Alur pendaftaran CPNS 2019 dilansir akun resmi Instagram @CPNSINDONESIA, berikut alur pendaftaran:
Akses portal SSCASN melalui https://sscasn.bkn.go.id kemudian buat akun SSCN 2019 dengan menggunakan NIK dan nomor KK.
Setelah berhasil terdaftar log in kembali menggunakan NIK dan password yang telah terdaftar, lengkapi data diri dan unggah swafoto dengan memegang KTP dan Kartu Informasi Akun (download Kartu Informasi Akun pada pojok kiri bawah).
Langkah selanjutnya lengkapi biodata dan pilih formasi dan jabatan sesuai dengan pendidikan, perlu diingat setiap pelamar hanya bisa memilih 1 instansi dan 1 jabatan.
Lengkapi berkas dengan cara mengunggah dalam akun https://sscasn.bkn.go.id , kemudian cetak kartu pendaftaran SSCN 2019.
Tahap selanjutnya adalah seleksi dan verifikasi berkas pendaftaran baik yang diunggah maupun dikirim melalui pos, dan pengumuman kelulusan berkas.
Baca: Situs Pendaftaran Seleksi CPNS 2019 Membludak? Ini Waktu yang Tepat untuk Mengaksesnya
Pihak @CPNSINDONESIA dalam unggahanya juga berharap masyarakat yang akan mendaftarkan diri, menggunakan PC atau laptop dan tidak menggunakan telepon genggam.
Demi menghindari data crash atau kesalahan input, dan mengingatkan akan pentingnya data yang sudah disubmit tidak dapat diubah kembali.
Dilansir dari Kompas.com beberapa intansi mewajibkan peserta pendaftaran melengkapi berkas dengan menyertakan sertifikat Bahasa Inggris sesuai dengan instansi tujuan.
Baca: Formasi dan Syarat CPNS 2019 Kemenkumham, Daftar di Link sscasn.bkn.go.id Mulai 11 November 2019
Berikut daftar 9 instansi yang mewajibkan sertifikat TOEFL bagi pelamar CPNS 2019:
Sejumlah 50 formasi di Kementerian ESDM mewajibkan melampirkan sertifikat TOEFL ITP/Paper based TOEFL/TOEFL Prediction/TOEFL minimal skor 450/TOEIC minimal sekor 410 dan IELTS minimal skor 4.5.
Sertifikat TOEFL diberlakukan bagi pelamar selain jabatan Pengamat Gunung API, formasi disabilitas, dan formasi putra/putri Papua dan Papua Barat.
Namun perlu dicatat untuk penyandang disabilitas yang mendaftar pada formasi umum (Analis Anggaran Ahli Pertama) tetap melampirkan sertifikat TOEFL.
Formasi di Kementerian PUPR mewajibkan sertifikat Bahasa Inggris yang dikeluarkan paling lama satu tahun, terhitung sejak tanggal pelaksanaan tes hingga 25 November 2019 atau penutupan pendaftaran.
Sertifikat Bahasa Inggris harus dikeluarkan oleh Educational Testing Service (ETC) dengan perincian skor sebagai berikut:
a. Skor minimal 450 untuk TOEFL ITP
b. Skor minimal 53 untuk IBT
c. Skor minimal 405 untuk TOEIC
Dan sertifikat Bahasa Inggris IELTS dengan skor minimal 5.
Pelamar dengan kualifikasi Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) pada formasi umum, lulusan terbaik, dan penyandang difabilitas wajib melampirkan sertifikat TOEFL dengan rincian:
a. Skor minimal 450 atau TOEIC dengan skor minimal 605 atau IELTS dengan skor minimal 4.
Formasi putra/putri Papua dan Papua Barat tidak berlaku sertifikat.
Seluruh jabatan di lingkungan Kementerian PPPA wajib menyertakan TOEFL ITP/Paper Based TOEFL minimal 400 atau TOEFL Prediction Test 450.
Namun sertifikat tidak berlaku bagi pelamar penyandang difabilitas dan putra/puti Papua dan Papua Barat.
Khusus plamar formasi jabatan Ahli Pertama Penerjemahan harus TOEFL ITP minimal 500 atau IELTS minimal 6.50
Baca: Inilah Alasan Menteri PANRB Tjahjo Kumolo Turunkan Passing Grade CPNS 2019
Baca: Hindari Kesalahan-kesalahan Berikut saat Pendaftaran CPNS 2019 di Link sscasn.bkn.go.id
Formasi cumlaude, umum, disabilitas, putra/putri Papua dan Papua Barat di Kementerian Perindustrian wajib menyertakan:
a. TOEFL dengan skor minimal 475 khusus formasi guru dan dosen
b. TOEFL minimal 500 khusus formasi unit Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan akses industry Internasional.
Sertifikat TOEFL harus berlaku hingga 31 Desember 2019, dengan validasi dokumen administrasi.
Formasi di Kementerian Luar Negeri wajib menyertakan TOEFL dengan ketentuan sesuai dengan masing-masing jabatan yang dilamar.
Lingkungan BKN wajib menyertakan TOEFL/TOEFL Preparation/TOEFL Prediction selama dua tahun terakhir dengan skor minimal 450.
Formasi di BKPM wajib menyertakan TOEFL dengan skor minimal 450 atau IELTS setara yang masih berlaku.
Beberapa formasi di Kejaksaan RI mewajibkan pelamarnya melampirkan sertifikat TOEFL atau IELTS Prediction, dan disesuaikan dengan jabatan dan formasi masing-masing.