Pihak Istana Buckingham, dalam sebuah kesempatan, menyatakan memahami apa yang diinginkan oleh Harry dan Meghan untuk tidak lagi memakai gelar kehormatan.
Keduanya, menurut Istana, sesuai aturan baru juga diharuskan mundur dari tugas-tugas kerajaan, termasuk penunjukkan resmi militer.
Namun demikian, istana menambahkan bahwa Harry dan Meghan memastikan akan terus menjaga diri mereka.
"Saat mereka tidak bisa lagi mewakili Ratu, keduanya (Harry dan Meghan) telah menjelaskan bahwa segala yang mereka lakukan akan terus menjunjung tinggi nilai-nilai kerajaan (dalam hal ini Ratu)" tertulis dalam pernyataan Istana Buckingham.
"Keduanya tidak akan lagi menggunakan gelar HRH karena mereka tidak lagi menjadi anggota keluarga kerajaan", tulis Istana.
His/Her Royal Highness (HRH) merupakan gelar yang digunakan oleh beberapa anggota keluarga kerajaan, termasuk pangeran maupun putri kerajaan.
Istana menambahkan mereka tidak akan berkomentar perihal aturan keamanan apa yang akan dilakukan untuk keduanya.
Baca: Kini Ingin Hengkang dari Istana, Kelahiran Pangeran Harry Sempat Buat Pangeran Charles Kecewa?
Pengumuman 'tidak akan lagi memakai gelar kerajaan menandai akhir pembicaraan anggota senior keluarga kerajaan dengan Harry dan Meghan.
Pada awal bulan ini, keduanya menyebut ingin memiliki peran baru yang lebih progresif.
Pasangan ini juga dikabarkan telah meluncurkan lembaga amal Sussex Royal yang dibentuk setelah berpisah dari Yayasan Duke and Duchess of Cambridge pada Juni 2019.
Pada Desember lalu, dalam BBC, Harry dan Meghan juga telah melayangkan pendaftaran merek Sussex Royal yang mencakup buku, kalender, pakaian, penggalangan amal, pendidikan, dan layanan sosial.
--