Dari sebelumnya yang berjumlah 20 penderita, 41 orang kembali dilaporkan positif terjangkit virus corona.
Sehingga total penumpang yang dinyatakan positif terjangkit virus corona menjadi 61 orang.
"Hasil pemeriksaan dinyatakan ada 41 orang yang positif terjangkit virus corona" kata Menteri Kesehatan Jepang, Katsunobu Kato seperti dikutip dari bbc.com, Jumat (7/2/2020).
"Hari ini mereka (para penderita) akan dibawa ke rumah sakit di sejumlah prefektur dan kami sudah bersiap untuk menerima mereka," lanjutnya.
Dikutip dari bbc.com, awal penyebaran virus corona di kapal pesiar tersebut berasal dari seorang lansia asal Hong Kong.
Lansia pria yang berusia 80 tahun tersebut dilaporkan naik kapal pesiar dari Yokohama pada (20/1/2020).
Pria tersebut kemudian dijadwalkan turun di Hong Kong pada (25/1/2020).
Hingga kini 3.700 penumpang kapal tersebut akan dikarantina selama kurang lebih dua minggu di Yokohama hingga (19/2/2020) mendatang.
Dari 3.700 penumpang tersebut 1.000 diantaranya merupakan kru dan awak kapal serta 2.700 penumpang sipil.
Penumpang tersebut berasal dari 56 negara.
Dari 61 pasien corona virus, 28 orang berasal dari Jepang, 11 Amerika Serikat, Australua dan Kanada masing 7 orang serta 3 lainnya dari China.
Tak hanya itu, Inggris, Selandia Baru, Taiwan, Filipina dan Argentina masing-masing memiliki 1 orang warga negaranya yang positif terjangkit virus corona.
Tak hanya Diamond Princess, dua kapal pesiar lainnya kini juga dalam tahap pemeriksaan terkait penyebaran virus corona.
Kapal tersebut diantaranya adalah The World Dream dan The Royal Caribbeans's Anthem of The Seas.
Kapal The World Dream saat ini sedang dikarantina di wilayah Hong Kong.
Pengisolasian tersebut dilakukan setelah delapan eks penumpang dinyatakan positf terjangkit virus corona.
Namun setelah diperiksa lebih lanjut, dari 3.600 penumpang yang masih berlayar dengan kapal pesiar tersebut dinyatakan negatif virus corona.
Kapal lainnya, The Royal Caribbeans's Anthem of The Seas telah berlabuh di kota Bayonne, New Jersey.
Berdasarkan laporan dari media asal AS, beberapa petugas medis profesional telah dikerahkan untuk memeriksa kondisi kesehatan para penumpang kapal tersebut.
Dalam pernyataan resmi The Royal Caribbeans's Anthem of The Seas, pihaknya mengatakan turut berpartisipasi dalam melakukan pengawasan dan pemeriksaan penyebaran virus corona.
Mereka juga mengklaim telah memantau perkembangan dan memiliki protokol medis yang sangat ketat.
Baca: Dokter yang Tangani Virus Corona Meninggal, Warga China Tuntut Permintaan Maaf Pemerintah Wuhan
Baca: Kabar Baik dari China, Pasien yang Sembuh dari Virus Corona Mencapai 1341 Orang
Meningkatnya jumlah penumpang di kapal pesiar Diamond Princess menambah jumlah kasus penderita virus corona di Jepang menjadi 86 kasus.
Angka tersebut membuat Jepang memiliki jumlah pasien terjangkit virus corona terbesar di luar dataran China.
Dikutip dari data European Centre for Disease Prevention and Control, pada (7/2/2020), berikut daftar negara dan jumlah warganya yang terjangkit virus corona:
- Jepang: 86 kasus
- Singapura: 30 kasus
- Thailand: 25 kasus
- Korea Selatan: 24 kasus
- Taiwan: 16 kasus
- Australia: 15 kasus
- Malaysia: 14 kasus
- Jerman: 13 kasus
- Amerika Serikat: 12 kasus
- Vietnam: 12 kasus
- Kanada: 7 kasus
- Prancis: 6 kasus
- Uni Emirat Arab: 5 kasus
- India: 3 kasus
- Filipina: 3 kasus
- Italia: 3 kasis
- Britania Raya: 3 kasus
- Rusia: 2 kasus.
Selain itu di negara Kamboja, Finlandia, Nepal, Sri Lanka, Spanyol, Swedia dan Belgia dilaporkan masing-masing memiliki 1 orang terjangkit virus corona.
Baca: Virus Corona (Coronavirus)
Baca: Terungkap, Arsitek RS Corona yang Dibangun 10 Hari Bersekolah di Jember, Hadiri Reuni Tahun Ini?
Baca: Mengenal Huang Xiqiu, Arsitek RS Khusus Corona di Wuhan yang Lahir dan Sekolah di Jember