Setelah Lumpuh Selama 26 tahun, Legenda Balap Wayne Rainey Kembali Mengaspal

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wayne Rainey menaiki YZF-R1

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Legenda balap GP500 Wayne Rainey akhirnya kembali menggeber superbike untuk pertama kalinya sejak 26 tahun yang lalu.

Wayne Rainey dianggap sebagai satu di antara pembalap terbaik era 1990-an.

Wayne Rainey berhasil menjuarai GP500 pada 1990 hingga 1992.

Rivalitas Wayne Rainey dengan Kevin Schwantz juga dianggap sebagai satu di antara persaingan terpanas di kelas para raja.

Baca: Wayne Rainey

Baca: Kevin Schwantz

Sayangnya karier Wayne Rainey sebagai pembalap terpaksa selesai karena kecelakaan parah yang dialaminya di Sirkuit Misano pada 6 September 1993.

Kecelakaan ini sangat parah hingga menyebabkan kelumpuhan dari dada hingga kaki.

Wayne Rainey di kursi roda (autoportal.com)

Namun, beberapa waktu yang lalu Wayne Rainey mengunggah foto dirinya menaiki YZF-R1.

Dilansir dari Gridoto.com, MotoAmerica dan Alpinestars berhasil membuat Wayne Rainey kembali mengaspal.

"Saya berkesempatan lagi mengendarai motor setelah 26 tahun. Pengalaman ini benar-benar sangat emosional," ungkap Wayne.

Wayne Rainey menggunakan Yamaha YZF-R1 dengan beberapa ubahan, seperti dari sektor transmisi serta pengereman.

Saat mencoba, Wayne merasa sangat asing dengan komponen Yamaha YZF-R1.

"Beberapa hari sebelumnya saya mengecek steering dumper terasa agak aneh. Kemudian memindahkan persneling dengan bantuan elektronik juga terasa tidak biasa. Saya tidak gugup tapi sebaliknya sangat antusias," jelasnya.

Wayne Rainey sangat bersyukur bisa menjajal Yamaha YZF-R1.

"Terima kasih banyak untuk Yamaha Motor USA dan Alpinestars karena membantu mewujudkannya," kata dia di akun twitter pribadi @WayneRainey60.

Berikut video Wayne Rainey mengendarai YZF-R1.

Berikut profil Wayne Rainey, dilansir dari Tribunnewswiki.com:

Wayne Rainey lahir di Downey, California pada 23 October 1960 sebagai anak tertua dari tiga bersaudara.

Ayahnya bernama Sandy Rainey, seorang pekerja konstruksi, dan ibunya bernama Ila.

Sandy Rainey adalah seorang maniak go-kart dan menyukai apa pun yang bermotor/mesin.

Sandy kemudian membuatkan Wayne sebuah minibike ketika dia berumur enam tahun.

Wayne mulai membalap pada umur sembilan tahun di sirkuit dirtbike lokal.

Pada umur 15 tahun, Wayne pindah ke kelas 125 cc menggunakan Yamaha 2-tak dan hampir memenangkan semua balapan yang diikutinya di California Selatan.

Dia kemudian mencoba membalap di negara-negara bagian sebelah barat yang lebih kompetitif.

Wayne segera mendapatkan ketenarannya di sini.

Ketika berumur 16 tahun, Wayne sudah bisa mengikuti kompetisi AMA.

Wayne kemudian naik ke kelas 750 cc AMA Grand National Championship dua tahun kemudian.

Pada musim pertamanya di kelas tersebut, Wayne menghadapi banyak pembalap dirtbike terbaik.

Musim pertamanya berakhir ketika di crash di San Jose Mile dan membutuhkan dua bulan untuk memulihkannya.

Ketika berumur 21 tahun, Wayne mulai frustrasi karena jarang menang di dirt track.

Eddie Lawson kemudian menyarankan Kawasaki merekrut Wayne di kelas 250 cc (road race).

Meskipun tidak berpengalaman membalap di road race, performa Wayne ternyata mengesankan.

Wayne ditawarkan Kawasaki untuk berkompetisi di AMA Superbike 1000 cc pada 1982.

Musim debutnya diselesaikan di peringkat ketiga.

Wayne tetap di Kawasaki sampai 1983, tetapi di kelas 750 cc.

Dia meraih enam kemenangan dan berhasil menjadi juara.

