Kabar duka tersebut disampaikan oleh kakaknya, seniman Butet Kartaradjasa, melalui akun Instagram pribadinya, @masbutet.
Butet mengunggah tulisan yang berbunyi "Sumangga Gusti" atau yang berarti "Silakan Tuhan" dengan latar berwarna hitam.
“RIP. Djaduk Ferianto,” tulis Butet dalam caption foto unggahannya tersebut.
Melansir Kompas.com, rekan Djaduk Ferianto, Debyo, membenarkan kabar bahwa seniman senior itu meninggal dunia.
"Ya, benar," ujar Debyo kepada Kompas.com, Rabu pagi.
Debyo mengatakan bahwa Djaduk mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu dini hari pukul 02.30.
Jenazah Djaduk akan disemayamkan di Padepokan Seni Bagong Kussudiardjo, Yogyakarta, pada Rabu siang.
Rencananya, alm Djaduk akan dimakamkan di makam keluarga Sembungan, Kasihan, Bantul pada Rabu (13/11/2019) pukul 15.00 WIB.
Djaduk Ferianto dikenal sebagai seniman musik legendaris asal Yogyakarta.
Pria kelahiran 19 Juli 1964 ini bermusik bersama grup Kua Etnika dan Sinten Remen.
Bersama grup musik tersebut, Djaduk memadukan unsur-unsur musik tradisional dengan modern.
Selain itu, Djaduk juga dikenal sebagai penata musik dalam beberapa film Indonesia.
Berikut kiprah seniman Djaduk Ferianto dalam film-film Indonesia:
Baca: Seniman Asal Yogyakarta Djaduk Ferianto Meninggal Dunia, Sempat Dijadwalkan Tampil di Ngayogjazz
Baca: Djaduk Ferianto
Film Daun di Atas Bantal dibintangi oleh aktris Christine Hakim dan telah rilis pada 1997 silam.
Mengutip dari filmindonesia.or.id, arahan sutradara Garin Nugroho ini berangkat dari gagasan video dokumenter yang dibuat oleh Garin, pesanan dari NHK Jepang dengan judul "Dongeng Kancil untuk Kemerdekaan".
Djaduk Ferianto terlibat sebagai penata musik dalam film ini.
Atas musik yang ditatanya itu, Djaduk masuk dalam nominasi di Asia Pacific Film Film Festival tahun 1998.
Petualangan Sherina merupakan film musikal anak-anak yang populer di tahun 200an.
Film ini berkisah tentang Sherina yang ikut pindah bersama keluarganya ke Bandung.
Di sekolah barunya di Bandung, Sherina bermusuhan dengan teman sekelasnya, Sadam.
Suatu hari, Sherina dan Sadam diculik oleh Pak Raden, suruhan Kertaradjasa yang inign menguasai tanah pertanian milik ayah Sadam.
Djaduk Ferianto terlibat sebagai salah satu pemeran dalam drama musikal arahan sutradara Riri Riza tersebut.
Dalam film yang diproduseri oleh Mira Lesmana tersebut, Djaduk berperan sebagai Kertarajasa.
Kakak Djaduk, Butet Kertaradjasa, juga turut membintangi Petualangan Sherina sebagai Pak Raden.
Selain Djaduk dan Butet, film produksi PT Mediatama Inisiatif Film dan PT Miles Productions ini juga dibintangi oleh Sherina Munaf, Derby Romero, Mathias Muchus, Didi Petet, dan Epi Kusnandar.
Baca: Joko Anwar Sempatkan ke Yogyakarta Rayu Christine Hakim, Berperan di Film Perempuan Tanah Jahanam
Baca: FILM - Petualangan Sherina (2000)
Film Marsinah didasari kisah nyata buruh Marsinah yang menjadi lambang perlawanan buruh.
Marsinah meninggal karena dibunuh saat memperjuangkan hak-hak buruh di tempat kerjanya, PT Catur Putra Surya (CPS), Sidoarjo.
Cerita dalam filmnya tidak langsung berfokus pada tokoh Marsinah, melainkan penangkapan dan pengadilan terhadap Mutiari, Kepala Bagian Personalia PT CPS yang menghadapi protes buruh.
Djaduk Ferianto terlibat sebagai penata musik dalam film arahan Slamet Rahardjo tersebut.
Tayang perdana pada 18 April 2002, film Marsinah dibintangi oleh Megarita, Dyah Arum, Tosan Wiryawan, Intarti, Liem Ardianto Lesmana, dan Djoko Ali.
Film produksi PT Gedam Sinemuda Perkasa ini berhasil menyabet sepuluh penghargaan, termasuk Piala Citra dan Fesitval Film Bandung.
Djaduk Ferianto kembali menjadi penata musik dalam film Untuk Rena yang disutradarai oleh Riri Riza.
Film yang diproduseri oleh Mira Lesmana ini bercerita tentang Rena yang sejak kecil tinggal di panti asuhan Rumah Matahari.
Berdurasi 107 menit, Untuk Rena dibintangi oleh Maudy Ayunda dan Surya Saputra.
Baca: Maudy Ayunda
Baca: FILM - Drupadi (2008)
Masih disutradarai Riri Riza, Djaduk Ferianto juga menjadi penata musik dalam film Drupadi.
Produksi SinemArt Pictures ini dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, Doni Alamsyah, Ario Bayu, dan Butet Kartaradjasa.
Mengutip dari Tribunnews, film ini sempat menjadi kontroversi dan hanya diputar secara terbatas.
Kisah dalam film Drupadi diadaptasi dari cuplikan kisah kuno India, Mahabharata.
Drupadi sendiri merupakan istri dari lima bersaudara Pandawa.
Djaduk Ferianto terlibat sebagai penata musik dalam film 3 Doa 3 Cinta.
Berkat karyanya itu, Djaduk masuk dalam nominasi Festival Film Indonesia kategori Penata Musik Terbaik.
Selain itu, film yang rilis pada 18 Desember 2008 silam ini juga masuk dalam lima nominasi lain di Festival Film Indonesia dan menang dalam kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik yang diraih Yoga Pratama.
Film arahan Nurman Hakim ini dibintangi oleh Nicholas Saputra, Dian Sastrowardoyo, Yoga Pratama, Yoga Bagus, Butet Kertaradjasa, dan Jajang C Noer.
Film 3 Doa 3 Cinta bercerita tentang tiga santri remaja di sebuah pesantren yang terletak di kota kecil Jawa Tengah.
Masing-masing dari mereka memiliki harapan dituliskan di sebuah dinding tua belakang pesantren.
Tidak hanya sebagai penata musik, dalam film ini Djaduk Ferianto juga terlibat sebagai pemeran.
Djaduk memerankan tokoh Pak RT dalam film besutan sutradara Herwin Novianto ini.
Film Jagad X Code dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman, Mario Irwiensyah, Opi Bachtiar, Tio Pakusadewo, Tika Putri, Ully Artha, dan Ray Sahetapy.
Film yang diproduseri Leni Lolang tersebut membawa Djaduk masuk dalam nominasi Festival Film Indonesia kategori Penata Musik Terbaik.
Jagad X Code bercerita tentang tiga anak muda pengangguran di kampung Kali Code Yogyakarta.
Baca: Dian Sastrowardoyo
Baca: Nicholas Saputra
Film yang musiknya juga ditata oleh Djaduk Ferianto ini dibintangi oleh Titi Rajo Bintang, Dion Wiyoko, Yoga Pratama, Jajang C Noer, Ben Joshua, Indra Herlambang, dan Marsha Timothy.
Dengan arahan sutradara Nurman Hakim, film Khalifah tayang perdana pada 6 Januari 2011.
Film Khalifah berhasil membawa pulang piala di Festival International des Cinemas d'Asie, Vesoul, Prancis dalam kategori Film Favorit Pilihan Penonton.
Khalifah bercerita tentang seorang gadis 23 tahun bernama Khalifah yang bekerja di salon kecantikan.
Khalifah kemudian dijodohkan oleh ayahnya dengan pria bernama Rasyid.
Kali ini Djaduk Ferianto terlibat sebagai produser sekaligus penata musik dalam film Soegija.
Film Soegija berkisah tentang perjuangan seorang tokoh pahlawan nasional Monsinyur A Soegijapranata SJ dengan latar belakang pendirian Republik Indonesia Serikat tahun 1940-1949.
Arahan Garin Nugroho ini dibintangi oleh Nirwan Dewanto, Annisa Hertami, Wouter Zweers, Wouter Braaf, Nobuyuki Suzuki, Olga Lydia, Margono, Hengky Soelaiman, Andrea Reva, Rukman Rosadi, Eko Balung, dan Andriano Fidelis.
Baca: FILM - Soegija (2012)
Baca: 17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Soegijapranata
Film The Window menjadi film panjang yang musiknya juga ditata oleh Djaduk Ferianto.
Film yang disutradarai Nurman Hakim ini dibintangi oleh Titi Rajo Bintang, Yoga Pratama, Landung Simatupang, Eka Nusa Pertiwi, Karlina Inawati, hingga Haydar Salish.
Tayang perdana 12 Mei 2016, The Window bercerita tentang seorang perempuan bernama Dewi yang pulang ke Yogyakarta setelah sepuluh tahun meninggalkan kampung halamannya tersebut.