Anak paling muda dari Pangeran Charles dan Putri Diana, yang sempat menjadi Duke (sekelas Adipati Kerajaan) di daerah Sussex, Inggris, bersama istrinya, Meghan Markle menyebut telah memikirkan dengan matang keputusannya ini.
Berbicara pada Minggu sore, (19/1/2020) waktu setempat, dalam BBC, Harry menyebut dirinya dan Meghan berharap dapat terus melayani Ratu Elizabeth II / The Queen.
Namun demikian, hal itu ditegaskannya, tanpa melalui pembiayaan masyarakat.
“Keputusan yang aku dan istriku buat untuk mundur tidak melalui proses yang mudah. Butuh berbulan-bulan pembicaraan setelah melewati beberapa tahun penuh tantangan. Aku tahu aku tidak selalu benar, tetapi sepanjang yang aku tahu, tak ada pilihan lain,” katanya.
“Harapan kami adalah terus melanjutkan pelayanan untuk Ratu, Persemakmuran, dan organisasi militer, tetapi tanpa dana masyarakat", ujarnya.
Baca: Setelah Mundur dari Anggota Senior, Harry & Meghan Resmi Tidak akan Lagi Memakai Gelar Kerajaan
Pidato Pertama Setelah Mundur
Pernyataan yang disampaikan Harry melalui pidatonya ini merupakan pertama kalinya setelah dirinya mengumumkan untuk tidak lagi memakai gelar kebangsawanan.
Henry Charles Albert David lahir pada 15 September 1984 dari orangtua Pangeran Charles dan Putri Diana.
Ia merupakan lulusan dari Wetherby School, Ludgrove School, dan Eton College.
Pada 19 Mei 2018, ia menikah dengan seorang aktris Amerika, Meghan Markle dan memiliki anak bernama Archie Mountbatten-Windsor yang lahir pada 6 Mei 2019.
Setelah sempat menyatakan 'mundur' sebagai bangsawan senior, Harry dan Meghan ke depannya tidak akan lagi memakai gelar His/Her Royal Highness (HRH) .
Pasangan ini juga tidak akan lagi mewakili kekuasaan sang Ratu / The Queen.
Dalam sebuah kesempatan, Ratu Elizabeth II memberi pernyataan dukungan terhadap keputusan yang diambil oleh Harry dan Meghan.
"Setelah berbulan-bulan berbincang dan berdiskusi, kami senang rasanya bisa bersama-sama menemukan jalan baru yang lebih konstruktif dan mendukung untuk cucu saya dan keluarganya".
"Harry, Meghan, dan Archie akan selalu menjadi anggota keluarga yang sangat dicintai," lanjut pernyataan tersebut.
"Saya menyadari tantangan yang mereka alami sebagai hasil dari pengawasan ketat selama dua tahun terakhir, (saya) mendukung keinginan mereka untuk kehidupan yang lebih mandiri,"
"Saya ucapkan terima kasih kepada meraka atas semua dedikasi dan kerja mereka berdua untuk seluruh negeri ini, persemakmuran / Commonwealth, dan seterusnya, dan saya sangat bangga betapa cepatnya Meghan bergabung menjadi bagian dari keluarga"
"Ini merupakan harapan bagi keluarga saya, bahwa dalam perjanjian hari ini memungkinkan mereka untuk mulai membangun kehidupan baru yang bahagia dan damai."
Baca: Ratu Elizabeth Setujui Pangeran Harry dan Meghan Markle Tinggal di Kanada Secara Mandiri
Pihak Istana Buckingham, dalam sebuah kesempatan, menyatakan memahami apa yang diinginkan oleh Harry dan Meghan untuk tidak lagi memakai gelar kehormatan.
Keduanya, menurut Istana, sesuai aturan baru juga diharuskan mundur dari tugas-tugas kerajaan, termasuk penunjukkan resmi militer.
Namun demikian, istana menambahkan bahwa Harry dan Meghan memastikan akan terus menjaga diri mereka.
"Saat mereka tidak bisa lagi mewakili Ratu, keduanya (Harry dan Meghan) telah menjelaskan bahwa segala yang mereka lakukan akan terus menjunjung tinggi nilai-nilai kerajaan (dalam hal ini Ratu)" tertulis dalam pernyataan Istana Buckingham.
"Keduanya tidak akan lagi menggunakan gelar HRH karena mereka tidak lagi menjadi anggota keluarga kerajaan", tulis Istana.
His/Her Royal Highness (HRH) merupakan gelar yang digunakan oleh beberapa anggota keluarga kerajaan, termasuk pangeran maupun putri kerajaan.
Istana menambahkan mereka tidak akan berkomentar perihal aturan keamanan apa yang akan dilakukan untuk keduanya.
Baca: Kini Ingin Hengkang dari Istana, Kelahiran Pangeran Harry Sempat Buat Pangeran Charles Kecewa?
Pengumuman 'tidak akan lagi memakai gelar kerajaan menandai akhir pembicaraan anggota senior keluarga kerajaan dengan Harry dan Meghan.
Pada awal bulan ini, keduanya menyebut ingin memiliki peran baru yang lebih progresif.
Pasangan ini juga dikabarkan telah meluncurkan lembaga amal Sussex Royal yang dibentuk setelah berpisah dari Yayasan Duke and Duchess of Cambridge pada Juni 2019.
Pada Desember lalu, dalam BBC, Harry dan Meghan juga telah melayangkan pendaftaran merek Sussex Royal yang mencakup buku, kalender, pakaian, penggalangan amal, pendidikan, dan layanan sosial.
--