Pamitan dari Persib Bandung, Hariono Didekati Lima Klub Indonesia

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hariono, pemain legendaris di Persib Bandung.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hariono menjadi pemain kedua yang dipastikan tak akan berseragam Persib musim depan.

Dirinya diumumkan akan dilepas setelah pelatih Persib, Robert Rene Alberts, mengumumkan tak lagi memperpanjang kontrak pemain asing, Kevin van Kippersluis.

Kepergian Hariono di Persib bisa dibilang penuh dengan rasa haru.

Pasalnya, gelandang yang identik dengan bernomor punggung 24 ini telah berseragam Persib selama 11 tahun.

Tentunya banyak dari suporter Persib, bobotoh, yang menganggap Hariono adalah seorang legenda karena kiprah dan kontribusinya.

Namun, ada pertemuan pasti diikuti dengan perpisahan, begitu pula dengan pengabdian Hariono yang harus berpisah dengan Persib musim ini.

Baca: Hariono Pamitan, Persib Bandung Pensiunkan Nomor 24 dan Ditangisi Kapten Klub

Baca: Eks Pemain Timnas Ungkap Borok Pemain Asing di Liga, Termasuk Penyerang Persib Bandung

Gelandang Persib Bandung, Hariono, saat membela timnya di ajang Liga 1 2019. (Liga Indonesia)

Setelah resmi diumumkan akan dilepas, sebagai penghormatan, Robert Rene Alberts memainkan pemain 34 tahun tersebut di laga terakhir saat menghadapi PSM Makassar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Minggu (22/12/2019).

Hasilnya pun cukup baik, Hariono mampu menyumbang satu gol dan satu assist bagi Persib untuk yang terakhir kalinya musim ini.

Mengenai masa depannya, Hariono mengaku tak ingin buru-buru menentukan.

Pemain yang dikenal dengan rambut gondrong ini mengaku akan pulang dulu ke kampung halamannya di Sidoarjo.

Baca: Istri Ilja Spasojevic Penyerang Bali United Meninggal Dunia, Persib Bandung Turut Berduka

Baca: Lima Pemain Utama Terancam Akumulasi Kartu, Persib Tak Akan Mudah Raih Kemenangan Beruntun Kelima

Legenda Persib Bandung, Hariono. (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)

"Rencana mau pulang dulu dan bertemu sama keluarga sambil berlibur," ujar Hariono dikutip Tribunnewswiki.com dari TribunJabar.id, Rabu (25/12/2019).

"Minta doanya saja agar musim depan bisa dapat tim," ucapnya.

Tentang rencananya musim depan, pemain yang akrab disapa mas Har ini mengaku sudah ada beberapa klub yang mengontaknya.

"Alhamdulillah sudah ada klub yang menawarkan saya untuk bergabung," kata Hariono.

"Minta doanya saja semoga dari tim-tim itu cocok dengan saya,"

"Sekitar ada Lima tim dari Liga 1 ada, Liga 2 juga ada, tidak bisa disebutkan mana saja," tuturnya mengakhiri pada Senin (23/12/2019).

Nomor 24 Hariono  dipensiunkan

Persib akhirnya memutuskan untuk memensiunkan nomor punggung 24 milik Hariono.

Hariono pantas disebut sebagai legenda bagi tim asal Jawa Barat tersebut.

Bersama Persib, Hariono telah mencatatkan 231 penampilan di semua kompetisi termasuk dalam pertandingan terakhirnya kontra PSM Makassar.

Pemain yang kini berusia 34 tahun tersebut telah berhasil merengkuh dua gelar bersama Persib.

Gelar pertama Hariono bersama Persib Bandung datang ketika Pangeran Biru memenangkan gelar Liga Indonesia pada musim 2014.

