Baru Berusia 25 Hari Bayi Ini Hilang Misterius Saat Tidur Bareng Orangtua, Ternyata Diculik Tetangga

Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Baru Berusia 25 Hari, Bayi Ini Hilang Misterius saat Tidur bareng Orangtua, Ternyata Diculik Tetangga

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Baru berusia 25 hari, bayi ini Hilang misterius saat tidur bareng orangtua, ternyata diculik tetangga sendiri.

Bayi berusia 25 hari hilang misterius saat tidur bareng orangtuanya, ternyata diculik tetangga sendiri.

Bayi tersebut hilang misterius dari dalam kamar saat subuh.

Saat kejadian, bayi yang berinisial MSA tersebut sedang tidur bersama ayah dan ibunya di kamar.

Kejadian ini sempat membuat hebih warga Desa Baluagung, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Sebab, bayi yang belum genap berusia satu bulan itu hilang misterius menjelang subuh pada Rabu (4/12/2019) dini hari.

Baca: Bayi Ditemukan dalam Kardus di Bekasi, Ada Surat Wasiat dan Doa dari Orangtua, Isinya Menyanyat Hati

Baca: Wajah Bayi Usia 40 Hari Berlumuran Darah Akibat Digigit Tikus Raksasa Ketika sedang Tidur

Warga yang mendengar kabar tersebut pun mendatangi rumah orangtua dari bayi berusia 25 hari itu.

Bayi yang hilang itu merupakan anak dari pasangan Ahmad Rozikin dan Siti Komariah.

Saat kejadian, bayi berinisial MSA itu sedang tidur bersama ayah ibunya di kasur yang digelar di atas lantai tanpa menggunakan dipan.

Korban dan kedua orangtuanya saat itu sedang tidur di dalam kamar yang berukuran luas sekitar 2 x 3 meter.

Namun, orangtua si bayi kaget melihat MSA tidak ada di kasur ketika subuh.

Ilustrasi Bayi (hehits.co.nz)

Sebelum menghilang dari kamar, bayi berusia 25 hari itu sempat disusui oleh ibunya sekitar pukul 03.00 WIB karena menangis.

"Saya lihat waktu di susui. Lalu ditaruh disamping sang ibu pakai penutup," kata Sukarti, nenek sang bayi dilansir oleh Tribunjatim.com.

Saat pulang dari musala, pintu belakang rumah itu terbuka.

Keluarga baru tahu kalau bayi hilang setelah keberadaannya tidak diketahui.

Diceritakan paman sang bayi yakni Waras menceritakan kronologi kejadian yang menimpa keponakannya itu.

Menurutnya, anak bayi saudaranya itu dilaporkan hilang sekitar waktu subuh.

"Hilangnya pas tidur sama ibu-bapaknya," kata paman sang bayi, Waras.

Ketika kabar bayi hilang itu ramai, para tetangga berbodong-bondong datang ke rumah korban.

Menurut Waras, ada tetangga yang mendengar suara tangisan beberapa waktu setelah kabar bayi hilang.

Namun, karena tak menduga bahwa terduga penculiknya adalah tetangga sendiri, mereka tak acuh terhadap suara itu.

"Sekitar pukul lima pagi. Tetangga ada yang mendengar suara bayi. Namun, tidak mengecek suber suara itu, karena dikira suara anak kambing yang lokasi kandangnya dekat," kata Waras.

Diculik Tetangganya

Bayi yang hilang misterius dari dalam kamar ternyata diculik oleh tetangganya sendiri.

Menurut Sukarti nenek korban, cucunya diculik oleh tetangganya sendiri.

Pelaku pun saat ini sudah diamankan oleh polisi.

Rumah terduga pelaku dan korban berjarak kurang dari 100 meter.

"Namanya D, dan saudara perempuannya," kata Sukarti, nenek sang bayi mengutip Tribun Jatim.

Ia tak menyangka tetangganya itu tega mengambil bayi berinisial MSA tersebut.

Keluarganya, seingat dia, juga tak pernah punya masalah dengan tetangganya itu.

Baca: Remaja Melahirkan di Klub Malam, Sang Bayi Dapatkan Tiket Masuk Klub Gratis Seumur Hidup

Baca: Demi Bayar Live Streaming Wanita Dewasa, Ayah Ini Rela Jual Bayi Perempuannya Rp 160 juta

Tetangga Korban Ditangkap

Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana mengatakan, dua orang terduga pelaku telah berhasil diamankan.

Ia menjelaskan hingga saat ini masih mendalami motif pelaku menculik bayi tersebut.

"Kami belum bisa menyimpulkan (motif dan kronologi lengkap). Yang jelas tiga orang yang kami amankan. Termasuk seorang bayi laki-laki yang dilaporkan hilang," kata Andana.

Andana mengatakan, pihaknya pertama kali mnedapat laporan dari Rozikin.

Berdasarkan data yang diperoleh, Rozikin merupakan ayah dari sang bayi. Sementara ibunya bernama Siti Komariah.

"Yang bersangkutan kehilangan bayi dari dalam kamar. Kami datangi TKP, olah TKP, SOP penyelidikan," katanya.

"Kami diperintahkan langsung oleh Kapolres untuk membentuk tim khusus gabungan Satreskrim dan Polsek Karangan. Sehingga kami dari situ melakukan penyelidikan," tutur Andana.

Rencananya, informasi resmi soal modif kejadian akan disampaikan oleh Kapolres AKBP Jean Calvijn Simanjuntak dalam waktu dekat.

Bayi dalam gendongan ketika hendak dibawa keluar dari Polres Trenggalek, Rabu (4/12/2019). (surya.co.id/aflahul abidin)

Polisi Masih Melakukan Penyelidikan

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak membenarkan, polisi telah mengamankan terduga pelaku penculikan.

Setelah laporan masuk, polisi langsung membentuk tim khusus dan menuju ke tempat kejadian perkara.

Pelaku ditangkap sekitar pukul sembilan pagi.

Sementara polisi menerima laporan dugaan penculikan bayi itu sekitar subuh.

Polisi, kata Calvijn, masih melakukan penyelidikan mendalam.

"Tunggu kami rilis hasilnya, ya," ucap Calvijn.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/ Abdurrahman Al Farid) (TribunnewsBogor.com/Tribun Jatim)



Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer