Film ini tayang pukul 22:00 WIB.
Unstoppable mendapat rating 86% dari Rotten Tomatoes.
Film ini pertama kali tayang di bioskop pada 12 November 2010.
Sudah 10 tahun lalu sejak penayangan awalnya.
Sutradara film Unstoppable adalah Tony Scott.
Denzel Washington sebagai pemeran utama bernama Frank.
Lawan main Washington adalah Chris Pine berperan sebagai Will.
Ada Rosario Dawson yang berperan sebagai Connie.
Berikut ini sinopsis film Unstoppable seperti dilansir dari kompasiana.com:
Will (Chris Pine), seorang pegawai baru, muda, ganteng, membawa nama keluarga yang sama dengan petinggi perusahaan, membuat dirinya menjadi sasaran kesinisan pegawai lama yang menganggapnya masih hijau ditambah dengan isu pemangkasan karyawan tua.
Ia dipasangkan dengan mekanik kondektur Frank Barnes (Denzel Washington) yang sudah makan asam garam dunia perkeretaapian selama kurang lebih 28 tahun.
Friksi senior-yunior antara Will dan Frank serta masalah pribadi masing-masing terbawa di lingkungan mereka bekerja.
Masalah pernikahan, Will sedang mengalami kondisi yang tidak menyenangkan dan Frank yang tak dapat menghadiri ulang tahun putri keduanya.
Hari itu berjalan layaknya satu hari normal di tempat kerja.
Setidaknya, hingga keteledoran seorang kondektur bernama Dewey yang ceroboh dan selalu menganggap sepele prosedur keamanan kereta api, dan mengabaikan pesan dari dari atasannya.
Saat itu, ia lupa mengaitkan selang rem angin pada gerbong dan lokomotif utama, yang berakibat fatal tentunya.
Alhasil kereta api melaju tanpa kendali, menyebabkan banyak kecelakaan, dan banyak juga yang terluka. Kedua, pria bertubuh tambun itu turun dari ruang kendali dan membiarkan rem dinamis.
Akibatnya, kereta AWVR berkode 777 alias "triple seven" itu meluncur dan teror pun dimulai.
Kepala Stasiun Connie Hooper (Rosario Dawson) mulai panik lantaran ada kereta lain dari arah berlawanan dengan muatan anak-anak sekolah yang sedang berdarmawisata.
Belum lagi saat Connie mengetahui bahwa 777 bermuatan kargo phenol cair, bahan kimia berbahaya yang mudah terbakar.
Yang lebih mengesalkan dan membuat ubun-ubun Connie memuncak ialah wakil direktur perusahaan Oscar Galvin yang tak setuju dengan usulannya untuk menggulingkan kereta dengan alasan untung-rugi.
“Ini bukan sekadar kereta biasa, ini bagaikan sebuah misil sebesar gedung Chrysler”, maki Connie kepada Oscar. Media segera mengetahui tentang kereta “mengamuk” ini yang menghancurkan apa saja yang menghalangi rel.
Semua usaha menghentikan kereta gagal, bahkan mengambil korban jiwa.
Mereka harus mencari cara lain sebelum kereta memasuki kota Stanton yang padat penduduk dengan rel menikung tajam ditambah terdapat pabrik gas dan pabrik kimia di bawah belokan itu.
Dengan kecepatan yang cukup tinggi dan juga berisi phenol cair, apabila di saat tikungan tersebut, kereta api tergelincir dan berbelok ke sisi pabrik, maka akan terjadi ledakan yang sangat besar.
Bahkan disebut-sebut sebagai malapetaka terbesar yang terjadi selama sejarah Pennsylvania .
Bila itu terjadi, akan sangat mustahil menghentikan kereta tanpa masinis, membawa gerbong panjang dengan laju 114 kilometer per jam melewati tikungan itu.
Nasib seluruh kota kini bergantung pada Will dan Frank dengan kereta berkode AWVR 7346 yang berada di jalur sepur terdekat dengan kereta 777.
Tapi wakil direktur perusahaan tersebut mengancam mereka berdua untuk diberhentikan, karena tindakan dan keputusan yang mereka lakukan sangatlah tidak masuk akal dan tidak bisa diterima.
Mereka tidak mempermasalahkannya, bahkan Frank menjawab ancaman tersebut,"Bapak, sudah memecat saja sejak 90 hari yang lalu, karena faktor umur, saya diberikan surat pensiunan diri yang dikeluarkan oleh perusahaan, dan kini waktu saya hanya tersisa 3 minggu".
Sedangkan Will berkata "Sayang sekali Anda melakukan hal itu, karena saya baru saja mulai menyukai pekerjaan ini".