Informasi awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Salju turun di Miami, Florida, Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam sejarah pada 19 Januari 1977.
Fenomena ini sangat langka karena belum pernah ada catatan salju pernah turun di Miami.
Turunnya salju di Miami mengagetkan para penduduk dan menjadi berita utama di koran-koran setempat.
Bahkan, berita pelantikan Presiden Jimmy Carter tidak menjadi berita utama di koran karena dianggap kalah penting dari salju yang turun di Miami.[1]
Namun, fenomena turunnya salju di Miami ini berakhir pukul 09.30 karena salju meleleh oleh sinar matahari.[2]
Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 19 Januari 1999: Lakukan Aksi Cyberstalking, Seorang Pria Dipenjara 6 Tahun
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 17 Januari 1811 - 6 Ribu Prajurit Spanyol Kalahkan 100 Ribu Prajurit Meksiko
Kronologi turunnya salju
Pada pukul 06.10 salju turun di West Palm Beach untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Sejam kemudian seorang peramal cuaca di kantor National Weather Service bernama Ray Biedinger mengeluarkan prakiraan cuaca “yang aneh”, yakni “cuaca dingin dengan hujan dan kemungkinan salju.”
Pukul 08.30 dan 09.00, salju turun di Fort Lauderdale dan bahkan ada laporan salju turun bercampur hujan di Bahama.
Para penduduk Miami sampai susah mempercayai salju bisa turun di tempat mereka.
Namun, salju berakhir pada pukul 09.30 karena dilelehkan sinar matahari.[3]
The Miami News yang terbit pada sore hari menulis “Snow in Miami!” dan keesokan harinya The Miami Herald ada tulisan “The Day It Snowed in Miami.”
Saking langkanya peristiwa ini, berita pelantikan Presiden Jimmy Carter tidak muncul di headline karena digantikan salju Miami.
Sebelumnya, salju memang pernah turun di Florida pada Februari 1899, tetapi hanya di sepanjang Fort Myers sampai Fort Pierce.
Keesokan harinya temperatur malam di Naples hanya 26 derajat F, 27 derajat di West Palm Beach, dan 32 derajat F di Miami Beach.
Sementara suhu area pertanian dilaporkan bisa sampai 20 derajat F.
Suhu dingin ini menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian di Florida.
Industri jeruk dan sayuran hampir musnah dan sekitar 150.000 pekerja migran kehilangan pekerjaan.
Reubin Askew, Gubernur Florida, kemudian menyatakan status darurat.
Total kerugian diperkirakan mencapai $2 miliar. [4]
Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 17 Januari 1950 - Perampokan Senilai Rp 395 Miliar, Tertangkap 6 Tahun
Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 16 Januari 1969 - Aksi Bakar Diri Jan Palach Menentang Invasi Uni Soviet
Penyebab
Salju turun disebabkan arus dingin Arktik yang kuat, yang bergerak cepat ke semenanjung Florida pada jam-jam akhir 18 Januari sampai dini hari 19 Januari.
Sebuah area arktik yang kuat dan bertekanan tinggi berada di atas Mississippi Valley bagian bawah dan memompa udara yang sangat dingin ke Florida.
Pada waktu yang sama sekumpulan awan dan presipitasi mengikuti jalur arus arktik tersebut dan setiap stasiun pelaporan kemudian jejak salju.
Hujan kemudian bercampur dengan salju wilayah yang terletak lebih selatan dan pada akhirnya jatuh di sepanjang Broward dan Miami-Dade antara pukul 08.00 dan 09.30.[5]
Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Mohammad Reza Pahlavi, Syah Terakhir Iran, Lari ke Mesir karena Revolusi
Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 2 Juta Galon Tetes Tebu Banjiri Boston setelah Tanki Meledak, Tewaskan 21
(TribunnewsWiki/Febri)