Baca: Tak Hanya Persib Legend in Action, Manajemen Rencanakan Duel Legenda Maung Bandung dari Dua Generasi

Baca: Usai Bekuk Persija Jakarta, Manajemen Persib Bandung Manjakan Para Pemainnya

Nomor punggung 24 milik gelandang Persib Bandung, Hariono, yang dipensiunkan untuk menghormati jasa-jasanya selama berseragam Pangeran Biru. (Persib.co.id)

Sementara gelar kedua didapatkan Hariono ketika Persib menjuarai Piala Presiden 2015.

Dikutip dari laman resmi klub pada Senin (23/12/2019), Hariono beserta manajemen P. T. PERSIB Bandung Bermartabat (PBB) telah beresepakat jika dirinya kelak akan bisa pensiun bersama Maung Bandung.

Hal tersebut dibenarkan langsung Direktur PT PBB, Teddy Tjahjono selepas Mas Har melakukan salam perpisahan di Stadion Jalak Harupat, Minggu (22/12/2019).

"Ya, kami dari PT PBB sudah ada komunikasi dan kesepakatan dengan Hariono jika dirinya akan mengakhiri karier dan pensiun di PERSIB," ujar Teddy.

Karena itu, Teddy menegaskan, jika nomor punggung 24 milik sang gelandang akan diistirahatkan dan tidak ada pemain lain yang boleh mengenakan nomor tersebut.

"Saya tegaskan, nomor 24 ini akan diistirahatkan sementara menunggu Hariono kembali."

"Sesuai keinginannya yang akan tetap pensiun di Persib Bandung," tandasnya.

Alasan Hariono dilepas

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, sebelumnya telah berdiksuki dengan manajemen untuk tidak melanjutkan kontrak Hariono pada musim 2020.

Persib Bandung harus kehilangan satu legenda lagi pada musim 2020 nanti.

Setelah mencoret Atep Rizal pada awal musim 2019, kini Persib Bandung harus kehilangan gelandang pemutus serangan, Hariono.

Legenda Persib itu tak mendapatkan perpanjangan kontrak dari manajemen.

Laga Persib kontra PSM Makassar pada pekan ke-34 Liga 1 2019 yang berakhir untuk kemenangan tuan rumah pun menjadi momen perpisahan Hariono dengan pendukung Maung Bandung.

Baca: Bali United Juara Liga 1 2019, Ini Salah Satu Kuncinya

Baca: Liga 2 2019 Berakhir: Klub Legendaris menjadi Juara hingga Gagalnya Sriwijaya FC Promosi ke Liga 1

Robert Rene Alberts dalam sesi konferensi pers Sabtu (3/8/2019). (persib.co.id) Sebuah kehilangan besar bagi Persib karena Hariono merupakan ikon yang setia berkostum biru hingga 11 tahun lamanya.

Dua gelar bergengsi telah dipersembahkan Hariono untuk Persib yaitu Liga Indonesia 2014 dan Piala Presiden 2015.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, tak menampik jika timnya akan kehilangan jenderal lapangan tengah terbaik di Indonesia.

Meski begoitu Robert Alberts rupanya sudah memiliki alasan kuat terkait keputusannya mencoret Hariono dari skuat Maung Bandung.

Menurutnya, suatu hal yang normal bagi setiap pemain untuk berpindah ke tim lain.

"Ini adalah hal yang normal bagi seluruh pemain, dia sudah menjalani 11 tahun, dan dia sudah membawa piala bagi Persib," ucap Robert Alberts.

Eks juru taktik PSM Makassar itu menilai sudah waktunya bagi Maung Bandung untuk melakukan regenerasi.

"Persib mungkin juga memerlukan regenerasi untuk musim depan," kata Robert Alberts lagi.

Baca: Cetak Banyak Gol di Liga 1, Winger Persib Ini Jalani Musim Tersubur

Baca: Ditunjuk Aji Santoso Jadi Kapten, Rachmat Irianto Merasa Masih Canggung dengan Senior di Persebaya

Hariono. (Tribunnews.com)

Robert Alberts berjanji akan mengoptimalkan bakat muda Persib.

Untuk posisi lini tengah, saat ini Persib memiliki kakak-beradik, Gian Zola dan Beckham Putra Nugraha, yang juga tak kalah hebat dari Hariono.

"Kami tahu kontribusi dia, tetapi kehidupan berjalan terus, sepak bola terus berjalan,"

"Kami mempunyai pemain muda berbakat seperti Beckham, Zola, dan kami harus mulai membangun Persib untuk bisa persiapan musim depan," tutur Robert Alberts mengakhiri.

Dengan hengkangnya Hariono, kini Persib tinggal memiliki tiga pemain yang sempat merasakan era keemasan 2014.

Mereka ialah I Made Wirawan (kiper), Achmad Jufriyanto (bek), dan Supardi Nasir (kapten).

Tangis kapten Persib

Momen mengharukan mewarnai laga Persib Bandung kontra PSM Makassar pada pekan ke-34 Liga 1 2019.

Pada laga tersebut, Persib Bandung sukses melibas PSM dengan skor telak 5-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (22/12/2019).

Lima gol Persib diciptakan oleh Hariono (penalti 67') dan Ezechiel Ndouassel (7', 32', 70', dan 83').

Sedangkan dua gol dari PSM dicetak oleh dua mantan pemain Persib, Ferdinand Sinaga dan Raphael Maitimo.

Kapten Persib, Supardi Nasir, mengaku bersyukur bisa memenuhi target pada laga ini.

"Hasil yang patut kami syukuri, alhamdulillah hasil yang kami inginkan tercapai hari ini, terima kasih untuk dukungannya semua," ujar Supardi seusai konferensi pers.

Baca: Bambang Pamungkas Umumkan Resmi Pensiun, Sepak Bola Dunia Ikut Memperingatinya

Baca: Perjalanan Airlangga Hartarto Jadi Ketum Golkar, Drama Bambang Soesatyo hingga Saling Klaim Suara

Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir. (Persib.co.id)

Di sisi lain, pertandingan ini menjadi momen emosional bagi gelandang Persib, Hariono.

Hariono yang telah 11 tahun bergabung bakal hengkang dari Persib pada musim depan.

Supardi pun mengaku sempat meneteskan air mata saat pendukung Persib memberikan sambutan terakhir untuk Hariono.

"Saya tipikal laki-laki cengeng, saya merasa dekat dengan semua pemain apalagi dengan Hariono yang ketika saya masuk sini sudah menjadi legenda di sini,"

"Kebersamaan saya dengan Hariono seperti yang saya katakan kemarin kami pernah terpuruk, kami pernah dipuja, semuanya pernah kami rasakan," ucapnya menambahkan.

Supardi mengaku sangat mengenal sosok Hariono.

Menurutnya, pemain asal Sidoarjo itu merupakan sosok yang baik dan tidak banyak tingkah.

Hariono juga menjadi panutan bagi pemain lain di tim Maung Bandung.

"Saya mengenal beliau sosok yang baik, orangnya respek ke pemain dan ke teman-temannya, dan yang paling penting dia pendiam, tidak banyak omong," kata Supardi.

"Layak diberikan untuk Hariono perpisahan seperti ini, karena di mata Bobotoh dia pasti berkesan," ucapnya lagi.

Supardi siap mendukung Hariono dimanapun ia berkarier dan tetap menjaga persahabatan.

"Saya selalu mendoakan siapapun yang sudah tidak bersama saya lagi,"

"Saya mendoakan yang terbaik untuk teman-teman kami, mendoakan Hariono mudah-mudahan tetap bisa berkarier dan berkarya di manapun Hariono bermain, ukhuwah kami akan terus terjalin," tutur Supardi mengakhiri.

(Tribunnewswiki.com/Bolasport.com/Haris/Nezatullah Wachid)



Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer