Lionel Messi Menang Ballon d'Or, Namun Ronaldo yang jadi Perdebatan

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Lionel Messi memenangkan penghargaan pemain terbaik dalam seremoni Ballon d'Or untuk keenam kalinya sepanjang karier sebagai pesepak bola.

Lionel Messi memuncaki daftar peraih suara terbanyak dalam penganugerahan Ballon d'Or 2019 di Paris, Senin (2/12/2019) atau Selasa dini hari WIB.

Megabintang Barcelona dan timnas Argentina itu mengungguli Virgil van Dijk (Liverpool, Belanda) serta Cristiano Ronaldo (Juventus, Portugal) yang melengkapi posisi tiga besar.

Voting untuk menentukan kampiun Ballon d'Or 2019 dihimpun dari suara 180 jurnalis internasional di seluruh dunia.

Baca: Bek Liverpool dan Kapten Timnas Belanda, Virgil Van Dijk Dinobatkan jadi Pemain Terbaik Eropa 2019

Baca: Raih Ballon dOr Keenam, Lionel Messi Raih Rekor Baru dan Ungguli Catatan Cristiano Ronaldo

Baca: Jika Brexit Berlaku, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Terancam Tak Bisa Berlaga di Inggris

Messi memenangi trofi ini setelah mengantar Barcelona menjuarai Liga Spanyol dan Piala Super Spanyol 2018-2019.

Selain itu, dia menuntaskan kompetisi musim lalu sebagai top scorer Liga Spanyol dan Liga Champions, serta menyabet Sepatu Emas Eropa.

Sebelum mendapat anugerah Ballon d'Or, Messi meraih penghargaan The Best FIFA Men's Player 2019 atau Pemain Terbaik versi FIFA.

Bagi Messi, gelar itu menjadikannya kolektor trofi Ballon d'Or terbanyak sepanjang sejarah seremoni ini dengan jumlah 6 trofi.

Sebelumnya, Messi bersama Ronaldo berdampingan memegang rekor gelar terbanyak.

Kini, Messi melesat sendirian meninggalkan Ronaldo setelah memenangi penghargaan serupa pada 2009, 2010, 2011, 2012, dan 2015.

Selain gelar untuk Pemain Terbaik Pria 2019, Ballon d'Or juga memberikan tiga anugerah lain.

Penghargaan tersebut adalah Ballon d'Or Feminin untuk Pemain Terbaik Wanita, Kopa Trophy untuk pemain di bawah 21 tahun, serta Yashin Trophy untuk apresiasi kiper terbaik.

Gelar yang disebut terakhir, Yashin Trophy, menjadi milik kiper Liverpool, Alisson Becker.

Lionel Messi dan enam Ballon d'Or yang ia menangkan. (Twitter @francefootball)

Pria Brasil itu menjadi kunci ketangguhan Liverpool dalam menjuarai Liga Champions musim lalu.

Alisson menjalani tahun 2019 yang sangat dikenang karena ia juga mengawal gawang timnas Brasil saat menjuarai Copa America.

Alisson menyisihkan Marc-Andre ter Stegen (Barcelona, Jerman) dan Ederson Moraes (Man City, Brasil) untuk menyabet gelar kiper terbaik dunia edisi termutakhir.

Sementara itu, Kopa Trophy yang diperuntukkan buat pemain-pemain muda berbakat menjadi milik Matthijs de Ligt.

Pemuda Belanda berusia 20 tahun ini merupakan kapten tim dan pilar lini belakang Ajax Amsterdam saat membikin kejutan dengan lolos ke semifinal Liga Champions musim lalu.

Di kancah lokal, De Ligt menolong Ajax mengawinkan gelar Liga Belanda dan Piala Belanda.

Baca: Berkat Cristiano Ronaldo, Portugal Menang Telak dalam Kualifikasi Euro 2020 Grup B Melawan Lituania

Baca: Lebih Besar dari Gajinya di Juventus, Inilah Nominal Pendapatan Cristiano Ronaldo dari Instagram

Baca: Cristiano Ronaldo Bakal jadi Nama Stadion Sporting CP, Ini Alasannya!

Bersama Van Dijk, De Ligt juga menyokong pertahanan timnas Belanda hingga melaju ke final UEFA Nations League 2019-2020.

Rentetan prestasi ini yang membuat kepindahannya ke Juventus terwujud di bursa transfer musim panas.

Untuk persaingan Kopa Trophy, De Ligt mengalahkan dua wonderkid, Jadon Sancho (Dortmund, Inggris) dan sang peraih gelar Golden Boy 2019, Joao Felix (Benfica/Atletico, Portugal).

Sementara itu, gelar lainnya diberikan untuk pesepak bola wanita Megan Rapinoe di jenjang Ballon d'Or Feminin.

Prestasi Megan yang paling menjulang adalah membawa timnas Amerika Serikat menjuarai Piala Dunia Wanita 2019.

Ajang tersebut dilengkapi Megan dengan rekor sebagai Pemain Terbaik Turnamen dan top scorer.

