Crash saat Tes MotoGP Jerez, Marc Marquez Alami Cedera Bahu Kanan

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Adya Rosyada Yonas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Setelah terjatuh, Marc Marquez terlihat memegangi bahu kanannya

TRIBUNNEWSWIKI.COM –  Marc Marquez terjatuh di tikungan terakhir saat tes MotoGP Jerez pada Senin (25/11/2019).

Karena peristiwa itu, Marc Marquez mengaku alami cedera kecil di bahu kanannya.

Marc Marquez kemudian memeriksakan diri ke pusat medis sirkuit karena merasakan ada sesuatu, semacam pergeseran tulang di bahu kanannya dan terasa begitu sakit.

Namun, setelah pemerikasaan, Marc Marquez dinyatakan tidak mengalami cedera yang terlalu serius.

Setelah diperiksa, Marc Marquez tidak mengalami cedera serius (twitter.com/tammygorali)

Pembalap Repsol Honda ini bisa melanjutkan sesi tes MotoGP Jerez.

"Itu (terjatuh) kesalahan saya, Saya melebar dan di tikungan 5, 9, dan 13 yang punya area basah di bagian luar, terutama pada pagi hari," kata Marquez dilansir GridOto.com dari Crash.

"Saya menyentuh bagian basah itu dan kehilangan daya cengkram ban depan," jelas Marquez.

Baca: Didepak dari Avintia Racing, Karel Abraham Dikabarkan Belum Penuhi Bayaran Dana Sponsornya

Baca: Pembalap Spanyol Augusto Fernandez Gantikan Alex Marquez di Marc VDS Moto2

Kakak Alex Marquez ini mengatakan dirinya jatuh dalam kecepatan lambat, namun posisinya saat terjatuh tidak bagus.

"Saya rasa saya mengalami sedikit dislokasi di bahu kanan, bukan dislokasi sepenuhnya," imbuh pembalap yang baru saja menjuarai MotoGP 2019 ini.

“Karena itulah saya pergi ke pusat medis untuk mengecek apakah semuanya baik-baik saja. Rasanya memang sakit sekali, tapi saya bisa lanjut menguji komponen baru," ujar Marquez.

Marquez menuntaskan hari pertama tes MotoGP Jerez berada di posisi enam.

Sementara itu, pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales menjadi tercepat pada tes MotoGP Jerez hari pertama.

Maverick Vinales pada tes pramusim Jerez (Instagram.com/maverick12official)

Maverick Vinales meraih waktu tercepat 1 menit 37,187 detik.

Pembalap Spanyol ini berselisih 0,754 detik dari pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo yang berada di posisi kedua.

Hanya Maverick Vinales dan Fabio Quartararo yang berhasil menembus kisaran waktu 1 menit 37 detik.

Posisi ketiga ditempati pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, dengan best lap 1 menit 38,012 detik.

Performa apik Vinales tidak bisa diikuti rekan setimnya yaitu Valentino Rossi.

Baca: Rekrut Alex Marquez, Honda Tegaskan Bukan karena Nama Belakang dan Tak Ada Intervensi Marc Marquez

Baca: Ini Syarat Agar Valentino Rossi Tetap Membalap di MotoGP Setelah Musim 2020

Pembalap berjuluk "The Doctor" ini hanya bisa meraih posisi ke-14, dengan waktu tercepat 1 menit 38,784 detik.

Tes Jerez sangat penting dilakukan para tim MotoGP untuk melihat lebih jauh perkembangan yang dilakukan untuk motor musim MotoGP 2020 lantaran sirkuit Jerez bisa mewakili sebagian karakter dari seluruh sirkuit yang dipakai di MotoGP tahun depan.

Karel Abraham putuskan pensiun dari MotoGP

MotoGP 2019 memang penuh kejutan.

Marc Marquez sangat mendominasi musim tersebut hingga berhasil mempersembahkan tiga gelar juara.

Rookie Fabio Quartararo ternyata juga tampil mengesankan meskipun sempat dianggap tidak pantas naik ke kelas MotoGP.

Bahkan pembalap Prancis ini juga sering mendapat pole position.

Mungkin yang paling mengejutkan adalah keputusan Jorge Lorenzo pensiun dari MotoGP meskipun masih terikat kontrak dengan Repsol Honda hingga 2020.

Tidak kalah mengejutkannya adalah keputusan Repsol Honda merekrut Alex Marquez sebagai rekan setim kakaknya, Marc Marquez.

Ada satu lagi kejutan terakhir di MotoGP 2019, yakni keputusan Karel Abraham berhenti dari MotoGP.

Berita ini cukup mengejutkan karena Karel Abraham masih terikat kontrak di Avintia Racing.

Karel Abraham (Twitter.com/karelabraham_17)

Bahkan, Karel Abraham masih ikut tes pramusim MotoGP 2020 Valencia selama dua hari, (19-20/11/2019).

Dia mengaku berhenti dari MotoGP karena kontraknya diputus Avintia Racing secara sepihak.

Disebut-sebut pemberhentian Karel Abraham dari tim Avintia Racing untuk memberikan jalan kepada Johann Zarco di MotoGP 2020 bersama Ducati.

Sementara kebenaran soal Johann Zarco bergabung ke tim Avintia Racing gantikan Karel Abraham pun masih belum ada kejelasan.

Akan tetapi, Karel Abraham berhenti dari MotoGP memang benar adanya seperti diungkapkan situs sirkuit Brno lewat Facebook dan Instagram.

Sebelumnya, Karel sempat berdiskusi dengan orang terdekatnya di manajemen Reale Avintia Racing, yaitu Ruben Xaus.

Ruben meyakinkan Karel kalau kontraknya aman bersama Reale Avintia Racing.

"Makanya saya datang ke tes musim dingin MotoGP di Jerez, untuk mempersiapkan diri buat MotoGP 2020," ungkap Karel.

Agar yakin dirinya tetap bisa balapan, Karel menanyakan soal isu Johann Zarco menggantikan posisinya di Reale Avintia Racing.

"Dikatakan kalau kedatangan Zarco tidak didukung Ducati, sehingga diriku yakin bakal tetap balapan," yakin Karel yang sudah balapan MotoGP sejak tahun 2011 ini.

Namun harapan itu pupus, saat Karel Abraham dikirimi email dari Esponsorama, organisasi dibalik Avintia Racing.

"Isi email berbahasa Spanyol itu kurang saya pahami, namun intinya kontrak dengan Avintia Racing diputus," ungkap Karel.

 (TRIBUNNESWIKI.COM/Febri/GRIDOTO.COM/MOTORPLUS-ONLINE.COM)



Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Adya Rosyada Yonas
BERITA TERKAIT

Berita Populer