Fans Minta Steven Gerrard Kembali Bermain di Liverpool, Apa Alasannya?

Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Steven Gerrard, idola publik Liverpool.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Liverpool saat ini hingga Liga Inggris pekan ke-25, telah unggul jauh 22 poin dari Manchester City di klasemen sementara.

Pasukan Juergen Klopp tersebut hanya perlu enam kemenangan lagi dari 13 pertandingan tersisa liga untuk menjamin gelar juara.

Namun, bukan kapan waktu Mohamed Salah dkk akan juara yang menjadi kegesilahan para penggemar.

Mereka mungkin bahkan tak terlalu perduli pada pekan berapa The Reds akan memastikan mengangkat trofi Liga Inggris pertama semenjak format liga berubah ke Premier League tahun 1992.

Baca: Liga Inggris: Derbi London Imbang, Chelsea Gagal Menang, Manchester City Jaga Jarak dari Liverpool

Baca: Bintang Muda Incaran Manchester United dan Juventus Ini Pecahkan Rekor Gol Liga Jerman

Liverpool, semakin perkasa kala di puncak klasemen Liga Inggris setelah menumbangkan Wolves pada pekan ke-20 di Stadion Anfield, Minggu (29/12/2019). (Twitter @LFC)

Para suporter tak mementingkan pada pekan berapa akan juara asalkan hal itu terjadi pada musim 2019-20 ini.

Satu hal yang membuat para Kopites atau penggemar Liverpool terpikirkan adalah keinginan mereka melihat mantan kapten mereka, Steven Gerrard mengangat trofi Liga Inggris.

Pria asli Liverpool yang kini melatih klub Skotlandia, Rangers itu merupakan ikon Liverpool.

Selain putra asli daerah dan membawa kejayaan klub dengan beberapa trofi seperti Liga Champions dan Piala UEFA, ada satu hal yang Gerrard belum capai di Liverpool.

Pemain yang berposisi sebagai gelandang ketika aktif bermain itu sama sekali tak pernah merasakan gelar Liga Inggris selama berkostum merah Liverpool selama hampir dua dekade.

Baca: Liga Inggris: Manchester United dengan Kapten Baru, Liverpool Kembali Diperkuat Pilar Penting

Baca: Bruno Fernandes Debut di Posisi Keliru, Keputusan Pelatih Manchester United Dikritik Fans

Steven Gerrard, idola publik Liverpool.

Gerrard sebenarnya sangat dekat untuk membawa Liverpool menggondol gelar juara Liga Inggris pada musim 2013-14 lalu.

Namun beberapa kekalahan krusial di akhir musim, dan terutama blunder fatal “terpeleset”-nya Gerrard sendiri dalam laga melawan Chelsea membuyarkan peluang Liverpool asuhan Brendan Rodgers juara.

Musim 2019-20 ini adalah momen kebangkitan Liverpool.

Semenjak dipegang kendali oleh pelatih asal Jerman, Juergen Klopp, Liverpool berkembang menjadi kekuatan kokoh secara perlahan.

Selain juara Liga Champions musim 2018-19 lalu, Liverpool terhitung dua kali masuk final Liga Champions dan Liga Europa sekali.

Kemudian, permainan mengandalkan counter pressing a la Klopp mampu mengembalikan kembali era kejayaan The Reds semenjak satu dekade lebih ke belakang.

Baca: Begini Bedanya Inggris dan Indonesia Evakuasi Warga dari Wuhan, Disorot Pemerintah dan Media Asing

Baca: Liga Inggris: Analisis Serangan Balik Manchester United yang Bisa Kalahkan Liverpool

Liverpool musim 2013-14, hampir juara Liga Inggris.

Kini, peluang Liverpool juara Liga Inggris pada musim 2019-20 sangat besar.

Musim lalu pun, mereka hanya kalah satu poin dari tim juara, Manchester City.

