.
Perusahaan ini berdiri seiring terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 tahun 1986.
Peraturan ini berisi pembentukan perusahaan baru yang merupakan hasil penggabungan dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Persero yaitu PT Bonded Warehouses Indonesia dan PT. Sasana Bhanda.
PT. Sasana Bhanda adalah perusahaan pergudangan lini satu yang berdiri pada tahun 1983 yang berlokasi di Cakung.
Sepanjang lebih dari dua dekade perjalanannya, PT. KBN (Persero) terus berkembang seiring dinamika pertumbuhan ekonomi Indonesia maupun ekonomi global.
Selain itu, perusahaan juga semakin besar berkat adanya penggabungan dari BUMN lain yang dilikuidasi.
Proses penggabungan yang pertama terjadi pada 1990. Melalui PP Nomor 31 Tahun 1990, Pemerintah melikuidasi PT Pusat Perkayuan Marunda (Persero) dan menggabungkan perusahaan ini dengan PT. KBN (Persero).
Lalu pada 1994 melalui PP Nomor 38 tahun 1994, pemerintah menerima hasil likuidasi PT. Pengelola Kawasan Berikat Indonesia (Persero) (PKBI) dan menggabungkannya dalam PT. KBN (Persero). Berbagai proses merger ini tentu memberikan berbagai warna.
Sejak saat itu pemegang saham PT. KBN (Persero) terdiri dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta.
Baca: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)
Baca: Perum Jamkrindo
Visi dan Misi
“Menjadi kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan, berwawasan lingkungan dan bertaraf internasional”
1. PT KBN (Persero) selaku BUMN mewujudkan manajemen berstandar internasional dengan menjunjung tinggi etika bisnis dan semangat kebersamaan, serta bertindak proaktif,efisien dan inovatif dalam setiap karya.
2. Mempertahankan dan menunjang Sistem Logistik Nasional (SISLOGNAS) berupa tersedianya sarana Logistik, Pergudangan dan Penyediaan Lahan.
3. Mengelola Dermaga Multi Purpose dan Dermaga untuk Lokal dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi regional dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
4. Mendorong pengembangan industri padat modal dan tepat guna sesuai ISO 14001.
5. Memberdayakan dan mensinergikan unit-unit usaha strategik untuk meningkatkan nilai tambah secara berkesinambungan.
6. Mengembangkan komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan pemangku kepentingan (stakeholders) terutama pemegang saham, karyawan dan masyarakat sekitar.
Tujuan dan Budaya
"Aktif menunjang pelaksanaan kebijaksanaan dan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, serta pembangunan di bidang perdagangan dan jasa serta bidang usaha lain pada khususnya dengan menerapkan prinsip-prinsip perseroan terbatas”.
Untuk menjadi kawasan industri dengan layanan jasa properti dan logistik yang ramah lingkungan, pilihan utama dan terpercaya, Pimpinan dan seluruh karyawan PT. Kawasan Berikat Nusantara (Persero) bertekad untuk mencapainya melalui upaya :
- Fokus kepada pelayanan
- Pemahaman kesadaran terhadap lingkungan
- Penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance)
- Penyelarasan budaya perusahaan yang mendukung peningkatan produktivitas tenaga kerja
Struktur Organisasi
Irjen Pol. Drs. Ngadino SH., MM,
Prof. DR. H. Ermaya Suradinata SH., MH., MSi,
Dr. H. Adjat Sudradjat, SH.,MM.
H.M. Sattar Taba
Daly Mulyana
Rahayu Ahmad Junaedi
Struktur organisasi PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) :