Daftar pembalap MotoGP 2020 sudah hampir final, kecuali jika ada perubahan mendadak.
Sekarang ada 22 pembalap yang sudah mengisi daftar pembalap MotoGP 2020.
Dilansir dari Gridoto.com, kemungkinan besar daftar pembalap MotoGP 2020 tidak akan berubah lagi.
Johann Zarco mungkin juga akan menjadi pembalap terakhir yang mengisi line-up MotoGP 2020.
Baca: Gabung Avintia Racing Ducati, Johann Zarco Kalahkan Rekor Valentino Rossi
Baca: Johann Zarco
Setelah 6 bulan bersama KTM, Johann Zarco memutuskan keluar dan membuat KTM mencari pembalap pengganti.
Akhirnya, KTM mempromosikan pembalap Moto2 mereka Brad Binder ke tim pabirkan menemani Pol Espargaro.
KTM juga melakukan perombakan lainnya, yakni dengan mengorbankan Miguel Oliveira di Tech 3, bersama rookie Iker Lecuona.
Iker Lecuona sebenarnya sudah debut di MotoGP Valencia bulan November lalu.
Baca: Iker Lecuona
MotoGP 2019 memang menghadirkan banyak kejutan.
Pensiunnya Jorge Lorenzo secara tiba-tiba dari MotoGP menyebabkan perombakan pada susunan pembalap MotoGP 2020.
Alex Marquez lah yang resmi bergabung dengan Repsol Honda Team untuk menggantikan Jorge Lorenzi di musim 2020, menjadi rekan setim kakaknya, Marc Marquez.
Bergabungnya Johann Zarco ke tim satelit Ducati terpaksa harus memakan “korban”, yakni Karel Abraham.
Karel Abraham terpaksa diputus kontraknya secara sepihak oleh Reale Avintia Racing.
Setelah didepak, pembalap Ceko ini justru memutuskan pensiun dari gelaran MotoGP.
Dilansir dari Visordown, berikut susunan pembalap MotoGP 2020:
Daftar Pembalap MotoGP 2020
Marc Marquez
Alex Marquez
Andrea Dovizioso
Danilo Petrucci
Valentino Rossi
Maverick Vinales
Alex Rins
Joan Mir
Pol Espargaro
Brad Binder
Aleix Espargaro
Andrea Iannone
Fabio Quartararo
Franco Morbidelli
Cal Crutchlow
Takaaki Nakagami
Miguel Oliveira
Iker Lecuona
Johann Zarco
Tito Rabat.
MotoGP 2020 bertambah jadi 20 ronde dibandingkan musim 2019 yang terdiri 19 ronde.
Ada pembalap MotoGP yang komplain soal MotoGP jadi 20 ronde.
Satu di antaranya adalah Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) yang merasa 19 ronde seperti musim ini sudah lebih dari cukup.
Namun dengan bertambahnya jadi 20 ronde dan 21 putaran di musim 2021 dianggap terlalu banyak.
"Jatah liburan dan istirahat balapan jadi berkurang dan bakal melelahkan melakukan perjalanan keliling dunia lebih sering," ungkap Valentino Rossi.
Namun, hal berbeda justru dikatakan oleh rekan setimnya, Maverick Vinales.
Pembalap Spanyol itu justru lebih semangat karena kalender MotoGP tambah banyak.
"Tidak masalah dengan ronde MotoGP bertambah jadi 20 tahun depan," ucap Maverick Vinales.
Bahkan pembalap bernomor start 12 itu juga ingin lebih menyukai jumlah ronde yang banyak.
"Bosan rasanya harus menunggu jeda balapan, makin banyak ronde, malah makin senang," ucap Maverick Vinales saat wawancara eksklusif dengan Motorplus-online.com beberapa waktu laku.
Ajang MotoGP 2019 sudah selesai dengan digelarnya balap penutup di Valencia
Sebuah prestasi apik dibukukan MotoGP 2019 yang jumlah penontonnya meningkat dibandingkan musim 2018.
Bahkan dari peningkatan penonton itu terdapat 5 besar ronde MotoGP di 2019 yang dihadiri lebih 150 ribu penonton sepanjang 3 hari gelaran MotoGP, dihitung dari latihan Jumat hingga raceday Minggu.
Padahal peringkat 5 besar ronde MotoGP yang mampu menarik lebih dari 150 ribuan penonton mayoritas berada di Eropa, yakni Ceko, Austria, Jerman dan Prancis.
Baca: Sirkuit Internasional Buriram
Jumlah penonton teratas justru diraih ronde MotoGP yang berlangsung di Asia, yakni Thailand.
MotoGP Thailand di sirkuit Buriram berhasil mendatangkan lebih dari 226.655 penonton mulai Jumat-Minggu.
Hal ini mungkin terjadi karena MotoGP Thailand menjadi pengukuhan titel juara dunia MotoGP 2019.
Selain itu, Thailand juga merupakan salah satu negera produsen Honda yang jadi andalan Honda di luar Jepang.