Aksi Pencurian 20 Ton Cokelat Merek Milka, Palsukan Dokumen hingga Bawa Truk Plat Nomor Curian

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Adya Rosyada Yonas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aksi pencurian truk bermuatan cokelat

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kepolisian Austria mengungkapkan telah terjadi pencurian sebuah truk yang membawa setidaknya 20 ton cokelat pada Jumat (22/11/2019).

Cokelat siap makan ini dicuri dari sebuah perusahaan produksi cokelat asal Austria bernama Milka.

Truk milik si pencuri ini memuat cokelat dari pabrik cokelat merek Milka yang merupakan brand cokelat terkenal di Jerman-Amerika Serikat.

Akibat pencurian ini, kerugian ditaksir mencapai 50.000 Euro atau sekitar 776.490.000 Rupiah.

Dilansir oleh Daily Mail, (23/11/2019) pencurian cokelat yang diangkut ke dalam sebuah truk dilaporkan kepolisian dilakukan pada minggu lalu di Kota Bludenz, wilayah Barat Austria.

Cokelat Milka. Pencurian truk dari perusahaan cokelat merek Milka, menurut kepolisian, ditaksir kerugiannya sebesar 50.000 Euro atau sekitar 776.490.000 Rupiah. Gambar Ilustrasi (Shopee)

Selain itu, dilaporkan oleh kepolisian bahwa para pencuri ini memakai plat nomor curian.

Lebih jauh lagi, polisi mengungkapkan bahwa sang supir, truk, dan cokelatnya dikabarkan hilang.

Perusahaan cokelat asal Austria yang bertanggungjawab atas kasus pencurian ini sebelumnya sempat bekerjasama dengan beberapa perusahaan di luar negaranya.

Pabrik Cokelat Milka, di Bludenz, Austria, tempat aksi pencurian dilakukan (Google Images untuk Daily Mail)

Informasi Perusahaan

Perusahaan cokelat Milka di Austria bertanggungjawab terhadap kehilangan salah satu transpostasinya.

Sebelumnya perusahaan ini sempat mengalihkan kepemilikannya dengan bergabung ke dalam perusahaan asal Hungaria.

Selanjutnya, ditunjuklah suatu perusahaan partner asal Republik Ceko sebagai pelaksana.

Pencuri masuk ke dalam pabrik cokelat Milka dengan surat palsu dan mengisi truknya mencapai 20 ton cokelat. (Google Images untuk Daily Mail)

Menurut keterangan saksi yang dituturkan oleh pihak kepolisian, supir truk mengaku datang dengan beralasan bahwa dirinya ditugaskan dari Republik Ceko.

Supir ini membawa sejumlah dokumen palsu untuk mengangkut cokelat sebanyak 20 ton di kendaraan milik perusahaan yang juga ia curi.

Polisi Austria mengungkapkan bahwa peristiwa pencurian cokelat di daerahnya merupakan kasus langka dan tak pernah didengar sebelumnya.

"Dalam beberapa tahun terakhir, kami melihat sejumlah kasus individu yang memakai truk bermuatan untuk mencuri dan tak pernah datang kembali, juga satu di antaranya termasuk bermuatan cokelat," ujar juru bicara kepolisian Jerman kepada agen berita Jerman, DPA, yang dikutip Daily Mail.

 

Baca: Tiga Petugas Keamanan Ditangkap terkait Kasus Pencurian Suku Cadang Tim Balap di MotoGP Malaysia

Baca: Awas, Kini Banyak Modus Baru Pencurian Gopay, Jangan Sembarangan Bagikan Kode Pin!

--

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)



Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Adya Rosyada Yonas

Berita Populer