Rumah Evan Dimas Diteror Pascagabung ke Persija, Ibunda: Harus Bersabar

Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Evan Dimas, kedatangannya ke Persija Jakarta membuat rumahnya di Surabaya mendapat teror.

TRIBUNNEWSWIKI.COM  - Bertepatan hari peresmian Evan Dimas sebagai rekrutan anyar Persija Jakarta, Sabtu (11/1/2020), keluarga Evan Dimas yang berada di Surabaya mendapat teror.

Oknum tak dikenal memasang spanduk bertuliskan "Sepak Bola Bukan Sekedar Nilai Rupiah" di depan rumah Evan Dimas.

Terkait dengan kejadian tersebut, ibunda Evan Dimas, Ana Darmono, menanggapi dengan santai dan memilih cuek.

“Iya, ada yang memasang spanduk tulisan dari kemarin siang dan sorenya dilepas," ucap Ana Darmono dilansir Tribunnewswiki.com dari Kompas.com, Senin (13/1/2020).

"Kalau ibu biarkan saja yang penting tidak mengganggu," ujarnya.

Menurut Ana, orang-orang yang melakukan hal tersebut tidak mengetahui perjuangan di balik karier Evan Dimas saat ini.

Oleh sebab itu, dia memilih untuk tidak mendengarkan perkataan orang lain selama hal tersebut tidak menggangu kehidupan pribadinya.

Baca: Transfer Liga 1: Evan Dimas Resmi Gabung Persija, Persib Perkuat Aroma Samba

Evan Dimas dan sang ibunda, Ana Darmono (kiri). (Surya.co.id)

"Biarkan saja, kan memang orang nggak tahu bagaimana perjuangannya," kata Ana.

"Mau nulis apa ngomong apa terserah mereka yang penting nggak mengganggu ibu saja. Biarkan saja,” tuturnya lagi.

Ana menjelaskan bahwa Evan Dimas selalu mengajak keluarganya untuk berdiskusi sebelum memutuskan untuk bergabung dengan suatu klub.

Seperti halnya ketika Evan Dimas akan merapat ke Macan Kemayoran, keluarga memberikan dukungan penuh.

Menurutnya, sudah ada yang mengatur nasib dan perjalanan Evan Dimas sebagai seorang pemain sepak bola.

Terlebih, anaknya selalu memberi perhatian dan menanyakan kabar tentang keluarganya.

Hal itu juga dilakukan oleh bintang timnas Indonesia tersebut setelah mendapat kabar terkait teror di rumahnya.

"Alhamdulillah aman selama ini, kami sudah terbiasa dari dulu ada protes kami sikapi santai saja. Kami harus sabar saja,” tutur Ana.

“Iya dia telepon 'gimana bu (tentang teror di rumah)'."

"Saya jawab tidak apa-apa Van, kami sabar saja, kamu kuat kita hadapi bersama, kamu yang sabar,” ujarnya menambahkan.

Kini, Ana dan keluarga Evan Dimas berharap anaknya bisa fokus dalam membangun karier bersama klub barunya, Persija Jakarta.

“Ya, jangan lupa berdoa, sholat jangan lepas, kalau main di luar hati-hati," ucap ibunda Evan Dimas.

"Jaga kondisi, harus sabar apapun yang terjadi bisa menyikapi dengan keikhlasan karena ini ujian dari Allah jadi kita harus terima apapun keadaan kita," katanya mengakhiri.

Baca: Transfer Liga 1: Memilih Persija Jakarta, Rumah Evan Dimas di Surabaya Diteror Orang

 

Saat Surya.co.id mendatangi kediaman Evan Dimas Minggu (12/1/2019), spanduk tersebut ternyata telah dilepas. (Surya.co.id)

Dilansir dari Surya.co.id pada Senin (13/1/2020), salah satu tetangga Evan mengaku bahwa spanduk itu dipasang sejak hari Sabtu (11/1/2020) dan hanya bertahan selama satu jam.

Namun, pria yang tidak ingin disebutkan namanya ini tidak mengetahui siapa pelaku yang memasang spanduk itu.

Menurutnya, hal itu mungkin dilakukan oleh oknum suporter yang tidak suka Evan Dimas bergabung ke Persija Jakarta.

"Iya (Sabtu) pagi jam 8 saya sempat melihat Mas."

"Tapi jam 9 saya pulang sudah nggak ada," tutur tetangga Evan Dimas.

"Saya juga nggak tau siapa itu yang masang (spanduk)."

"Mungkin dia tidak senang Evan ke Persija Mas," ucapnya lagi.

Kabar mengenai kepindahan Evan Dimas ke Persija Jakarta memang sudah berhembus sejak pemain timnas Indonesia itu berpamitan dengan Barito Putera lewat Instagram.

Evan Dimas seendiri dikontrak satu musim oleh Persija Jakarta.

Evan Dimas melakukan tanda tangan kontrak di Kantor Persija Jakarta, Kuningan, Jakarta Pusat, Sabtu (11/1/2020).

Presiden klub Persija Jakarta, Ferry Paulus, mengatakan keputusan merekrut Evan Dimas karena melihat kualitasnya yang sudah tidak diragukan lagi.

Manajemen tidak berpikir panjang untuk mendatangkan Evan Dimas.

Ferry Paulus yakin kualitas Evan Dimas akan membuat solid lini tengah Macan Kemayoran.

Nantinya Evan Dimas akan menggunakan nomer punggung 6.

Baca: Transfer Liga 1: Persebaya Rekrut Ibrahimovic KW, Arema Justru Eksodus Pemain Keluar

Baca: Transfer Liga 1: Efek Domino Striker PSM ke Persib, hingga Bali United Semakin Giat

Evan Dimas menandatangani kontrak di Persija pada Sabtu (11/1/2020). (Media resmi Persija)

“Ya, Evan resmi bergabung dengan kami untuk kompetisi tahun 2020."

"Kualitas dia memang dibutuhkan tim pelatih untuk berbagai pertandingan di tahun 2020 nanti,” ujar Ferry Paulus.

“Kontrak dia selama satu tahun dengan opsi perpanjangan selama tiga tahun."

"Bergabungnya Evan tentunya bisa mewujudkan rencana tahun ini yaitu merebut kembali juara,” ucap pria asal Manado, Sulawesi Utara, itu.

Ferry Paulus menambahkan, kedatangan Evan Dimas membuat kualitas pemain inti dan cadangan sama-sama kualitas.

“Yang pasti bahwa Persija sekarang ini antara pemain inti dengan pemain cadangan dipilih dengan kualitas yang hampir sama sehingga musim ini tentunya menjadi musim yang tidak akan kesulitan untuk bisa meraih juara,” tutup Ferry Paulus.

CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus. (Kompas.com)

Kenapa kontrak Evan Dimas hanya setahun? 

Evan Dimas telah membubuhkan tanda tangannya di Kantor Persija Jakarta, Jakarta, Sabtu (11/1/2020).

Pemain berposisi gelandang itu sepakat menandatangani kontrak berdurasi semusim dengan opsi perpanjangan.

Dia jadi rekrutan pertama Persija untuk Liga 1 2020 yang dikontrak semusim.

Sebelumnnya Persija mengontrak Otavio Dutra dua musim, Alfath Fathier dan Rafli Mursalim tiga musim.

"Kita juga harus melihat, kadang pemain mau juara dan suasana baru."

"Jangan sampai kontrak panjang tapi bosan," kata Evan Dimas.

"Lebih baik kontrak setahun tapi ada opsi perpanjangan."

"Jangan sampai sudah panjang tapi bosan dan jadi tak 100 persen," ujarnya menambahkan.

Baca: Transfer Persib: Incar Pilar Timnas Indonesia hingga Pemain Asing, Nasib Eze Tanda Tanya

Baca: Dipastikan Melatih Timnas Indonesia, Inilah Momen Unik dan Istimewa Shin Tae-yong

Evan Dimas berseragam timnas Indonesia. (Bolasport.com)

Baca: 3 Pemain Timnas Indonesia Jadi Best SEA Games 2019, Doan Van Hau yang Ciderai Evan Dimas Juga Masuk

Baca: Pemain Vietnam Sudah Meminta Maaf, Begini Kabar Terbaru Cedera Parah Evan Dimas

Evan Dimas berseragam timnas Indonesia. (Bolasport.com)
Pemain berusia 24 tahun itu memang terkenal tak pernah lama memperkuat suatu klub sejak meninggalkan Persebaya ISL.

Dalam dua musim terakhir, Evan Dimas cuma memperkuat Selangor FA dan Barito Putera masing-masing selama semusim.

"Mending setahun ada opsi perpanjang."

"Kalau mau perpanjang kontrak ya tinggal perpanjang," tuturnya.

Sementara itu, Evan Dimas berujar bahwa memilih Persija berkat keseriusan yang klub itu tunjukkan pada dirinya. 

Sebenarnya Evan Dimas mengaku diminati banyak klub dari dalam dan luar negeri setelah kontraknya habis bersama Barito Putera.

Evan Dimas ketika bermain di Barito Putera. (kampiun.id)

Namun, tak semua klub yang meminatinya menunjukkan keseriusan yang sama seperti Persija.

"Awal mula ketertarikan saya ke Persija tentu karena mereka serius sekali mau mendatangkan saya," kata Evan Dimas, Sabtu (11/1/2020).

"Dan Persija sangat menantikan kehadiran saya."

"Jadi mungkin itu yang membuat saya memilih Persija," ujarnya menambahkan.

Eks pemain Selangor FA itu menyebut beberapa klub lain yang meminatinya hanya sekedar bertanya-tanya saja.

Terlebih, Persija juga berstatus sebagai klub besar yang punya dukungan besar pula dari The Jakmania.

Dengan begitu, bagi Evan Dimas tak ada alasan baginya untuk menolak tawaran Macan Kemayoran.

"Tawaran dari klub lain ada, cuma kan ada yang serius, ada yang cuma tanya-tanya saja," tuturnya.

Evan Dimas sudah lama nantikan Persija

Evan Dimas Darmono mengungkapkan sudah lama ingin gabung Persija Jakarta sejak masih memperkuat Bhayangkara FC.

Dia pernah merasa iri dengan dukungan dari The Jakmania untuk Persija saat memperkuat Bhayangkara FC di Liga 1 2017.

Saat itu Evan Dimas menjalani laga terakhir Liga 1 2017 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi pada laga kandang.

Namun bukan Bharamania yang meramaikan laga melainkan The Jakmania yang berstatus sebagai suporter tamu.

Baca: Pemain Vietnam Sudah Meminta Maaf, Begini Kabar Terbaru Cedera Parah Evan Dimas

Baca: Final SEA Games 2019: Timnas Indonesia Dibantai, Evan Dimas Cedera hingga Pakai Kursi Roda

Evan Dimas, resmi menjadi pemain Persija. (Bolasport.com)

"Kadang saya main di Bhayangkara berpikir kapan bisa main di tim besar," kata Evan Dimas, Sabtu (11/1/2019).

"Alhamdulillah hari ini terwujud."

"Saya sangat senang main di klub besar," ujarnya menambahkan.

Menurutnya, bermain di klub besar bisa menjadi sumber motivasi berbeda dibanding memperkuat klub-klub lain.

Bisa dibilang, Macan Kemayoran jadi klub besar nasional pertama yang pernah diperkuat pemain berusia 24 tahun itu.

"Saya rasa main di klub besar itu penuh tantangan dan sumber motivasi buat saya."

"Apalagi akan ada dukungan besar dari The Jakmania yang terkenal militan," ucapnya.

Incaran lain Persija

Evan Dimas sudah resmi menjadi milik Persija Jakarta, namun 3 nama masih dirumorkan akan gabung klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

Pada Jumat (10/1/2020), Presiden Persija, Ferry Paulus sempat menyatakan akan memperkenalkan sejumlah pemain anyar untuk musim 2020.

“Untuk posisi yang kosong seperti di tengah dan depan, sudah ada kandidatnya,” kata Ferry Paulus, Jumat (10/1/2020).

“Hanya tinggal stempel atau tanda tangan saja sehingga belum bisa disampaikan."

"Prinsip di Persija kalau sudah resmi harus tanda tangan kontrak,” ucap Ferry Paulus menambahkan.

Sehari berselang, Persija Jakarta resmi mengumumkan Evan Dimas menjadi rekrutan keempat untuk musim 2020.

Sebelumnya, Persija telah lebih dulu memperkenalkan 3 pemain yakni Alfath Fathier, Otavio Dutra dan Rafli Mursalim.

Pertanyaan yang muncul kini adalah siapa yang menjadi target Persija selanjutnya.

Berikut 3 nama yang masih dirumorkan akan mendekat ke Persija:

Nama pertama adalah Saddil Ramdani.

Teka-teki masa depan Saddil masih menjadi misteri hingga saat ini.

Persib Bandung dan Bhayangkara FC menjadi tim-tim yang dikabarkan meminatinya.

Namun keduanya menyangkal dibuktikan dengan pernyataan Teddy Tjahjono (Direktur PT Persib Bandung Bermartabat) dan Sumardji (Manajer Bhayangkara FC).

Pemain Tim Nasional Indonesia U22 Saddil Ramdani menggiring bola pada pertandingan persahabatan antara Indonesia U22 vs Myanmar di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/3/2017). Timnas Indonesia U22 kalah dari Myanmar dengan skor 1-3. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

"Dia (Saddil) hanya liburan saja ke Bandung."

"Kalaupun makan bareng dengan saya enggak masalah kan, memang enggak boleh makan bareng?" kata Teddy pada Rabu (8/1/2020) dikutip dari Kompas.

"Saddil (Ramdani) juga belum tahu ke mana."

"Katanya ke Eropa, dia bilang sama saya," kata Sumardji pada 31 Desember 2019.

Baca: Osvaldo Haay

Baca: Jelang Final SEA Games: Peringatan untuk Osvaldo Haay hingga Peluang Egy Maulana Vikri Absen

Osvaldo Haay melakukan selebrasi usai mencetak satu gol ke gawang Persis Solo pada babak kedua dalam lag uji coba di Stadion GBT, Sabtu (11/1/2020). (Tribun)

Persija Jakarta juga masuk menjadi tim yang dirumorkan akan menjadi tempat pelabuhan selanjutnya bagi Saddil lantaran beberapa waktu lalu ia melakukan perjalanan ke Jakarta.

Namun rumor tersebut menguap lantaran tidak adanya pernyataan dari manajemen yang mengarah pada perekrutan Saddil.

Nama kedua yang dirumorkan gabung ke Persija adalah Osvaldo Haay.

Top Scorer timnas U-23 Indonesia di ajang SEA Games 2019 itu belum juga mendapat tawaran kontrak baru dari Persebaya Surabaya.

Osvaldo pernah menyatakan dirinya mendapat tawaran dari Persija Jakarta, namun ia belum memutuskan masa depannya.

"Ada tawaran-tawaran dari beberapa klub lokal dan Eropa."

"Tapi semua termasuk Persija masih tawaran. Belum ada yang deal," kata Osvaldo pada Rabu (8/1/2020).

Osvaldo mengaku masih menunggu tawaran dari kontrak baru dari klubnya saat ini, Persebaya Surabaya.

"Saya menunggu kejelasan dari manajemen Persebaya."

"Saya pun masih terikat kontrak dengan Persebaya," ujarnya.

Selain Saddil dan Osvaldo, pemain ketiga yang diduga jadi incaran Persija selanjutnya adalah Todd Rivaldo Ferre.

Todd Rivaldo Ferre saat hadir dalam acara Indonesian Soccer Award 2020 di Indosiar, Jumat (10/1/2020). (Bolasport.com)

Pemain tengah Persipura Jayapura itu mengakui bahwa dirinya memang tertarik bergabung dengan Persija Jakarta.

“Saya tertarik ke Persija Jakarta cuma sekarang saya menunggu kejelasan dari Persipura Jayapura,” kata Todd Rivaldo Ferre di acara Indonesian Soccer Award 2019, Jumat (10/1/2020).

“Alasannya karena selain Persipura Jayapura, saya senang Persija Jakarta dari kecil,” tambahnya.

Komunikasi yang dibangun antara manajemen Persija Jakarta dengan Todd Rivaldo Ferre juga sudah dilakukan, namun belum ada kata sepakat.

“Komunikasi sudah cuma Persija Jakarta minta tanya kejelasan saya di Persipura Jayapura bagaimana,” ujarnya lagi.

(Tribunnewswiki.com/Bolasport.com/Haris/Hugo Hardianto)



Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer