Huni Sel Luas dan Mewah di Sukamiskin, Setya Novanto Tempati Ruang Bekas Fasilitas Umum Narapidana?

Penulis: Maghita Primastya Handayani
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Perbandingan tembok dinding kamar palsu (kiri) dan kamar asli (kanan) Setya Novanto. Sel atau kamar tahanan luas dan mewah di Sukamiskin, Setya Novanto tempati ruang bekas fasilitas umum narapidana?

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Politikus kontroversional, Setya Novanto rupanya masih memiliki 'kesaktian' bahkan ketika telah mendekam di penjara.

Mantan Ketum Partai Golkar tersebut sempat terseret dalam kasus perpanjangan kontrak PT Freeport pada 2015 silam yang lebih dikenal dengan kasus  'papa minta saham'.

Tak hanya itu, Setya Novanto juga terbilang licin karena sukses lepas dari jeratan beberapa kasus lain yang pernah menyeret namanya.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi E-KTP, Setya Novanto sempat menjadi buah bibir publik dengan sakitnya yang kontroversial.

Setya Novanto juga membuat geram publik lantaran kasus tiang listrik, hingga aksinya dalam sidang kasus E-KTP.

Baca: Setya Novanto Ditahan di Kamar High Risk Gunung Sindur dan Tak Boleh Dikunjungi Keluarga Sebulan

Baca: Ulah Setya Novanto yang Hebohkan Publik Setelah Jadi Terdakwa Korupsi E-KTP

Beberapa ulah Setya Novanto

Dikutip dari Kompas.com, terpidana kasus korupsi yang divonis 15 tahun penjara pada April 2018 masih berulah bahkan ketika telah menjadi narapidana.

Setelah menjadi tahanan di Lapas Sukamiskin, Setya Novanto pernah ketahuan 'plesiran' dan berbelanja di sebuah toko bahan bangunan.

Selain itu Setya Novanto juga pernah dikabarkan terlihat di restoran Padang, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat pada April 2019.

Yang paling menghebohkan publik adalah ketika Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham melakukan sidak di Lapas Sukamiskin.

Ketika dilakukan sidak, kamar tahanan Setya Novanto terlihat sama dengan ruang narapidana lainnya.

Namun, sidak yang ditayangkan secara eksklusif dalam acara Mata Najwa pada Rabu (25/7/2018) tersebut menimbulkan dugaan Setya Novanto dan M Nazaruddin tak menempati sel aslinya.

Najwa bahkan mengatakan barang-barang yang ada di dalam kamar tahanan Setya Novanto, seperti baju, perlengkapan mandi, perlengkapan makan terkesan tak sesuai dengan sang pemilik sel.

Selain itu, Najwa Shihab juga mengungkapkan adanya informasi dari dua orang dalam di Lapas Sukamiskin bahwa sel yang ditempati Novanto saat sidak tersebut, bukanlah sel aslinya. 

Beberapa saat kemudian, Menkumham Yasonna Laoly mengonfirmasi bahwa sel yang ditempati Novanto dan Nazaruddin memang bukan sel asli keduanya.

Huni kamar terluas di Sukamiskin

Petugas memotong kunci gembok menggunakan mesin pemotong besi disaksikan anggota Ombudsman RI Adrianus Eliasta Meliala (kanan), Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat Liberti Sitinjak (dua kanan), dan Kepala Lapas Sukamiskin Abdul Karim (tiga kanan) saat akan meninjau kamar tahanan Muhammad Nazaruddin di Lapas Sukamiskin, Jumat (20/12/2019).  (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN )

Baca: PK Disetujui MA, Terpidana Korupsi Kasus Impor Gula Irman Gusman Bebas dari Lapas Sukamiskin

Baca: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Dikutip dari Tribun Jabar, pada Jumat, (20/12/2019), Ombudsman Republik Indonesia melakukan sidak Lapas Sukamiskin, Bandung.

Sidak dipimpin oleh Adrianus Maleila dan didampingi ditemani Kakanwil Kemenkum HAM Jabar, Liberti Sitinjak, serta Kalapas Sukamiskin, Abdul Karim.

Dalam sidak kamar tahanan Setya Novanto, Nazarudin dan Joko Susilo diketahui menempati‎ kamar yang lebih luas.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Lapas Sukamiskin, Abdul Kharim mengatakan bahwa sejak awal, kamar-kamar tersebut memang sudah besar.

Halaman
12


Penulis: Maghita Primastya Handayani
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer