5 misteri di Indonesia ini mengejutkan dunia, ternyata hingga sekarang masih belum terpecahkan.
Indonesia merupakan negara besar dan memiliki banyak sejarah hingga kisah-kisah unik.
Kepulauan Indonesia yang membentang dari Sabang sampai Merauke memiliki kisah dan penemuan yang banyak.
Dari banyaknya penemuan di Indonesia, ternyata ada yang mengangetkan dunia.
Misteri-misteri tersebut bahkan hingga kini masih banyak yang belum terpecahkan.
Apa saja misteri di Indonesia yang masih belum terpecahkan hingga kini?
Baca: Karena Terlalu Sepi, 10 Negara Ini Rela Beli Penduduk, Ada yang Bayar Rp2 Miliar dengan Syarat Ini
Baca: Daftar 20 Negara Paling Tak Aman di Dunia 2019, Indonesia Urutan 17, Negara Mana di Urutan Pertama?
Berikut adalah 5 misteri terbesar di Indonesia yang hingga kini masih belum terpecahkan dikutip TribunnewsWiki dari Sripoku:
Misteri Indonesia berikutnya adalah blok terdampar yang berbentuk persegi yang ditemukan di lautan Eropa dan menjadi topik hangat saat itu.
Blok itu memiliki ukiran "Tjipetir" yang menjadi petunjuk penting.
Tim peneliti yang dipimpin oleh Tracey Williams yang merupakan penduduk Newquay, Cornwall, Inggris mencoba menyelidiki lebih lanjut untuk menemukan dari mana batu itu berasal.
Investigasi selesai dengan kesimpulan bahwa blok misterius / batu berasal dari kota Sukabumi, provinsi Jawa Barat, Indonesia.
Setelah diteliti, ditemukan bahwa benda misterius yang terdampar bukanlah karet, tetapi terbuat dari getah karet, di mana jenis material yang lebih padat biasanya digunakan dalam kabel telegram di bawah dasar laut.
Benda-benda yang terdampar juga ditemukan di lautan Shetland, Channel Islands, Spanyol, Perancis, Belanda, Jerman, Norwegia, Swedia, dan Denmark.
Seharusnya benda-benda blok itu dibawa oleh kapal Jepang yang tenggelam, Miyazaki Maru, sebuah kapal kargo memang memiliki tugas untuk membawa benda-benda di era perang dunia pertama.
Kisah horor terkenal di Indonesia adalah kapal hantu Ourang Medan.
Cerita ini muncul pada tahun 1947 ketika dua kapal Amerika bernama City of Baltimore dan Silver Star berlayar di Selat Malaka, mereka kemudian mendeteksi sinyal darurat dari kapal dagang Belanda yang mengaku sebagai "Ourang Medan".
Kapal itu memberi sinyal kepada kapal-kapal terdekat yaitu City of Baltimore dan Silver Star, sinyal-sinyal itu bahkan terdeteksi oleh pos pengawasan kapal Belanda di Selat Malaka.