Dilansir dari Asiatalentcup.com, hal ini dilakukan untuk menghormati mendiang Afridza Munandar.
Afridza Munandar termasuk pembalap yang bersinar di Asia Talent Cup.
Dia mengawali debutnya di Asia Talent Cup pada musim 2018.
Baca: Afridza Munandar
Baca: Kronologi Meninggalnya Afridza Munandar Pembalap Indonesia di Asia Talent Cup Malaysia
Pada musim tersebut, Afridza Munandar berhasil mendapat 59 poin dan menyelesaikan balapan di peringkat kesepuluh.
Afridza juga berhasil mendapat podium perdananya di Asia Talent Cup pada Race 2 di Sirkuit Buriram Thailand, berselisih 0,160 detik dari Haruki Noguchi, peraih podium tertinggi.
Pada musim keduanya di Asia Talent Cup, performa Afridza Munandar meningkat drastis.
Dia berhasil mendapat kemenangan dua kali, yakni di Race 1 Sirkuit Buriram Thailand (16/3/2019) dan Race 2 Sirkuit Sepang (16/6/2019).
Afridza Munandar mengalami kecelakaan di Sirkuit Sepang, Malaysia pada Sabtu (2/11/2019).
Dilansir dari Motorplus-online.com, saat kejadian, Afridza Munandar berada di urutan keenam.
Begitu ingin memasuki tikungan 10, Afridza Munandar terlihat bersenggolan dengan pembalap bernomor 11 yaitu Takuma Matsuyama.
Setelah bersenggolan, Afridza Munandar terlihat terjatuh.
Red flag langsung dikibarkan dan balapan langsung dihentikan.
Terlihat ada dua motor yang tidak kembali ke pit.
Yaitu motor milik Afridza Munandar dan motor dengan nomor 22 milik Shinji Ogo pembalap asal Jepang.
Motor dengan nomor 22 terlihat diangkut oleh marshal dan terlihat roda depan terkunci sehingga tidak dapat berputar dengan normal.
Marshal pun mengangkat motor dengan tali strep mengaitkan di roda depan.
Sesaat setelah kecelakaan, pembalap berusia 20 tahun tersebut mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis di pinggir lintasan.
Setelah itu Afridza Munandar langsung dibawa dengan helikopter menuju Rumah Sakit Kuala Lumpur untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.
Meskipun tim medis dan pihak rumah sakit sudah berusaha keras, sayangnya nyawa Afridza Munandar tidak dapat tertolong karena luka-lukanya yang parah.
Banyak pembalap memberi hormat dan menyampaikan duka citanya.
Satu di antaranya adalah juara MotoGP 2019, Marc Marquez, yang berada satu lokasi karena balapan Asia Talent Cup masuk dalam serangkaian acara MotoGP Malaysia.
"Hari yang menyedihkan di balap motor. Afridza Munandar meninggal siang ini karena meninggal usai kecelakaan saat balapan Asia Talent Cup. RIP Afridza," tulis Marc Marquez dalam akun Instagram-nya.
Terlihat dalam komentar Instagram resmi MotoGP, Fabio Quartararo dan Cal Crutchlow misalnya.
"RIP. Kami akan balapan untukmu," komentar Fabio Quartararo.
"Rest in Peace Afridza," tulis Cal Crutchlow.
Pemenang MotoGP Malaysia, yakni Maverick Vinales, mempersembahkan kemenangannya untuk Afridza Munandar
Vinales mengaku sangat sedih mendengar kabar meninggalnya Munandar.
"Aku mendedikasikan kemenanganku ini untuk pembalap yang meninggal dunia kemarin," kata Vinales dilansir GridOto.com dari MotoGP.
"Dia adalah rider favoritku di Asia Talent Cup. Aku berbela sungkawa untuk keluarganya," jelasnya.
Selain Vinales, Marc Marquez sang juara MotoGP 2019 juga mempersembahkan podiumnya untuk Afridza Munandar.
"Hari ini merupakan hari yang sangat emosional bagiku. Kemarin ada kejadian buruk di balapan ini. Seorang pembalap muda dari Indonesia, aku mengenalnya. Ia berasal dari Astra Honda, kami pernah bersama waktu saya ke Indonesia beberapa kali," kata Marquez.
"Hari ini aku mendapatkan kenangan indah dimana adikku juara dunia Moto2. Tetapi kami juga mendapatkan mimpi buruk dengan meninggalnya rider muda, Munandar," imbuh Marc Marquez.
Afridza Munandar sukses berkarier di Kejuaraan Nasional.
Pada 2013, pembalap asal Bogor ini berhasil menjadi Juara Umum Jabar MP5 dan Juara Umum MP6.
Setahun kemudian, dia berhasil meraih Juara Umum II Kejurnas MP5 dan Kejurnas MP6.
Afridza Munandar mendapat Juara II pada Kerjurnas MP Seri V kelas MP3.
Pada 2016, Afridza Munandar berhasil meraih medali perak PON Jabar.
Setahun setelahnya, dia menjadi Juara Nasional MP3 dan MP4.
Afridza mulai membalap di Asia Talent Cup pada 2018.
Pada debutnya balapnya di Losail, Afridza Munandar finish di posisi keenam.
Afridza Munandar berhasil memperbaiki finishnya di RAC2, yakni di posisi kelima.
Dia mendapat podium pertamanya di Asia Talent Cup pada RAC2 Thailand.
Afridza Munandar mengakhiri musim debutnya di peringkat kesepuluh dengan 59 poin.
Performa Afridza Munandar meningkat pada Asia Talent Cup musim selanjutnya.
Pada RAC1 Thailand, Afridza Munandar berhasil mendapat kemenangan perdananya.
Dia berhasil mengungguli dua pembalap Jepang Sho Nishimura dan Matsuyama.
Namun, di RAC2, dia terpaksa turun ke podium tiga.
Afridza Munandar naik podium dua pada RAC1 Sepang.
Dia mempertajam performanya dan akhirnya berhasil mendapatkan kemenangan di RAC2, kemenangannya yang kedua di Asia Talent Cup.
Di Race 1 Jepang, dia naik ke podium dua, berada di bawah pembalap Jepang Takuma Matsuyama.[4]
Selain itu Afridza Munandar juga memperkuat AHRT di Suzuka Endurance 4 Hours.