Kembali ke daftar penghargaan Ballon d'Or 2019 bagian pria, lantas siapa saja nama-nama yang melengkapi susunan 30 nomine terbaik?

Berikut urutannya dari nomor 1 hingga 30.

Saling sindir tentang Ronaldo Sebuah pernyataan menghebohkan dilontarkan Giorgio Chiellini. Bek Juventus itu mengklaim Ballon d'Or 2018 dirampok dari tangan rekan seklubnya, Cristiano Ronaldo, karena Real Madrid tidak ingin CR7 menang.

Cristiano Ronaldo memenangi 5 Ballon d'Or, dua yang terakhir diraih beruntun pada tahun 2016 dan 2017.

Baca: 7 Potret Kemesraan Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez, dari Perawatan hingga Olahraga bareng

Baca: Meski Telah Jadi Pemain Terbaik Dunia FIFA, Messi Tetap Diragukan Menang Ballon dOr

Baca: Messi Turun ke Lapangan, Barcelona Justru Dihantam Kekalahan oleh Tim Promosi

Akan tetapi, Cristiano Ronaldo memutuskan tidak menghadiri acara seremonial Ballon d'Or pada 2018 dan 2019 karena sudah tahu tidak akan menang.

Luka Modric memenangi Ballon d'Or pada 2018 sedangkan Lionel Messi mendapatkannya tahun ini.

Giorgio Chiellini meyakini ada peranan Real Madrid terhadap kejadian CR7 tidak mendapatkan Ballon d'Or 2018.

Kapten Juventus, Giorgio Chiellini, dalam laga pekan ke-35 Liga Italia kontra Torino di Stadion Allianz Turin, 3 Mei 2019. (Media resmi Juventus)

"Tahun lalu Ballon d'Or dirampok dari tangan Cristiano Ronaldo karena Real Madrid ingin dia berhenti menang," kata Chiellini seperti dikutip dari Football Italia.

Pada 2018, Ronaldo memutuskan pindah ke Juventus setelah 9 tahun memperkuat Real Madrid.

"Real Madrid ingin memastikan Ronaldo tidak memenangi Ballon d'Or tahun lalu dan hasilnya jadi sangat aneh," lanjut sang bek.

Baca: Kunci Gelar Juara Liga 1, Bali United Rencanakan Selebrasi Saat Jamu Persipura Jayapura

Baca: Bali United Juara Liga 1 2019, Ini Salah Satu Kuncinya

Baca: Hasil Liga Inggris: Manchester United, Arsenal dan City Imbang, Liverpool Semakin Digdaya

"Dengan segala hormat, Luka Modric pada penampilan terbaik sepanjang kariernya pun tidak pantas mendapatkan Ballon d'Or."

"Itu adalah sinyal dari Real Madrid bahwa mereka ingin Ronaldo berhenti memenanginya."

"Modric memang menjuarai Liga Champions 2018, tetapi Ronaldo pun melakukannya."

"Ada pula Antoine Griezmann, Paul Pogba, atau Kylian Mbappe yang tampil luar biasa di Piala Dunia 2018."

"Menangnya Modric tidak masuk akal."

Cristiano Ronaldo, bermain untuk Portugal. (Tribunnews.com)

Chiellini juga menyebut keanehan terjadi pula pada Ballon d'Or 2019.

"Kalau Modric memenangi Ballon d'Or 2018 karena dia menjuarai Liga Champions, maka Virgil van Dijk seharusnya menang tahun ini," ujar Chiellini.

Sementara itu, Luka Modric sendiri punya pesan untuk mantan rekan setimnya di Real Madrid, Cristiano Ronaldo, yang tak menghadiri seremoni Ballon d'Or 2019.

Malam penganugerahan Ballon d'Or berlangsung di Paris pada Senin (2/12/2019).

Lionel Messi naik podium juara untuk menerima trofi Bola Emas keenam dalam sepanjang kariernya.

Sementara itu, Cristiano Ronaldo tak nampak di lokasi acara.

CR7 diketahui terbang ke Milan untuk menerima penghargaan Pemain Terbaik Liga Italia.

Luka Modric, selaku pemenang Ballon d'Or 2018, lantas melayangkan pesan bernada sindiran buat Ronaldo.

Ronaldo pun tak muncul ketika Modric menerima piala pada tahun lalu.

Luka Modric. (instagram.com/@lukamodric10)

"Jika Anda tidak menang, maka Anda harus tetap ada di sini untuk menunjukkan rasa hormat," kata gelandang timnas Kroasia itu.

"Kami memang rival, tetapi yang utama adalah rasa hormat."

"Seperti di olahraga lainnya, ada atlet-atlet hebat yang menunjukkan hormat."

"Hal serupa harus diikuti dalam sepak bola," tutur Modric.

Ronaldo sendiri sudah mengoleksi lima Ballon d'Or, sedangkan Messi enam buah.

(Tribunnewswiki.com/Bolasport.com/Haris/Beri Bagja)



Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer