Disentri

Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi sakit perut karena radang usus buntu.


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Disentri adalah radang usus yang menyebabkan sakit perut hingga diare namun disertai dengan darah atau lendir.

Disentri biasanya berlangsung selama 3 hingga 7 hari ditandai dengan kram perut, mual dan muntah serta demam. (1)

Penyebabnya yang umum terjadi karena keterbatasan air bersih atau tempat pembuangan limbah yang buruk.

Selain itu, bisa juga karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk mnejaga kebersihan diri, seperti tidak mencuci tangan setelah dari toilet atau kamar mandi.

Namun, penyakit disetri ini dapat disebabkan oleh dua bakteri, yaitu disentri basiler yang disebabkan oleh infeksi bakteri Shigella.

Kedua dapat disebabkan oleh infeksi Entamoeba Histolytica yang disebut sebagai disentri amuba.

Baca: Hipotermia

  • Gejala


Disentri dapat muncul dalam gejala skala ringan hingga berat. (2)

Namun, secara umum berikut gejala disentri yang dapat diketahui :

  • Diare yang sering kali disertai lendir atau darah yang cukup parah.
  • Sakit saat buang air besar.
  • Muntah berulang-ulang.
  • Demam tinggi.
  • Penurunan berat badan secara drastis.
  • Muncul gejala dehidrasi, seperti merasa sangat haus, pusing, dan jantung berdebar.

Jika merasa mengalami gejala-gejala seperti di atas, maka disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter.

  • Diagnosis dan Faktor Risiko


Pemeriksaan disentri dapat dilakukan sebagai berikut :

1. Pemeriksaan sampel feses pengidap.

2. Pemeriksaan darah dan USG perut.

3. Pemeriksaan Kolonoskopi.

Faktor Risiko (3)

  • Balita
  • Perumahan padat penduduk
  • Sanitasi buruk
  • Gay yang aktif secara seksual

Baca: Tifus

  • Komplikasi


Artritis (4)

Infeksi aliran darah

Kejang

Sindrom uremik hemolitik (HUS)

Abses Hati

  • Pencegahan


1. Mencuci tangan setelah dari toilet dan sebelum makan. (5)

2. Hindari kontak langsung dengan pengidap disentri.

3. Hindari penggunaan handuk yang sama dengan pengidap disentri.

4. Gunakan air panas untuk mencuci pakaian pengidap disentri.

5. Hindari tertelan air ketika berenang di fasilitas umum.

6. Bersihkan toilet dengan disinfektan.

7. Konsumsi air yang telah dimasak hingga mendidih.

8. Hindari es batu yang dijual sembarangan.

  • Pengobatan


Terapi menggunakan cairan baik oral maupun intravena. (6)

Obat anti-nyeri untuk mengurangi nyeri.

Obat untuk meredakan kram perut dan diare.

Obat antibiotik sesuai petunjuk dokter.

(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria)



Nama Disentri/radang usus


Penyakit Saluran Pencernaan


Sumber :


1. www.alodokter.com/disentri
2. www.halodoc.com/kesehatan/disentri
3. hellosehat.com


Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer