Aksi Kamisan

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Adya Rosyada Yonas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aksi Kamisan yang digelar di depan Istana Merdeka, Jakarta, sudah ada sejak 2007.


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aksi Kamisan adalah aksi damai yang dimulai sejak tanggal 18 Januari 2007 dari para korban, keluarga korban, kerabat dan orang-orang yang peduli terhadap pelanggaran HAM di Indonesia.

Aksi Kamisan digelar setiap hari kamis pada pukul 16.00 - 17.00 WIB di Jalan Medan Merdeka Barat, di depan Istana Merdeka, Jakarta.

Sudah 615 hari kamis yang dilalui oleh Aksi Kamisan sejak 2007 untuk terus mendorong dan menghapus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia dan meminta tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM seperti tragedi Semanggi I, Semanggi II, Trisakti, Tanjung Priok dan Tragedi 1965.

Aksi Kamisan tidak hanya didatangi oleh para korban dan keluarga korban pelanggaran HAM.

Banyak mahasiswa dan artis terkenal juga kerap ikut aksi kamisan untuk terus mengawal dan menuntut penuntasan pelanggaran HAM di Indonesia.

Dengan menggunakan atribut hitam-hitam dan payung hitam, Aksi Kamisan digelar di depan Istana Merdeka dengan damai. (1)

Baca: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia

Aksi Kamisan digelar setiap Kamis di depan Istana Merdeka dengan mengenakan atribut hitam-hitam. (Kompas.com)

  • Sejarah Berdirinya Aksi Kamisan


Aksi Kamisan pertama kali berlangsung pada tanggal 18 Januari 2007 pukul 16.00 - 17.00 WIB di depan Istana Merdeka.

Pada tahun 2006, Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) mengadakan sharing bersama Jaringan Relawan Kemanusiaan (JRK) dan KontraS untuk mencari alternatif kegiatan dalam memperjuangkan hak-hak korban pelanggaran HAM.

Pada tanggal 9 Januari 2007, JSKK bersama dengan JRK dan KontraS sepakat untuk menggelar Aksi Kamisan yang diakan setiap minggunya sebagai gerakan menolak lupa dan kegiatan mencari keadilan.

Hari Kamis dipilih karena hari itulah para penggiat kegiatan kamisan mempunyai waktu longgar. (2)

Baca: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 7 September 2004: Munir Said Thalib Aktivis HAM Indonesia Meninggal

  • Simbolisasi Aksi Kamisan


Aksi Kamisan disepakati sebagai kegiatan berupa "Aksi Diam" yang disimbolkan sebagai gerakan diamnya negara terhadap kasus pelanggaran HAM.

Diam dalam aksi kamisan juga berarti "tidaklah berarti telah kehilangan hak-hak sebagai warganegara" karena para relawan aksi kamisan tidak berbuat rusuh, tetapi menuntut pemerintah tidak diam saja terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM.

Aksi Kamisan juga dilakukan sambil berdiri membawa poster dan spanduk korban-korban pelanggaran HAM, yang berarti bahwa korban atau keluarga korban pelanggaran HAM adalah warga negara yang mampu berdiri untuk menunjukkan haknya sebagai warga negara yang tidak bisa diinjak dan dibuang HAM-nya.

Gerakan membawa payung yang ada di dalam aksi kamisan merupakan simbolisasi relawan kamisan bahwa mereka tetap berdiri tegak bertahan memperjuangkan pengungkapan kebenaran, mencari keadlian dan gerakan menolak lupa. (3) 

Baca: Munir Said Thalib

(TribunnewsWiki.com/Restu Wahyuning Asih)



Nama Aksi Kamisan


Waktu Setiap Kamis


Tempat Depan Istana Merdeka (Jl. Medan Merdeka Utara No.3, RT.2/RW.3, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110)


Pertama Kali Dimulai 18 Januari 2007


Sumber :


1. nasional.kompas.com
2. mojok.co


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Adya Rosyada Yonas
BERITA TERKAIT

Berita Populer