Kisah Pilu Nenek Lessi, 15 Tahun Jadi Pemulung hingga Diusir Menantu : Tidak Dendam Tapi Sakit

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Lessi, wanita 61 tahun yang memulung di sekitaran Bekasi dan Jakarta Timur, Senin (4/11/2019)

Cuma kan Ibu bantuin beres-beres rumah," sambungnya.

Melihat kondisi Ibunya yang masih bekerja, Lessi mengatakan tak pernah ada larangan dari semua anak-anaknya.

Bahkan satu diantara 5 anaknya jarang menemuinya dan hanya datang ketika Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.

"Yang 3 kan memang tinggal jauh.

Namanya orang tua kan pengin ketemu anak.

Ya cuma pada begitu," ucapnya.

"Kalau misalnya datang pas Lebaran ngasih saya uang Rp 25 ribu.

Makanya saya harus kerja buat beli makan sama ngasih cucu kalau mereka minta jajan," sambungnya.

Baca: Klarifikasi Ricky Zainal, Suami Mommi Asf di Kisah Layangan Putus, Minta Maaf dan Sebut Belum Cerai

Kendati demikian, Lessi mengatakan tak pernah dendam karena sikap anak-anaknya.

Ia selalu terima dengan ikhlas apa yang dilakukan anak-anaknya.

Karena ia percaya apa yang dilakukan sang anak suatu saat akan berbalas pada dirinya sendiri.

"Kadang saya pinjam uang Rp 5 ribu aja minta diganti.

Saya ngerti mereka juga pada susah, tapi masa sampai begitu banget," ungkapnya.

"Kalau dipikirin aja saya yang pusing dan sakit hati.

Makanya saya ikhlasin aja biar enggak dendam," tandasnya.

Pernah Diusir

Tak ada tempat tinggal dan hanya bekerja sebagai pemulung di usia senja, membuat Lessi harus menumpang tinggal bersama anaknya.

Saat itu, ia mengatakan tinggal bersama anak pertamanya.

Namun seiring berjalannya waktu, ia kaget karena diusir oleh menantu lelakinya.

"Saya enggak tahu salah saya apa.

Halaman
1234


Penulis: Putradi Pamungkas

Berita Populer