Dituding Sebagai Germo, VP Garuda Indonesia ini Laporkan Akun Twitter @digeeembok

Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pesawat terbaru Garuda Indonesia A330-900 NEO saat peluncuran di hanggar 2 GMF Aero Asia, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (27/11/2019).(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Vice President (VP) Awak Kabin Garuda Indonesia, Roni Eka Mirsa melaporkan akun Twitter @digeeembok atas kasus dugaan pencemaran nama baik.

Dikutip dari Kompas.com, laporan tersebut dibenarkan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra.

"Ada sebuah akun Twitter @digeeembok yang menuding yang bersangkutan sebagai provider atau germo. Hal ini benar sudah dilaporkan oleh yang bersangkutan ke Polresta Bandara Soetta, Polda Metro Jaya," ujar Asep di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).

Laporan tersebut terdaftar di Polres Bandara Soekarno-Hatta sejak 6 Desember 2019.

"Laporan 6 Desember 2019," ujar Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Adi Ferdian Saputra kepada Kompas.com, rabu (11/12/2019).

AKBP Adi Ferdian Saputra juga mengatakan jika Roni Eka Mirsa sebagai pelapor membuat surat laporan polisi dengan dugaan pencemaran nama baik.

Kapolres Kota Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Adi Ferdian Saputra saat ditemui di Gedung Otoritas Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (11/12/2019) (KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO)

Roni Eka Mirsa melaporkan akun media sosial @digeeembok yang diketahui membuat sebuah tulisan bersambung di media sosial Twitter.

"Terkait hal tersebut diduga terjadi pencemaran nama baik yang dilaporkan atas nama tersebut dengan Pasal 27 Ayat 3 Undang-Undang tahun 2019 mengenai ITE dan 310, 311 KUHP," jelas Adi

Baca: Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI)

Baca: Cerita Pramugari Garuda Indonesia Terkena PHK di Era Kepimpinan Ari Askhara setelah 9 Tahun Bekerja

Saat ini, kasus tersebut tengah didalami oleh Satuan Reskrim Polresta Bandara untuk dilakukan penyelidikan.

Nantinya, jika ditemukan bukti yang cukup maka status akan dinaikkan menjadi penyidikan.

"Makanya kami telah melakukan penyelidikan apakah bisa masuk ke tahap penyidikan atau tidak, jadi kita tunggu saja," pungkasnya.

Adapun latar belakang pelaporan Roni Eka Mirsa, VP Awak Kabin Garuda Indonesia lantaran disebut dalam sebuah utas di media sosial Twitter @digeeembok.

Akun Twitter @digeeembok membuat sebuah thread tentang dugaan skandal para petinggi maskapai nasional Indonesia itu.

Dalam utas yang memuat hashtag #Dirutgarudakancrut menyebut nama Roni Eka Mirsa sebagai 'germo'.

Adapun isi cuitan yang dilaporkan Roni bertulis sebagai berikut:

"Gerombolan Ari Akshara, Heri Akhyar dan Roni Eka Mirsa adalah TRIO LENDIR. Roni Eka Morsa aka 'PROVIDER' paham banget manfaatin celah Pramugrari untuk jadi santapan direktur atau setoran ke Pejabat."

"Germo Jahat bernama: Roni Eka Mirsa."

Baca: Selain Ari Askhara, 4 Direksi Garuda Ini Juga Dipecat Erick Thohir, Berikut Profil hingga Jabatannya

Baca: Masih Ingin Jadi Pramugari atau Pramugara Garuda Indonesia? Ini Tahapan dan Tips Lolos Seleksinya!

Nama adik Kriss Hatta ikut terseret

Beberapa waktu lalu, nama Cyndyana Lorens juga terseret dalam gossip perselingkuhan dengan pejabat Garuda Indonesia.

Keterlibatan Cyndyana Lorens yang juga adik aktor Kriss Hatta pertama kali dibagikan oleh akun Twitter @digeeembok yang diunggah pada Senin (9/12/2019) kemarin.

Dari penuturan akun @digeeembok, Cyndyana Lorens bisa berkembang sangat pesat, lantaran sistem perekrutan yang diubah oleh Heri Akhyar, selaku Direktur Sumber Daya Manusia.

Cyndyana Lorens yang disebut oleh akun @digeeembok sebagai gundik pejabat Garuda Indonesia, Lorens pun angkat bicara.

Dikutip dari Kompas.com, Cyndyana Lorens memberikan klarifikasi melalui unggahan Instagram-nya @cyndyanalorens pada Selasa (10/12/2019).

"Awalnya saya berencana diam terkait cuitan di akun Twitter yang memFITNAH saya tersebut.

Cyndyana Lorens beri klarifikasi atas tuduhan perselingkuhan dengan dirut Garuda. (Instagram/Cyndyana Lorens)

"Karena memang saya yakin akun itu tidak bisa membuktikan apa-apa," tulis Cyndyana dalam Insta Story-nya seperti dikutip Kompas.com, Selasa (10/12/2019).

Namun, ketika Lorens mencoba mengabaikannya, ia justru semakin geram, karena nama baiknya dan keluarganya tercoreng.

"Demi menjaga nama baik saya dan keluarga, maka saya harus melakukan klarifikasi ini," tulis Cyndyana.

Baca: Pramugari Garuda Ungkap Pelecehan Seksual yang Dialami Temannya, Diminta Karaoke oleh Oknum Direksi

Baca: Pramugari Garuda Akui Eks Dirut Garuda Ari Askhara Ada Pramugari Simpanan: PR Berlaku Semena-mena

"Bahkan apabila perlu, saya akan bawa ini ke pihak yang berwajib. Karena akun tersebut sudah menyebarkan fitnah dan mencoreng nama baik profesi kami," tandas Cyndyana Lorens.

Untuk diketahui, Cyndyana merupakan pramugari Garuda Indonesia yang berbasis di Makassar.

Ketika ditanya perkara hal yang tengah menyeret nama adiknya, Kriss Hatta yang ditemui usai sidang putusan kasusnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019) mengatakan jika dirinya tidak memiliki kapasitas apapun terkait hal tersebut.

"Itu bukan kapasitas saya buat menjawab," kata Kriss Hatta.

Kendati demikian, Kriss tetap menyemangati dan memberik dukungan sang Adik perihal tudingan tersebut.

"Dia masih sibuk kerja dengan pekerjaan dia. Support-nya sabar, tetap semangat, saya doakan," ujar Kriss Hatta.

Kriss Hatta juga menuturkan jika Cyndyana Lorens sempat membesuknya di Rutan Polda Metro Jaya.

"Oh ya dia kan ngunjungin aku baru satu kali kemarin di Polda. Selebihnya dia belum bisa datang," kata Kriss Hatta.

(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy, Kompas.com)



Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer