Slamet Rahardjo

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aktor senior, Slamet Rahardjo Djarot membacakan penggalan novel berjudul Arus Balik karya Pramoedya Ananta Toer di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (18/4/2018). Novel tersebut mengisahkan, sebuah kejayaan kerajaan yang runtuh karena kurang cakap mengelola pemerintahannya.


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Slamet Rahardjo lahir di Serang, Banten, pada 21 Januari 1949.

Ia memiliki nama lengkap Slamet Rahardjo Djarot.

Slamet Rahardjo lahir dari pasangan Sjarot Djojoprawiro dan Ennie Tanudiredja.

Kini namanya dikenal sebagai seorang aktor dan sutradara. (1)

Di Indonesia Slamet Rahardjo termasuk nama senior di dunia hiburan.

Bagaimana tidak, ia sudah berkarier dan tampil di layar lebar sejak tahun 1971.

Slamet Rahardjo memiliki istri bernama Mira Surianegara.

Dari pernikahan tersebut, ia dikaruniai dua orang anak.

Baca: Djaduk Ferianto

Aktor sekaligus Sutradara Senior, Slamet Rahardjo Djarot, berikan sambutan dalam peresmian Karnaval Jalan Cantik dan Keren Nusantara 2016 di Kementerian Pariwisata RI, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (22/4/2016). Ia berbicara seputar perempuan untuk merayakan Hari Kartini. (TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN)

  • Karier


Slamet Rahardjo sudah melalui jalan yang panjang di dunia perfilman Indonesia.

Sebelum terjun ke dunia film, ia sempat mendirikan Teater Populer, bersama Teguh Karya pada tahun 1968.

Kala itu Teater Populer termasuk grup sandiwara yang terkenal.

Dalam pementasan, Slamet Rahardjo kerap mendapatkan peran sebagai pemeran utama.

Debut Slamet Rahardjo di dunia film dimulai pada tahun 1971.

Di tahun tersebut ia bermain dalam film Wadjah Seorang Laki-laki.

Meski baru menjalani debut, Slamet Rahardjo memainkan peran utama dalam film tersebut.

Film Wadjah Laki-laki diproduksi oleh Teater Populer dan disutradarai oleh Teguh.

Setelah itu, Slamet Rahardjo mulai membintangi berbagai judul film.

Pada tahun 1979, ia mulai merambah ke dunia sutradara.

Kiprahnya sebagai sutradara dimulai dari film Rembulan dan Mentari.

Hingga kini Slamet Rahardjo masih aktif di dunia hiburan.

Sepanjang kariernya, ia sudah menerima beragam penghargaan.

Slamet Rahardjo juga aktif menjadi pengajar program pascasarjana di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). (2)

Slamet Rahardjo Djarot membacakan puisi berjudul Dendang Perawan pada acara Peluncuran Buku dan Pembacaan Puisi Film di Gedung Kesenian Sunan Ambu STSI, Jalan Buahbatu, Kota Bandung, Minggu (1/4/2012). Buku yang berisi 25 puisi karya 25 penyair ini diluncurkan dalam rangka 25 tahun Festival Film Bandung. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Baca: Butet Kartaredjasa

  • Filmografi


Layar Lebar

  • Wadjah Seorang Laki-laki (1971)
  • Cinta Pertama (1973)
  • Randjang Pengantin (1974)
  • Kawin Lari (1974)
  • Bukit Perawan (1976)
  • Perkawinan Dalam Semusim (1976)
  • Badai Pasti Berlalu (1977)
  • November 1828 (1978)
  • Dibalik Kelambu (1982)
  • Tjoet Nja Dhien (1986)
  • Rembulan dan Matahan (1979)
  • Seputih Hatinya Semerah Bibirnya (1980)
  • Ponirah Terpidana (1983)
  • Kembang Kertas (1984)
  • Melintas Badai (1985)
  • Kodrat (1986)
  • Kasmaran (1987+std,skn)
  • Langitku Rumahku (1989)
  • Mirage (1992)
  • Anak Hilang (1993)
  • Telegram (1997)
  • Pasir Berbisik (2000)
  • Marsinah (Cry Justice) (2000)
  • Kutunggu Di Sudut Semanggi (2004)
  • Banyu Biru (2004), Ruang (2006)
  • Badai Pasti Berlalu (2007)
  • Laskar Pelangi (2008)
  • Namaku Dick (2008)
  • Ketika Cinta Bertasbih (2009)
  • Sang Pencerah (2010)
  • Bebek Belur (2010)
  • The Enlightened One (2010)
  • Alangkah Lucunya Negeri Ini (2010), Batas (2011)
  • Sang Penari (2011)
  • Jakarta Hati (2012)
  • Dilema (2012)
  • Gending Sriwijaya (2013)
  • Sang Pialang (2013)
  • Garuda Superhero (2015)
  • Sweet 20 (2017) (2)
Aktor senior, Slamet Rahardjo Djarot saat ditemui seusai konferensi pers mengenai press screaning film Gending Sriwijaya di Platinum XXI FX, Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (5/1/2013). (Tribun Jakarta/Jeprima)

  • Sinetron


Suro Buldog (1994)

Demi Cinta dan Anakku (1995)

Oh Ibu dan Ayah - Selamat Pagi (1997)

Isteri Pilihan (1997)

Kau masih Kekasihku (2006)

Para Pencari Tuhan (2012) (2)

Aktor sekaligus Sutradara Senior, Slamet Rahardjo Djarot, berikan sambutan dalam peresmian Karnaval Jalan Cantik dan Keren Nusantara 2016 di Kementerian Pariwisata RI, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (22/4/2016). Ia berbicara seputar perempuan untuk merayakan Hari Kartini. (TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN)

  • Penghargaan


Berikut ini adalah beberapa penghargaan yang pernah diraih oleh Slamet Rahardjo.

  • Piala Citra dalam kategori Aktor Utama pada film Ranjang Pengantin (1975)
  • Piala Citra dalam kategori Aktor Utama pada film Dibalik Kelambu (1983)
  • Piala Citra pada Festival Film Indonesia 1980 di Semarang, Jawa Tengah, sebagai sutradara terbaik kedua dalam judul Rembulan dan Matahari (1980)
  • Piala Citra dalam kategori Sutradara pada film Kembang Kertas (1985)
  • Piala Citra dalam kategori Sutradara pada film Kodrat (1987)
  • Penghargaan Festival Film Bandung 2004 untuk Aktor Terpuji pada sinetron Kepadamu Aku Pasrah
  • Piala Citra FFI 2015 dalam kategori Nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik (3)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad Nur Rosikin)



Nama Slamet Rahardjo Djarot


Nama Populer Slamet Rahardjo


Lahir Serang, Banten, 21 Januari 1949


Pekerjaan Aktor


Pekerjaan


Sumber :


1. www.wowkeren.com/seleb/slamet_rahardjo/profil.html
2. slametrahardjo.perfilman.perpusnas.go.id
3. id.wikipedia.org


Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer