Terdapat tiga video yang beredar di platform media sosial Twitter.
Video pertama menunjukkan sebuah mobil merah yang melaju dengan kecepatan tinggi di flyover, menikung tajam tak terkendali hingga keluar dari pembatas jalan dan terjatuh.
Video kedua adalah dari sudut kamera CCTV di jalan bagian bawah samping flyover.
Dari video tersebut dapat disaksikan mobil merah menghantam sekumpulan orang dan beberapa unit kendaraan serupa Bajaj.
Baca: Marc Marquez Turut Komentari Kecelakaan Alex Marquez pada Tes MotoGP Valencia
Baca: Kepala Desa Meninggal dalam Mobil, Diduga Hendak Mesum, Barang Bukti Pil hingga Celana Dalam
Terlihat pula seorang perempuan yang berhasil menghindari runtuhan rambu jalan dari flyover akibat insiden tersebut.
Tampak beberapa orang yang menyadari kecelakaan tersebut langsung melarikan diri dari lokasi hantaman mobil merah tersebut.
"
Kereta terbang...... (mobil terbang)," cuit @SanjeevanSS.
Dalam rekaman video ketiga, dapat dilihat jika mobil menghantam pohon hingga tumbang dan menimpa beberapa orang di sekitarnya.
Tampak orang-orang berlarian menyelamatkan diri dari lokasi insiden tragis tersebut.
"Part 3," cuit @DausNjr membalas @SanjeevanSS
Baca: Kisah Pria di Tuban, Dimakamkan Usai Tewas Kecelakaan, Tiba-tiba Pulang ke Rumah Kagetkan Warga
Baca: Dylan Carr Alami Kecelakaan, Angela Gilsha Kabarkan Kondisi Terkini sang Kekasih
Dikutip dari freepressjournal.in, insiden tersebut dikabarkan terjadi di flyover Biodiversity, daerah Gachibowli Hyderabad, India.
Kecelakaan tejadi pada Sabtu, (23/11/2019) sekitar pukul 13.09 waktu setempat.
Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Volkswagen Polo berwarna merah yang dikendarai oleh Krishna Milan Rao Kalvakuntla (27).
Krishna Milan Rao Kalvakuntla adalah seorang pebisnis muda yang merupakan co-founder dan CEO Empower Labs, perusahaan gaming AR pertama di India.
Rao sedang berada dalam perjalanan meeting menuju Meenakshi Towers dari rumahnya di Jubilee Hills.
Rao diketahui mengemudikan mobilnya dengan kecepatan 140 km/jam, sedangkan batas kecepatan melalui flyover Biodiversuity adalah 40 km/jam.
Selain itu Rao masih belum terbiasa dengan flyover yang baru dibangun tersebut.
Rao dikabarkan selamat dari maut berkat airbag yang dimiliki mobilnya, dan kini dalam keadaan kritis.
Polisi setempat tengah melakukan penyelidikan terhadap Rao dan sudah melaporkan adanya korban akibat kelalaian sang CEO muda tersebut.
Rao terancam hukuman 2 tahun penjara atas kejadian tersebut.
"Ketika tersangka sudah pulih, kepolisian akan segera menahannya," ucap Inspektur wilayah Raiduram, S. Ravinder, memberikan keterangan mengenai pengangkapan Rao.
1 Korban tewas dan 6 lainnya cedera
Dikutip dari indiatimes.com, kecelakaan tragis yang ditimbulkan atas kelalaian Rao menewaskan seorang ibu rumah tangga dan 6 orang lain mengalami cedera.
Pasala Nagavenkata Satyaveni, ibu rumah tangga yang sedang menunggu bus, tewas terhantam mobil yang dikendarai oleh Rao.
Satyaveni tewas di hadapan sang putri yang selamat dari maut dan mendapatkan luka ringan.
Dikabarkan 6 orang mengalami cedera akibar dari kecalakaan tersebut.
Korban cedera diantaranya pengemudi Bajaj, P. Balu Nayak dan software engineer, K. Kubra mengalami patah tulang karena tertimpa puing dari kecelakaan.
Sedangkan korban cedera lainnya dikabarkan mendapatkan rawat jalan karena cedera ringan.
Baca: Ahli Sebut Human Error Penyebab Kecelakaan Tol Cipularang, Sopir Sering Netralkan Tuas Transmisi
Baca: 5 Fakta Kecelakaan Tol Cipularang, Libatkan 21 Kendaraan, 6 Orang Meninggal, 19 Dirawat
Dikutip dari indiatimes.com, tak hanya Rao, rupanya kecelakaan serupa pernah terjadi.
Sebelumnya kecelakaan terjadi pada Senin (11/11/2019) lalu.
Kecelakaan tersebut melibatkan sang pengemudi, P Abhilash (28) yang mengendarai dalam keadaan mabuk.
Hal tersebut dibuktikan dari kandungan alkohol dalam darah Abhilash yang mencapai 223mg/100ml.
Angka tersebut tujuh kali melewati ambang batas toleransi alkohol di India.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua pengguna jalan, N Sai Vamsi dan V Praveen.
Kedua korban masuh berusia 22 tahun.