Wayne Rainey pembalap GP500 (Commons.wikimedia.org)

GP250, AMA Formula, dan AMA Superbike

Ketika pensiun, Kenny Robert Sr. menawarkan Wayne untuk membalap di GP250 bersama tim privateer Yamaha pada 1984.

Namun, motor yang digunakan tidak kompetitif dan Wayne juga kurang pengalaman dengan motor 2-tak.

Alhasil, dia menyelesaikan musim debut di peringkat kedelapan.

Wayne sempat mendapat podium tiga di Misano.

Karena tidak puas, Wayne kemudian kembali ke balapan Amerika.

Di sana, Wayne berkompetisi di AMA Formula One dan Formula Two.

Wayne sempat difavoritkan menjadi juara, namun masalah reliabilitas mengganggunnya.

Dia mendapat peringkat delapan di AMA Formula One dan ketiga di AMA Formula Two.

Pada 1987, Wayne mengikuti AMA Superbike, bersaing dengan Kevin Schwantz memperebutkan gelar juara.

Wayne akhirnya menjadi juara, meski mendapat kemenangan lebih sedikit dari Schwantz.

GP500

Wayne Rainey pindah ke GP500 pada 1988, bergabung dengan Team Robert Yamaha yang dikendalikan Kenny Robert Sr.

Rivalnya besarnya, Schwantz, juga ikut pindah ke GP500 di Team Suzuki.

Wayne mendapat kemenangan perdananya di GP Inggris.

Menggunakan YZR500, dia menyelesaikan musim di peringkat ketiga dan mendapatkan tujuh podium.

Pada tahun yang sama, dia dan Kevin Magee menjuarai Suzuka 8 Hours.

Performa Wayne meningkat musim selanjutnya.

Dia mendapatkan semua podium di tiap race, kecuali di Misano dan Swedia.

Wayne mendapat peringkat kedua pada akhir musim.

Musim 1990, Wayne mendapat rekan tim baru, yakni Eddie Lawson.

Selain itu, dia juga harus beradaptasi dengan Michelin.

Namun, musim tersebut dilalui Wayne dengan mengesankan.

Dia mendapat tujuh kemenangan dan semua podium di semua race, selain di Hungaria.

Wayne berhasil menjadi juara dan memaksa Schwantz menjadi runner-up meskipun dia sudah berusaha ekstra keras.

Wayne mendapat pesaing baru musim 1991, yakni Mick Doohan.

Namun, Schwantz dan Doohan tidak bisa menghentikannya mempertahankan gelar juara.

Musim selanjutnya, Wayne diganggu oleh cedera, selain itu Doohan juga semakin cepat.

Doohan meraih empat race pertama berturut-turut.

Namun, Doohan mengalami kecelakaan hebat di Assen dan harus absen di banyak balapan.

Wayne akhirnya meraih gelar juara ketiganya.

Wayne Rainey di Laguna Seca 1990 (Commons.wikimedia.org)

Kecelakaan dan pensiun

Pada musim 1993, Wayne mendapatkan perlawanan hebat dari Schwantz.

Wayne memenangkan race pembuka di Australia, tetapi Schwantz mencuri kemenangan di race kedua dan ketiga.

Race di Misano pada 6 September menjadi hari yang kelam bagi Wayne.

Dia mengalami crash parah di lap kesepuluh dan tulang punggungnya patah.

Tidak ada harapan untuk bisa pulih sepenuhnya dan  hidupnya pun dalam bahaya.

Setelah dirawat lama di rumah sakit, tulang-tulangnya mulai dibetulkan, namun tulang belakangnya tidak bisa pulih.

Rainey terpaksa lumpuh permanen dan karier balapnya berakhir.[7]

Namun, semangat Wayne di dunia balap tidak berakhir.

Dia kembali ke dunia balap sebagai manajer Marlboro Team untuk beberapa tahun.

Selain itu, dia juga membalap di World SuperKart menggunakan Superkart yang dikendalikan menggunakan tangan.

Wayne masuk ke dalam AMA Motorcycle Hall of Fame pada 1999.

FIM menjulukinya sebagai legenda Grand Prix pada 2000.

Selain itu, dia juga masuk ke International Motorsports Hall of Fame pada 2007.

(MOTORPLUS-ONLINE.COM/ Galih Setiadi /TRIBUNNEWSWIKI/Febri)



Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer