7 Fakta Kecelakaan Bus Sriwijaya Masuk Jurang: Lokasi, Evakuasi hingga Data Korban

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Berikut 7 fakta kecelakaan Bus Sriwijaya jurusan Bengkulu-Palembang; Lokasi kejadian, evakuasi, hingga data korban

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Telah terjadi kecelakaan maut di Kota Pagalaram, Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (24/12/2019).

Kecelakaan maut yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB dini hari ini memakan puluhan korban tewas.

Sebelumnya, masyarakat Kota Pagalaram sempat heboh lantaran suara mobil ambulans yang mondar-mandir di jalan protokol Kota Pagalaram

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, Selasa (24/12/2019), menyebut peristiwa terjadi sekitar pukul 00.30 WIB, sebuah bus berangkat dari Bengkulu menuju ke Palembang.

Bus jurusan Bengkulu-Palembang ini jatuh di kawasan Liku Lematang.

Berikut adalah fakta-fakta yang berhasil Tribunnewswiki.com himpun dari berbagai kontributor berita lokal.

Update berita, hingga pukul 14.58 WIB.

Baca: Bus Sriwijaya Masuk Jurang 80 Meter di Liku Lematang Indah, 24 Penumpang Tewas, Berikut Kronologinya

Proses evakuasi penumpang bus Sriwijaya rute Bengkulu-Palembang yang terperosok dalam jurang di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, kota Pagaralam, Sumatera Selatan, Selasa (24/12/2019). (HANDOUT/BASARNAS PALEMBANG/Kompas.com)

1. Evakuasi Korban

Gabungan dari TNI, Polri, Tagana, Basarnas, beserta relawan lainnya saat ini dilaporkan telah melakukan evakuasi korban.

Beberapa penumpang dinyatakan selamat, namun terdapat juga yang meninggal dunia.

2. Konfirmasi Camat

Kepala Kecamatan Dempo Tengah, Hafiz Ramadhan mengonfirmasi peristiwa kecelakaan tersebut.

Hafiz membenarkan bahwa telah terjadi kecelakaan bus -dengan banyak penumpang- yang jatuh di jurang kawasan Lematang Indah.

"Benar kejadiannya belum pasti jam berapa namun sekitar tengah malam. Saat ini tim.gabungan sudah melakukan evakuasi," ujarnya.

3. Data Kecamatan

Berdasarkan data yang didapat pihak Kecamatan sampai pukul 05.14 WIB tadi, korban yang sudah dievakuasi sebanyak 22 orang, 9 orang dinyatakan meninggal dunia dan 13 orang dievakuasi dalam keadaan hidup.

"Namun sampai saat ini tim gabungan masih melakukan evakuasi. Pasalnya masih ada penumpang didalam Bus. Namun diperkirakan sisa penumpang yang masih didalam bua sudah dalam keadaan meninggal dunia," kata Hafiz.

Namun demikian, berdasarkan data terbaru sampai pukul 07.30 WIB, korban tewas bertambah menjadi 24 orang yang berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Basemah.

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah mengingat saat ini tim gabungan masih melakukan evakuasi.

Kabar terbaru pukul 09.22 WIB, korban tewas bertambah 1 orang.

Halaman
123


Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer