Kento Momota merupakan atlet putra terbaik sepanjang 2019.
Hal tersebut dinobatkan oleh BWF setelah dirinya mengukir 11 gelar dari 12 final yang dijalaninya pada turnamen sepanjang 2019.
Kento Momota pun didapuk menjadi Male Player of The Year 2019.
Di tahun 2019, Kento Momota berhasil menjadi juara di German Open, All England, Singapore Open, Kejuaraan Asia, Japan Open, China Open, Korea Open, Denmark Open, Fuzhou China Open, dan BWF World Tour Finals 2019.
Baca: BWF World Tour Finals 2019: Dikalahkan Kento Momota, Anthony Ginting Harus Puas Jadi Runner Up
Baca: Hasil Drawing dan Jadwal BWF World Tour Finals 2019, Marcus/Kevin, Anthony Ginting Masuk Grup Neraka
Dari kejuaraan tersebut Kento Momota akhirnya meraih peringkat pertama dunia di tunggal putra setelah dirinya kembali usai masalah judi.
Prestasi luar biasa Kento Momota di tahun 2019 tersebut akhirnya mendapat respon positif dari pelatih Jepang.
Park Joo-bong yang merupakan pelatih kepala timnas bulu tangkis Jepang memuji perkembangan Kento Momota di tahun 2019 lalu.
"Perkembangan Momota bagus. Dia memenangi 10 gelar dengan delapan di antaranya turnamen Super 500 hingga Super 1000. Saya pikir perjalanan dia menuju Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung dengan baik," kata pelatih kepala timnas bulu tangkis Jepang, Park Joo-bong.
Sang pelatih lantas menyebut lawan terberat anak asuhnya tersebut selama 2019 lalu.
"Pesaing Momota adalah Ginting (Indonesia), Shi Yu Qi dan Chen Long dari China," ujar Park dilansir oleh Badminton Spirit.
Dari lawan terberat Kento Momota, pelatih menyebut atlet asal Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting.
Di tahun 2019, Kento Momotas sering sekali bertemu dengan Anthony Ginting.
Dari tujuh pertemuan yang dijalani, enam laga dimenangi oleh Kento Momota.
Meski demikian, kemenangan Kento Momota tersebut ternyata dijalani dengan tak mudah.
Kento Momota harus berjuang mati-matian agar bisa menang lawan Anthony Ginting.
Dengan hasil yang sering menang melawan Anthony Ginting, sang pelatih akhirnya bocorkan rahasia menang Kento Momota.
Rahasia menang Kento Momota atas Anthony Ginting adalah di fisik yang lebih baik.
"Kondiri fisik Momota lebih baik daripada tahun lalu. Misalnya, ada banyak pertandingan melawan Ginting yang harus melalui rubber game. Tetapi, pada akhirnya Momota yang menang," ungkap Park.
"Anda dapat menang sampai akhir karena kualitas fisik Anda yang meningkat dan kepercayaan diri karena sering memenangi pertandingan," ujar Park.
Baca: Kento Momota
Baca: Anthony Ginting
Dengan penghitungan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 yang semakin dekat, Momota kembali mengikuti turnamen tahun depan, dimulai dengan Malaysia Masters 2020, 7-12 Januari mendatang.
Sepanjang 2019, Momota tercatat mengikuti 73 pertandingan dan memenangkan 67 gelar diantaranya (tidak termasuk turnamen domestik).
Kento Momota telah membukukan tempat dalam kualifikasi untuk Olimpiade Tokyo 2020.
Kini, pemain berusia 25 tahun tersebut berada di puncak dalam daftar peringkat kualifikasi BWF race to Tokyo 2020 dengan koleksi 101.568 poin.
Dikalahkan Kento Momota, Anthony Ginting Harus Puas Jadi Runner Up di BWF World Tour Finals 2019
World Tour Finals 2019: dikalahkan Kento Momota Anthony Ginting harus puas jadi runner up.
Anthony Ginting harus puas menjadi runner up di World Tour Finals 2019 setelah dikalahkan oleh pemain Jepang Kento Momota.
Pertandingan final yang dilaksanakan di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, China tersebut dimenangkan pemain nomor satu dunia, Kento Momota dengan skor 17-21; 21-17 ; 21-14.
Dengan kekalahan Anthony Ginting ini, ia masih harus puasa gelar di tahun 2019.
Pertandingan tersebut diawali dengan permainan bagus dari Ginting.
Ginting bahkan selalu unggul skor di game pertama hingga bisa merebut game 21-17.
Pada game kedua, Kento Momota lebih banyak menyerang sementara Ginting melakukan banyak kesalahan.
Akhirnya game kedua dimenangkan Kento Momota dengan skor 21-17.
Di game ketiga, meskipun Ginting sempat unggul pada awal game 11-5 namun akhirnya Kento Momota bisa menyusul hingga menyamakan kedudukan 12-12.
Game ketiga pun dimenangkan oleh Kento Momota dengan skor 21-14.
Dengan ini Kento Momota berhak menjadi juara di World Tour Finals 2019 sementara Anthony Ginting harus puas dengan runner up.
Baca: World Tour Finals 2019: Anthony Ginting Lolos ke Final, Indonesia Masih Ada 2 Semifinal Ganda Putra
Baca: BREAKING NEWS: Draw Semifinal World Tour Finals 2019, 3 Wakil Indonesia Ulangi Laga Sesama Grup
Dengan ini Anthony Ginting masih puasa gelar di tahun 2019 ini
Final di World Tour Finals 2019 ini merupakan final kelima bagi Anthony Ginting.
Sayangnya dari semua final di tahun 2019 tersebut, Anthony Ginting belum pernah mendapat gelar.
Empat final yang dilalui Ginting di 2019 ini semuanya tak bisa ia menangkan.