Iran Mengaku Telah Menangkap Pengunggah Video Pesawat Ukraina Ditembak Rudal, Benarkah?

Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Iran ajak pihak luar baik Boeing, Ukraina, dan lainnya untuk investigasi dan membuka kotak hitam atas insiden jatuhnya pesawat Ukraine International Airlines

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Iran mengkalim pihaknya telah menangkap orang yang merekam cuplikan detik-detik pesawat Ukraina yang ditembak jatuh oleh rudal Iran.

Dilansir oleh BBC, orang tersebut telah ditahan oleh militer dan diperkirakan akan didakwa terkait keamanan nasional.

Penangkapan tersebut dilakukan menyusul dua rekaman yang memperlihatkan kecelakaan pesawat Ukraina Boeing 737 itu tersebar di media sosial.

Dalam video tersebut memperlihatkan pesawat Ukraine International Airlines itu dihantam oleh dua misil.

Dalam rekaman yang diverifikasi oleh New York Times, Iran menembakkan rudal pertama yang diyakini menghancurkan transponder mereka.

Kemudian rudal kedua yang diluncurkan beberapa detik kemudian menjatuhkan mereka sesaat setelah lepas landas dari Bandara Imam Khomeini, Teheran.

Baca: Pesawat Ukraina yang Membawa 180 Penumpang Jatuh di Dekat Teheran, Presiden Iran Singgung Lockerbie

Baca: Iran Bantah Tembak Jatuh Pesawat Boeing 737 Ukraina, Serang Balik Sejumlah Negara Barat

Dikutip Kompas.com dari Fars, pasukan Garda Revolusi menyatakan mereka sudah menahan orang yang mengunggah video tersebut pekan lalu.

Meski begitu, dilansir oleh FoxNews, Nariman Gharib yang merupakan jurnalis Iran di Inggris mengatakan jika apa yang diungkapkan Iran tidak benar.

Gharib juga memastikan jika Iran menahan orang yang palsu.

"Orang yang menjadi sumber video itu AMAN dan saya dapat meyakinkan Anda bahwa Garda Revolusi Iran (militer Iran) membuat kebohongan baru. Mereka (Iran) membunuh 176 penumpang pesawat komersial Ukraina, itu lah kisah nyata," tulis Gharib dalam akun Twitternya @NarimanGharib.

Pengunggah video mengaku ketakutan

Dilansir oleh Kompas.com, orang yang mengunggah video tersebut adalah seorang warga Iran bernama Javad.

Javad mendapatkan video tersebut dari temannya yang kini dilaporkan telah bersembunyi.

Dikutip BuzzFeed News Rabu (15/1/2020), temannya itu mengirimkan rekaman kamera CCTV setelah menyadari bakal membawa dampak signifikan.

Adapun identitas asli maupun nama keluarga Javad dan identitas temannya itu tidak disebutkan demi alasan keamanan.

Javad mengatakan, baik dia maupun temannya tidak tahu dampak seperti apa yang mereka terima ketika mengunggahnya.

Baca: Iran Vs AS Memanas, Korea Selatan Dihadapkan Pilihan Sulit untuk Kirim Angkatan Laut ke Selat Hormuz

Baca: Teka-teki Jatuhnya Boeing 737 di Iran, Tak Ada Panggilan Darurat tapi Berusaha Kembali Ke Bandara

"Saya tidak memikirkan dampaknya bahwa video itu bakal memberikan perubahan pada segalanya," ujar Javad yang masih punya sumber aslinya.

Begitu dia menampilkannya di YouTube, video itu lantas menjadi viral, dan kemudian diverifikasi serta ditulis oleh New York Times.

Berita penangkapan seorang pria yang memfilmkan video rudal pertama datang sekitar waktu yang sama ketika video yang diunggah Javad menjadi viral.

Javad mengatakan, berita penangkapan tersebut mendorong temannya untuk langsung menghapus video tersebut dan bersembunyi.

Halaman
12


Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Ekarista Rahmawati Putri

Berita Populer