Sekarang para pendukung ingin melihat pahlawan mereka, Gerrard dan kenangan manis gelar juara Liga Inggris bersatu dalam sebuah bingkai spesial dan trofi liga pun merupakan target yang paling diinginkan oleh para pendukung diseantero dunia, bahkan melebihi menjuarai Liga Champions sekalipun.

Ide mengembalikan Gerrard pun muncul dari sosial media para pendukung Liverpool.

Cuitan “Datangkan Gerrad sebagai pemain untuk untuk 5 game @LFC", pun viral di Twitter.

Fans Liverpool pun banyak yang mengomentari twit tersebut.

Situasi saat ini, yang menjadi kapten Liverpool adalah Jordan Handerson.

Handerson menggantikan Gerrard semenjak tahun 2015.

Handerson yang juga berposisi sebagai gelandang itu sukses memimpin skuat Liverpool dengan gelar Liga Champions hingga Piala Dunia Antar klub.

Catatan Handerson pun akan melampaui Gerrard andai juara Liga Inggris.

Semenjak menggantikan Gerrard, sebenarnya Handerson sering kali menjadi sasaran amarah atau ejekan penggemar Liverpool.

Performa tak konsisten, terutama di awal masa kepelatihan Juergen Klopp membuat para fans Liverpool merasa kecewa.

Baca: Liga Italia: Setelah Kapten Manchester United, Inter Milan Kembali Borong Pemain dari Liga Inggris

Baca: Liga Italia: Sempat Kecolongan, Milan Bekuk Udinese berkat Gol “Bintang Piala Dunia”

Handerson dan Gerrard, ketika bersama di Liverpool. (skysports.com)

Bahkan, profesionalitas dan performa Handerson kini membaik hingga dirinya dianugerahi Pemain Terbaik di Timnas Inggris selama 2019 oleh federasi sepak bola Inggris, FA.

Namun, ada satu hal yakni fakta bahwa Handerson bukanlah putra daerah asli Liverpool.

Handerson lahir di Sunderland, sebuah daerah di utara Inggris dan besar dari akademi salah satu klub tradisional di sana, Sunderland AFC.

Meski begitu, harapan penggemar Liverpool tentu sulit diwujudkan jika Gerrard akan menjadi pemain di klub kesayangannya.

Hal yang lebih logis yakni dengan mengundang Steven Gerrard untuk ikut merayakan pengangkatan pertama trofi gelar juara Liga Inggris musim ini.

Perbandingan antara kedua sosok ini sebenarnya sering dilakukan oleh para penggemar Liverpool dan pengamat bola.

Meski banyak orang menganggap secara teknik Handerson masih jauh dibawah Gerrard, soal kepemimpinan hal itu tak terlalu jauh berbeda. 

Handerson pun dikenal sebagai sosok yang menjadi teladan di klub saat ini dan ada peran lain yang sangat penting yakni dia menjadi mentor untuk bek kesayangan fans yang berasal dari akademi klub, Trent Alexander-Arnold.

Gerrard sendiri pun tak segan memberi pujian untuk juniornya, Handerson yang meneruskan tampuk ban kapten di Liverpool.

Baca: Rekor Buruk Manchester United: Lebih Sering Kalah Ketimbang Menang di Liga Inggris Sejak Maret 2019

Steven Gerrard, pelatih Rangers. (AFP)

Misal ketika Liverpool sukses juara Liga Champions 2018-19 lalu.

"Ketika Jordan mengangkat trofi Liga Champions, tentu saya bangga melihatnya," kata Gerrard dikutip Tribunnewswiki.com dari Goal.com, Selasa (4/2/2020).

Gerrard pun menganggap bahwa Handerson merupakan orang yang layak dijadikan role model.

"Jika saya harus menyebut seseorang yang saya anggap sebagai profesional terbaik, Jordan akan berada di urutan teratas dalam daftar nama tersebut."

"Dia dedikatif, rajin latihan dan menjaga pola hidup dengan baik, serta dia adalah seseorang yang menjadi panutan yang luar biasa."

“Dia juga seseorang yang tidak egois," ucap Gerrard.

(Tribunnewswiki.com/Haris)



Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer