Update Virus Corona: Korban Sudah Menembus Angka 34.883 Jiwa

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kasus-kasus coronavirus telah dikonfirmasi di setiap provinsi, kotamadya dan wilayah otonomi Cina.(Bloomberg via SCMP)

TRIBUNNEWSWIKI.COM- Virus corona masih menjadi momok bagi dunia kesehatan sampai saat ini.

Virus yang diketahui berasal dari Wuhan ini masih menyebar dan tak terbendung.

Jumlah korban terjangkit virus tersebut masih bergelimpangan.

Dikutip dari Kompas.com pada Minggu (9/2/2020), data peta penyebaran orang yang terjangkit virus ini per tanggal 8 Februari 2020 sebanyak 34.883 orang.

Jumlah tersebut terbagi 724 orang (2%) meninggal dunia dan 2152(6%) pasien telah sembuh.

27 negara telah mengonfirmasi adanya kasus tersebut dinegaranya.

berikut rincian datanya :

China: 34.599 kasus (723 orang meninggal)

Asia: 214 kasus (1 orang meninggal)

Eropa: 31 kasus

Amerika: 17 kasus

Australia: 15 kasus

Lainnya: 7 kasus

Otoritas Kesehatan China pada Sabtu (8/2/2020) mengumumkan mengenai 81 kasus kematian baru di Hubei dan lima provinsi lainnya.

Baca: Meski Khawatir Wabah Corona, Pernikahan Massal di Korea Selatan Sukses Dapatkan 30 Ribu Peminat

Baca: Makan Malam Daging Kura-Kura di Rumah Sakit Virus Corona? Ini Pengakuan Pasien

Jepang Karantina 3.500 Penumpang dan Awak Kapal Pesiar The Diamond Princess Untuk Uji Virus Corona.(Tangkapan Layar YouTube KyodoNews) (Tangkapan Layar YouTube KyodoNews)


Kematian warga asing yang menjadi korban virus Corona

Kedutaan Besar AS juga mengabarkan, satu warganya yang tinggal di Wuhan meninggal dunia.

Hal ini merupakan kasus kematian warga asing pertama akibat virus tersebut di China.

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa seorang warga negara AS berusia 60 tahun yang didiagnosis menderita virus corona meninggal di Rumah Sakit Jinyintang di Wuhan, China pada Kamis," jawab seorang juru bicara Kedutaan Besar AS, dilansir dari SCMP (8/2/2020).

"Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga atas kehilangan mereka," tambahnya.

Hua Chunying selaku juru bicara Kementerian Luar Negeri China pada Kamis (6/2/2020) mengatakan, ada 19 orang asing yang terinfeksi dan dua di antaranya telah dipulangkan ke negaranya.

Selain warga AS, seorang pria Jepang yang dirawat di rumah sakit di Wuhan akibat pneumonia juga meninggal dunia.
Pria tersebut diduga terinfeksi virus tersebut.

Penyebab kematian pria tersebut disebutkan karena pneumonia, hal ini dikarenakan adanya kesulitan dalam pendiagnosisan penyakitnya.

Kementrian Luar Negeri Jepang telah mengkonfirmasi kabar meninggalnya pria tersebut.

Hal ini berpotensi bahwa pria tersebut merupakan orang Jepang pertama yang meninggal karena terinfeksi virus corona.

Kematian pria itu bertepatan dengan meluapnya jumlah penumpang yang terinfeksi virus corona di kapal pesiar yang dikarantina.

Karantina tersebut berada di pelabuhan Yokohama, Jepang.

Telah terkonfirmasi bahwa 64 orang dalam kapal persiar itu terjangkit virus korona.

Baca: Viral Foto Kondisi Tangan Dokter yang Teliti Virus Corona di China, Bengkak dan Merah, Kerja 12 Jam

Baca: 61 Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Positif Terjangkit Corona, 3 Ribu Lainnya Dikarantina

(Kompas.com/Ahmad Naufal Dzulfaroh)(TribunnewsWiki/Ika W)



Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer