Setelah menunggu hingga usia Reiner mencapai 18 pada tanggal 19 Januari 2020 lalu, Real Madrid akhirnya mengumumkan kabar perekrutan pemain tersebut.
Klub berjuluk Los Blanco situ rela menunggu hingga usia Reinier 18 tahun, demi menghindari pelanggaran transfer dibawah umur.
“Reinier Jesus Carvalho, pemain kelahiran 19 Januari 2002 dari Brasil kini resmi menjadi pemain baru baru Real Madrid.”
“Reinier adalah gelandang tengah ofensif berteknik mumpuni dan olah bola kreatif yang telah menjadi pemain penting di Flamengo dalam berapa laga,” dikutip Tribunnewswiki.com dari laman resmi Real Madrid, Selasa (21/1/2020).
Baca: Jelang El Clasico: Lima Bocah Ajaib Ini Tolak Barcelona demi Bergabung Real Madrid
Baca: Barcelona vs Real Madrid, Messi Remehkan Santiago Bernabeu, Sesumbar Zidane Menang Tanpa Hazard
Reinier menjalani debut profesional bersama tim inti Flamengo saat masih berumur 17 tahun.
Laga pertama Reiner terjadi di Stadion Maracaná ketika melawan Emelec di ajang Piala Libertadores.
Sudah dua gelar berhasil Reinier raih bersama Flamengo yakni dengan menjuarai Serie A Brasil 2019 dan Copa Libertadores 2019.
Secara statisik individu, Reinier telah mengemas 6 gol dalam 14 partai bersama Flamengo di Serie A Brasil 2019.
Selain itu, Reinier juga tercatat pernah bermain untuk timnas Brasil di Copa America U-15 2017 dan Copa America U-17 2019.
Remaja 18 tahun ini kini menjadi bagian dari timnas Brasil U-23 yang akan bersiap untuk ajang Olimpiade.
Reinier didatangkan dengan biaya sebesar 35 juta euro atau Rp. 530 milliar rupiah dari Flamengo.
Baca: Zinedine Zidane
Baca: Jelang El Clasico, Inilah Lima Momen Brutal Barcelona vs Real Madrid
Meski akan bergabung ke Real Madrid, Reinier tidak serta merta akan langsung masuk skuad utama tim asuhan Zinedine Zidane.
Reinier akan masuk tim muda Real Madrid yakni Castilla untuk sisa musim 2019-20 ini.
Besar kemungkinan, Reinier akan promosi ke tim utama di musim depan andai mampu menunjukkan perkembangan apik sebagai gelandang serang.
Kebetulan dari segi komposisi tim utama saat ini, masih ada Isco Alarcon dan Luka Modric yang biasa menjadi gelandang serang El Real.
Selain dua pemain senior itu, Reiner juga akan bersaing dengan talenta-talenta muda lain yang Madrid miliki di pos gelandang srerang yakni Takefusa Kubo (Jepang), Martin Odegaard (Norwegia) dan Brahim Diaz (Spanyol).
Real Madrid memang terlihat rakus dalam membeli pemain muda asal Brasil dalam beberapa musim terakhir.
Selain Reinier pada pertengahan musim 2019-20, sebelumnya ada dua bintang muda negeri Samba yang El Real rekrut.
Mereka adalah Vinicius Junior dan Rodrygo Goes.
Vinicius Junior didatangkan dari klub yang sama seperti Reinier, Flamengo pada Juli 2018 lalu.
Pemain yang berperan sebagai winger itu didatangkan dengan mahar fantastis, 46 juta euro atau Rp 679 milliar rupiah.
Vinicus sendiri sempat digoda Barcelona, sebelum akhirnya memilih Real Madrid.
Kemudian, datanglah Rodrygo Goes pada Juni 2019 lalu dari klub Brasil lain, Santos.
Rodrygo yang juga merupakan winger atau pemain sayap itu dipinang Madrid dengan harga 45 juta euro atau sekitar Rp. 682 milliar rupiah.
Sama seperti rekan senegaranya Vinicius Junior, Rodrygo Goes juga menolak Barcelona demi bermain di Real Madrid.
Baca: Didiagnosa Sakit Pencernaan dan Kesehatan Mental, Kiper Utama Real Madrid Akan Dicadangkan
Baca: Jelang El Clasico: Lima Bocah Ajaib Ini Tolak Barcelona demi Bergabung Real Madrid
Pada awal tahun ini, giliran Reinier Carvalho yang menjadi remaja Brasil ketiga yang Madrid datangkan dengan harga mahal dalam tiga tahun terakhir.
Total 126 juta euro atau sekitar Rp 1,9 triliun rupiah telah Real Madrid habiskan demi menggaet talenta-talenta remaja Brasil usia dibawah 20 tahun sejak 3 tahun terakhir.
Apa yang dilakukan Real Madrid ini disinyalir sebagai langkah antisipasi, terutama menjegal langkah rival mereka, Barcelona.
Seperti diketahui, rivalitas Madrid dan Barcelona juga terjadi dalam bursa transfer.
Salah satu pemicu kenapa Real Madrid agresif membeli bintang muda asal Brasil yakni mereka tak ingin kecolongan lagi seperti kejadian Neymar pada musim panas 2013 lalu.
Seperti diketahui, Neymar yang berstatus pemain muda paling diminati sedunia sejak era 2010’an dahulu pernah diperebutkan oleh Madrid dan Barcelona.
Baca: Demi Neymar, Barcelona Rela Tukar 3 Pemainnya, Siapa Saja?
Baca: Tidak Memiliki Dana yang Cukup, Barcelona Ingin Meminjam Neymar dari PSG
Lobi-lobi kuat sudah Real Madrid lakukan kepada Neymar, namun takdir berkata lain.
Akhirnya, Barcelona lah yang memenangkan perburuan andalan timnas Brasil tersebut dan membayar sekitar 57 juta euro atau Rp. 864 milliar rupiah ke Santos FC.
Neymar pun menjelma menjadi bintang sepak bola dunia baik dari segi teknis ketika di lapangan atau pun kepopulerannya diluar lapangan di Barcelona dan hal itu membuat Real Madrid semaki kebakaran jenggot.
Kegagalan merekrut Neymar pun ternyata masih membuat Real Madrid penasaran.
Bahkan, sejak Neymar pindah ke Paris Saint-Germain, Real Madrid masih berupaya mencoba memboyongnya ke Santiago Bernabeau dalam beberapa musim terakhir dan lagi-lagi, Barcelona juga menyaingi Real Madrid dalam upaya mereka untuk kembali mendapatkan sang bintang.