Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bambang Hartono (Oei Hwie Siang) lahir di Semarang, Jawa Tengah, 2 Oktober 1939.
Bambang Hartono memiliki nama lengkap Michael Bambang Hartono merupakan seorang pemilik perusahaan rokok kretek Indonesia, PT Djarum.
Ayahnya, Oei Wie Gwan, mewariskan perusahaan tersebut kepada Bambang Hartono dan adiknya, Robert Rudi Hartono.
Setelah menyelesaikan sekolah menengahnya di Kudus, Bambang Hartono melanjutkan pendidikannya di fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Diponegoro tahun 1959 -1963. (1)
Karier
Sebelum diwariskan kepada Hartono Bersaudara, PT Djarum dipegang oleh Oei Wie Gwan.
Namun pada 1963, terjadi kebakaran yang hampir memusnahkan perusahaan rokok kretek tersebut.
Tak lama setelahnya, Oei Wie Gwan meninggal dunia, dan mewariskan bisnisnya itu kepada kedua anaknya, Bambang dan Budi Hartono.
Di tangan mereka berdua, kerajaan bisnis Group Djarum semakin berjaya dan mampu meraup pangsa pasar yang menjanjikan.
Pada tahun 1972 Djarum mulai mengekspor kretek lintingan tangan dan lintingan mesin ke pengecer tembakau di seluruh dunia, diantaranya ke Republik Rakyat Tiongkok, Korea, Jepang, Belanda, dan Amerika Serikat.
Sejak 1976, produk kretek filter mereka dirilis ke pasar.
Pada 1981, mereka meluncurkan Djarum Super yang kemudian jadi produk andalan, dan diikuti dengan produk Djarum Special yang diperkenalkan pada tahun 1983 di Amerika Serikat.
Produk rokok Djarum laku keras di pasar, hingga mencapai 20% dari 240 milyar batang rokok per tahun dari total produksi nasional.
Tak hanya di bisnis tembakau, Hartono bersaudara juga melakukan ekspansi dengan membidik sektor perbankan.
Melalui PT Dwimuria Investama Andalan (anak usaha Djarum Group), Hartono bersaudara membeli saham Bank Central Asia (BCA).
BCA merupakan bank swasta terbesar di Indonesia dan sebelumnya merupakan bagian dari Grup Salim. Saat ini saham mayoritas bank (54,94%) dikendalikan oleh Djarum.
Tidak hanya berhenti di sektor perbankan, gurita bisnis grup Djarum juga ada di berbagai bidang, salah satunya bisnis sawit.
Lewat PT Hartono Plantation Indonesia, Grup Djarum mengelola hampir 30.000 hektar kebun sawit yang mengambil lokasi di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
Beberapa usaha sampingan Grup Djarum
- Rokok melalui Djarum.
- Perbankan melalui Bank BCA.
- Bisnis perkebunan.
- Menguasai GDP Ventures, sebuah perusahaan investasi teknologi yang mencengkram Blibli.com, Tiket.com, Kaskus, Bolalob.com, IDN Media, Beritagar.id, Kumparan, Kurio, Cermati, dll.
- Sektor elektronik melalui Polytron.
- Bisnis properti, diantaranya WTC Mangga Dua, Grand Indonesia, Apartemen Kempinski Residences. (2)
Michael Bambang Hartono (Forbes)
Tampil di Asian Games 2018
Paga gelaran pesta olahraga Asian Games 2018 yang diadakan di Jakarta, Bambang Hartono tampil sebagai salah satu atlet di cabang olahraga Bridge.
Pada acara tersebut, Bambang Hartono tercatat sebagai atlet tertua dengan usia 79 tahun.
Bambang Hartono bahkan menyabet medali perunggu dari cabang olahraga yang ia ikuti tersebut.
Bersama teman satu timnya, Bert Toar Polii (64), keduanya berhasil mengumpulkan total 60 ribu poin.
Atas perolehan itu Bambang Hartono diundang oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Negara untuk bersilaturahmi dan penyerahan bonus, Minggu (2/9/2018).
Uang bonus tersebut kemudian didonasikan sepenuhnya untuk mengelola cabang olahraga bridge.
Tak hanya itu, ia juga memberikan apresiasi kepada pemerintah atas sistem pemberian bonus yang terbilang sangat cepat. (3)(4)
Harta Kekayaan
Sebagai pemilik perusahaan rokok kretek beserta sejumlah gurita bisnis di bawahnya, tak heran Hartono bersaudara menjadi orang kaya nomor satu di Indonesia tahun 2019.
Ini menjadi kali kesebelas bagi mereka mendapatkan predikat tersebut.
Kekayaan bersih Hartono bersaudara mencapai 37,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 522,2 triliun (kurs Rp 14.000 per dollar AS) seiring terus meroketnya harga saham bank milik mereka, Bank Central Asia (BCA).
Keluarga Hartono membeli saham di BCA setelah keluarga kaya lainnya, Anthoni Salim kehilangan kendali atas bank tersebut selama krisi ekonomi Asia 1997-1998.
Selain perusahaan rokok Djarum dan bank BCA, Michael dan Robert memiliki perusahaan elektronik Polytron dan real estat utama di Jakarta. (5)
Viral di Sosial Media
Jagad Twitter telah dihebohkan dengan foto yang diduga Bos Djarum, Michael Bambang Hartono.
Michael Bambang Hartono tercatat sebagai orang terkaya di Indonesia tahun 2019 versi Forbes.
Foto Michael Bambang Hartono pertama kali diunggah oleh akun Twitter @ayudh69 pada Kamis 19 Desember 2019
Di foto itu, tampak Michael Bambang Hartono yang sedang makan di sebuah warung.
Michael Bambang Hartono terlihat begitu menikmati hidangan dari warung Tahu Pong Karangsewu tersebut.
Melalui keterangan akun @ayudh69, dituliskan jika orang kaya lebih mementingkan rasa dibandingkan gengsi.
Dari keterangan foto itu juga diketahui, jika Michael Bambang Hartono merupakan pelanggan di warung tersebut.
"Beliau, customer setia Tahu Pong Karangsaru Semarang....Xie Xie om Hwie Siang (Michael Bambang Hartono) - Big Boss Djarum & BCA," tulis keterangan di foto tersebut.