Jangan Sepelekan Ular Weling, Masuk Golongan Keluarga Kobra dan Punya Bisa Mematikan Sejak Menetas

Penulis: Maghita Primastya Handayani
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ular weling yang mematuk Hadi Ramdani (11). Hadi ditemukan dalam kondisi menggaruk lantai rumahnya dengan mulit berbusa. Meskipun telah dilarikan ke rumah sakit, nyawa Hadi tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Rabu, (22/1/2020). Meskupun terlihat pasif, diketahui ular weling memang memiliki bisa yang mematikan.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bebeberapa waktu lalu terdapat kasus seorang anak meninggal dunia karena terpatuk ular weling yang ditangkapnya sendiri.

Anak laki-laki yang masih duduk di bangku SD bernama Hadi Ramdani (11)  tersebut ditemukan sang ibu dirumahnya dengan kondisi menggaruk lantai dan mulut berbusa.

Hadi kemudian dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (22/1/2020).

Baca: 5 Kisah Unik Pawang Ular Indonesia: Ratu Ular, Dikubur bareng Ular hingga Tewas saat Mandikan Ular

Baca: Teror Kemunculan Ular Kobra di Berbagai Daerah Justru Menjadi Berkah Pemilik Usaha Kuliner?

Dikutip dari Kompas.com, Hadi merupakan warga RT 04/RW 09, Pasirjati, Ujungberung, Bandung, Jawa Barat.

Hadi pertama kali menemukan dan menangkap ular weling di area belakang rumahnya pada Selasa, (21/2/2020).

Ular tersebut kemudian disimpan dalam akuarium di rumahnya untuk dipamerkan kepada kawan-kawannya di sekolah keesokan harinya.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Plt Camat Ujung Berung, Didin Dikayuana yang dibuhungi oleh Kompas.com pada Kamis (23/1/2020) pagi.

Sebenarnya Hadi telah banyak diperingatkan warga dan teman-temannya mengenai bisa ular weling bisa membahayakan nyawanya.

Namun Hadi bersikukuh telah membuang bisa ular tangkapannya tersebut.

Nahas, Hadi terpatuk sesaat setelah memperlihatkan ular tersebut pada kawan-kawanya.

Hadi kemudian memutuskan untuk pulang ke rumahnya dan menyimpan kembali ular tersebut ke dalam akuarium.

Kondisi rumah Hadi pada saat sepi karena kedua orangtuanya sedang tidak berada di tempat.

Tak diketahui secara pasti kapan tepatnya Hadi mulai merasakan gejala bisa yang masuk dalam tubuhnya melalui patukan ular weling.

Hingga akhirnya ditemukan sang ibu dalam kondisi menggaruk lantai dengan mulut berbusa.

Hadi kemudian dibawa ke RSUD Ujungberung namun nyawanya tidak terselamatkan.

Tentang ular weling

Ular weling (TRIBUN JABAR)

Dilansir oleh Kompas.com, peneliti reptil dan amfibi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI), Amir Hamidy, Sabtu (24/8/2019), berikut ciri-ciri ular weling:

  • memiliki pola gelang berwarna hitam-putih di area punggung dan bagian bawah tubuhnya berwarna putih polos,
  • kepala berwarna hitam atau gelap polos tanpa pola,
  • bentuk ekor lancip
  • bisa ditemukan di area pemukiman penduduk dan sawah,
  • merupakan ular yang lebih aktif di malam hari daripada siang hari,
  • memiliki bisa yang mematikan.

Amir mengimbau pada masyarakat untuk tidak mendekati ular weling apalagi mengganggu ular tersebut.

"Ya sudah, biarkan ular itu diusir saja. Toh kalau diusir dengan alat sederhana pun juga pergi," ujar Amir.

Amir mengatakan bahwa warna pola ular weling yang begitu mencolok menjadi penanda bahwa ular tersebut memiliki bisa yang mematikan.

"Kalau didekati orang pun, mereka (weling) tidak lari karena punya bisa yang tinggi sehingga tidak takut dengan manusia," ujar Amir.

Amir juga menegaskan untuk memegang ular weling diwajibkan menggunakan grab stick atau hook stick sehingga ular bisa ditangkap tanpa disentuh tangan manusia.

Baca: Teror Kemunculan Ular Kobra di Berbagai Daerah Justru Menjadi Berkah Pemilik Usaha Kuliner?

Baca: Video Viral Kucing Pukul Ular Kobra yang Nyaris Masuk Rumah, Bukti Omongan Panji Petualang Benar

Masuk keluarga kobra

Ular weling (TRIBUN JABAR)

Dikutip dari Tribun Jabar, pemuda yang dikenal sebagai ahli ular, Panji Petualang pernah menyampaikan bahaya dari ular weling.

Ular weling memiliki nama ilmiah Bungarus candidus dan termasuk dalam suku atau golongan Elapidae.

Menurut Panji Petualang, ular berbisa itu masuk ke dalam keluarga besar ular kobra.

"Ular weling jenis Bungarus spesies, Bungarus adalah keluarga ular golongan Elapidae yang masuk dalam keluarga besarnya kobra, hanya mereka berbeda spesies," ujarnya.

Panji juga mengatakan ular weling bisa disebut sebagai ular kobra namun versi lebih pasif.

"Di antara jenis Elapidae, memang jenis bungarus termasuk ular yang pasif, tidak seperti king kobra yang sangat agresif, bungarus cenderung jinak," kata Panji Petualang.

"Namun ketika mereka merasa terusik dan terancam, mereka tak akan segan menggigit," lanjutnya.

Panji Petualangan menyebut, ular weling juga disebut nyaris mirip dengan ular laut yang dikenal paling mematikan di dunia.

Bahkan saat masih kecil, bisa ular weling menjadi jauh lebih mematikan daripada ketika telah dewasa.

"Sejak menetas dari telur, ular berbisa sudah berbisa bahkan gigitannya justru lebih berbahaya dari ular lebih besar," kata Panji Petualang.

Baca: Ular Weling (Bungarus candidus)

Baca: Kapan Teror Ular Kobra di Wilayah Indonesia Berakhir? Simak Penjelasan Ahli Reptil LIPI

(TRIBUNNEWSWIKI/Magi, KOMPAS/Putra Prima Perdana/Shierine Wangsa Wibawa)



Penulis: Maghita Primastya Handayani
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer