Momen Respek Hong Kong Open 2019: The Daddies Kalahkan Ganda Denmark, Terlihat Akrab & Saling Senyum

Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Momen Respek Hong Kong Open 2019: The Daddies Kalahkan Ganda Denmark, Terlihat Akrab & Saling Senyum.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Lolosnya The Daddies, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, ke babak Semifinal Hong Kong Open Super Series 2019 menyisakan cerita tersendiri yang memunculkan momen respek.

Di babak perempatfinal, The Daddies mengalahkan dengan mudah, ganda putra asal Denmark, Mathias Boe/Mads Conrad-Peterson.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menumbangkan Boe/Conrad dengan dua game langsung.

Skornya pun terbilang fantastis untuk partai bulutangkis kelas dunia, 21-11, 21-11.

Dikutip dari BolaStylo.com, terdapat momen yang menarik perhatian para netizen Tanah Air di akhir pertandingan.

Meski kalah, baik Mathias Boe dan Mads Conrad-Petersen tampak semringah di akhir pertandingan.

Tidak hanya itu, mereka memberikan momen respek kepada penikmat bulutangkis saat pasangan Denmark ini memberikan pelukan pada Ahsan dan Hendra atas kemenangan pasangan Indonesia itu.

Hal tersebut menarik perhatian para netizen Tanah Air yang menyoroti keakraban kedua pasangan.

Berikut beberapa komentar netizen Tanah Air yang menyoroti momen keakraban The Daddies dan pasangan Denmark.

Baca: Ahsan Rekam Pendemo Dekati Venue Hong Kong Open: 4 Pebulutangkis Tanah Air ke Semifinal Hari Ini

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Mathias Boe dan Mads Conrad-Petersen bersalaman usai pertandingan.  Momen Respek Hong Kong Open 2019: The Daddies Kalahkan Ganda Denmark, Terlihat Akrab & Saling Senyum. (CAPTURE YOUTUBE BADMINTONWORLD TV) (CAPTURE YOUTUBE BADMINTONWORLD TV)

@avinadine: "Duhh ademmm liatnyaaa senyumm smuaa,"

@enosoemardi: "Akrab banget Mereka. Bangga banget liatnya. (((Itulah kelebihan The Daddies))))"

@ragiel_dhanoe: "Akrab sekali mereka,"

@mafula_nurul: "Keknya semuanya pada ikhlas kalau yg ngalahin mereka The Daddies ya.."

@fitrichyts: "Adem diliatnya,"

@tarexshop: "Adem liatnya.. Saling respect.."

@ florancesitio: "Boemad aja kewalahan lawan dedies apa lagi yg lain..terkecuali minion tp.. Dgn kalah ny minion mempermulus jalan dedies buat juara,"

Ahsan/Hendra praktis menjadi satu-satunya harapan Indonesia meraih gelar juara di Hong Kong Open 2019 di nomor ganda putra.

Pasalnya, langkah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo harus terhenti di babak perempat final.

Marcus/Kevin terpaksa kembali harus mengakui keunggulan salah satu rival berat asal Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.

Bermain hingga rubber game, pasangan berjuluk Minions itu kalah setelah unggul cukup jauh di gim ketiga.

Di babak semifinal nanti, Ahsan/Hendra akan berebut tiket final Hong Kong Open 2019 melawan wakil China, Li Junhui/Liu Yuchen.

Hadapi Duo Menara China Hari Ini

Jadwal Hong Kong Open 2019 menunjukkan Ahsan/Hendra akan menghadapi wakil China di babak semifinal.

Turnamen bulu tangkis Hong Kong Open 2019 kini sudah memasuki babak semifinal, Sabtu (15/11/2019) hari ini.

Sebanyak empat wakil Idonesia sudah siap beraksi di Hong Kong Coliseum, salah satunya Mohammad Ahsan/Hendra Hendra.

Ahsan/Hendra memastikan diri melaju ke babak semifinal setelah mengalahkan wakil Denmark, Mathias Boe/Mads Conrad-Peterson.

Pasangan ganda putra senior itu mengakhiri pertarungan melawan Boe/Mads lewat dua gim dengan skor 21-11, 21-11.

Kini Ahsan/Hendra akan membuka perjuangan tim Merah Putih di babak semifinal Hong Kong Open 2019.

Pada babak semifinal, Ahsan/Hendra akan berjumpa dengan wakil China, Li Junhui/Liu Yuchen.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan kembali menghadapi Ganda Putra China, Li Junhui/Liu Yuchen. (Dok.BadmintonIndonesia)

Secara rekor pertemuan, Ahsan/Hendra kalah dari Duo Menara China tersebut.

 The Daddies mengalami lima kekalahan dari total 12 pertemuan melawan Li/Liu.

Namun demikian, Ahsan/Hendra memiliki modal bagus berdasarkan pertemuan melawan Li/Liu sebelumnya.

Ahsan/Hendra tercatat berhasil memenangi tiga dari empat pertandingan kontra Li/Liu sepanjang 2019.

Tunggal Putra Pastikan Satu Tiket ke Partai Final

Selain Ahsan/Hendra, sejumlah wakil Indonesia juga akan tampil di babak semifinal Hong Kong Open 2019 hari ini.

Mereka adalah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Jonatan Christie, dan Anthony Sinisuka Ginting.

Indonesia dipastikan mengantongi satu tiket ke final karena tercipta derbi Merah Putih di nomor tunggal putra.

Jonatan Christie akan menghadapi rekan senegaranya, Anthony Sinisuka Ginting di babak semifinal.

Sementara itu, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja akan melawan Yuta Watanabe/Arisa Higashion (Jepang) pada partai kesepuluh atau penutup.

Rangkaian pertandingan babak semifinal Hong Kong Open 2019 akan dimulai pada pukul 12.00 siang waktu setempat atau 11.00 WIB.

Berikut jadwal lengkap wakil Indonesia di babak semifinal Hong Kong Open 2019:

MD: Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (2) vs Li Jun Hui/Liu Yu Chen (3/Jepang) 11.00 WIB

MS: Jonatan Christie (6) vs Anthony Sinisuka Ginting (8)

XD: Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja vs Yuta Watanabe/Arisa Higashion (4/Jepang)

Baca: 5 Pebulutangkis Penghasilan Terbesar di Dunia 2019, Marcus/Kevin Paling Kaya, Nominalnya Fantastis

Juara Dunia Tiga Kali

Pasangan the Daddies, termasuk atlet bulutangkis senior di Indonesia, mungkin juga di level dunia.

Sangat jarang, atlet bulutangkis di usia sudah melewati 30 tahun, bisa menjuarai berbagai kejuaraan.

Mohammad Ahsan, yang lahir 9 Juli 1987, di Palembang, Sumatera Selatan, saat ini berusia 32 tahun.

Ahsan memiliki tinggi badan 1,73 meter.

Sedangkan Hendra Setiawan lahir di Pemalang, Jawa Tengah, saat ini sudah berusia 35 tahun.

Hendra lahir pada 25 Agustus 1984 dan memiliki tinggi badan 1,81 meter.

Keduanya pun sudah berkeluarga dan memiliki anak.

Julukan The Daddies muncul dari fakta bahwa keduanya memang sudah berstatus bapak (daddy).

Kedua mulai dipasangkan pada 2012.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. (badmintonindonesia.org)

Prestasi pertamanya adalah finalis di YONEX Denmark Open 2012.

Tahun berikutnya, Ahsan/Hendra langsung memperlihatkan prestasi fantastis.

Mereka berhasil menyabet tiga gelar superseries sekaligus; juara di Maybank Malaysia Open Superseries, Djarum Indonesia Superseries Premier, dan Singapore Superseries.

Namun, prestasi paling mengesankan adalah menjadi Juara Dunia pada ajang Kejuaraan Dunia BWF 2013.

Hendra/ Ahsan berhasil meraih gelar juara setelah mengalahkan pasangan Mathias Boe dan Carsten Mogensen asal Denmark dengan skor 21-13 23-21.

Pada tahun 2014, Hendra dan Ahsan kembali membuat harum nama bangsa Indonesia.

Ganda putra peringkat satu dunia ini sukses merebut gelar juara All England 2014 nomor Ganda Putra.

Baca: Seusai French Open 2019, 10 Besar Peringkat Dunia BWF Didominasi Pebulutangkis Indonesia

Prestasi terbaik Ahsan/Hendra adalah tiga kali menjadi Juara Dunia Kejuaraan Dunia BWF, yakni 2013, 2015, dan 2019.

Berikut daftar prestasi Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan:

2013

Juara Maybank Malaysia Open Super Series 2013

Juara Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2013

Juara Li-Ning Singapore Open Super Series 2013

Juara BWF World Badminton Championships 2013

Juara Dunia 2013. (BADMINTONTALK)

Juara Yonex Japan Open Super Series 2013

Juara BWF Super Series Final 2013

2014

Juara All England Badminton Championship 2014

Juara Hongkong Open Super Series 2014

Juara Asian Games 2014

2015

Juara Maybank Malaysia Open 2015

Juara Total BWF World Championships 2015

Juara Dunia 2015. (BADMINTONTALK)

Juara BWF Super Series Final Dubai 2015

2018

Juara Singapore Open 2018

2019

Juara Yonex All England Badminton Championships 2019

Juara Dunia 2019. (BADMINTONTALK)

Juara Total BWF World Championships 2019.(*)



Editor: haerahr

Berita Populer