Tak hanya di Purworejo, Keraton Agung Sejagat di Klaten Miliki 29 Orang Pengikut

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo dan Dandim 0723/Klaten Letkol Kav Minarso, SIP melakukan pengecekan pengikut Keraton Agung Sejagat di Polsek Prambanan, Kamis (16/1/2020). TRIBUNSOLO.COM/ISTIMEWA

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Kemunculan Keraton Agung Sejagat beberapa waktu terakhir membuat heboh masyarakat

Namun ternyata keberadaan Keraton Agung Sejagat bukan hanya ada di Purworejo saja.

Melainkan beberapa daerah lain seperti Klaten, Jawa Tengah.

Saat konferensi pers di Mapolda Jateng, Totok Santoso Hadiningrat juga mengaku mendirikan kerajaannya di Klaten.

Baca: Setelah Ditangkap, Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Ditahan Secara Terpisah

Baca: Kisah Nenek 83 Tahun Jadi Bintang Video Dewasa di Jepang, Berawal dari Tawaran Pelanggan Restorannya

"Dari pengakuan raja katanya dia juga mendirikan kerajaan lain di Klaten, dengan nama yang sama yakni Keraton Agung Sejagat," ungkap Iskandar di Polda Jateng, Kamis (15/1/2020).

Dikutip dari Tribun Solo pada Jumat (16/1/2020), kepolisian menemukan seragam yang dipakai oleh Kerajaan yang dipimpin oleh Totok Santoso serta kartu identitas Keraton pada seorang pengikuti Keraton Agung Sejagat di Klaten.

Polisi menemukan seragam kerajaan Keraton Agung Sejagat tersebut di salah satu rumah warga.

Baca: Raja Keraton Agung Sejagat Berutang Rp 1,3 M, Ratu Tulis Surat untuk Gubernur Jateng Pak Ginanjar

Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo dan Dandim 0723/Klaten Letkol Kav Minarso, SIP melakukan pengecekan pengikut Keraton Agung Sejagat di Polsek Prambanan, Kamis (16/1/2020). TRIBUNSOLO.COM/ISTIMEWA

Seragam tersebut juga dilengkapi atribut tanda pangkat mayor jenderal yang sama seperti di Purworejo.

Polisi pun mengamankan tiga orang yang untuk diperiksa.

Dari tiga orang tersebut, dua di antaranya adalah wanita.

Kabid Humas Polda Jateng membenarkan adanya pemeriksaan dari Polres Klaten pada tiga orang tersebut.

Baca: Berbeda dengan Keraton Agung Sejagat, Ganjar Sebut Kerajaan di Cepu Blora Punya Orientasi Pariwisata

Totok Santoso Hadiningrat (42) dan Kanjeng Ratu Dyah Gitarja (41) yang mengaku sebagai pimpinan Keraton Agung Sejagat (KAS) dihadirkan di Mapolda Jateng, Rabu (15/1/2020).(TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG) (TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG)

“Masih diperiksa di Polres Klaten, ada tiga yang diperiksa,” papar Kabid Humas Polda Jateng Kombers Pol Iskandar Fitriana, Kamis (16/1/2020).

Pemeriksaan dilakukan untuk klarifikasi terkait kegiatan Keraton Agung Sejagat dan tidak ada penahanan.

Selain seragam, polisi juga menemukan Kartu Identitas Keraton.

Menurut keterangan para saksi, ungkap Iskandar, para pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten berjumlah 29 orang.

Baca: Fakta Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat: Buka Usaha Angkringan hingga Ingin Jadi Youtuber

Sebelum Ditangkap, Warga Pergoki Raja & Ratu Keraton Sejagat Lakukan Hal Aneh di Angkringannya, Sebut Ingin Jadi YouTuber (ST/Facebook via Tribun Jogja)

Tiga orang tersebut merupakan pengikut Keraton Agung Sejagat yang juga sering mengikuti kegiatan yang diadakan sejak lama.

Mereka juga memiliki seragam khas Keraton Agung Sejagat dan memiliki jabatan di wilayah Klaten ini.

Para pengikut kerahjaan tersebut diperikasa di Mapolsek Prambanan Klaten.

Rupanya saat pemeriksaan oleh pihak kepolisian, juga menemukan batu prasasti serta tempat pertemuan para menteri dengan anggota kerajaan.

"Di rumah itu ada tempat pertemuan dan prasasti," kata Kombes Pol Iskandar Fitriana.

Baca: Polisi Ungkap Jumlah Rekening Totok ‘Raja Keraton Agung Sejagat’, Uang Tunai Tak Sampai Rp 20 Juta

Batu prasasti di Kerajaan Keraton Agung Sejagat (KAS) atau Kerajaan Agung Sejagat Purworejo, Senin (13/1/2020) (TRIBUNJATENG/Permata Putra Sejati)
Halaman
12


Penulis: saradita oktaviani
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer