Tugas Berat Aji Santoso, Tukangi Persebaya Surabaya Tanpa Suporter hingga Akhir Musim Liga 1 2019

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatih baru Persebaya Surabaya Aji Santoso (kanan) berdiskusi dengan Uston Nawawi pada latihan rutin di Lapangan Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (31/10/2019) sore.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aji Santoso resmi ditunjuk sebagai Pelatih Persebaya Surabaya, Kamis (31/10/2019).

Menukangi Bajul Ijo, Aji Santoso sudah dihadapkan pada tugas dan keadaan yang tidak mudah.

Pasalnya, Persebaya Surabaya tengah mengalami catatan negatif dalam beberapa penampilan terakhir.

Ditambah lagi, tim berjuluk bajul ijo itu juga mendapatkan hukuman dari Komisi Disiplin PSSI.

Sanksi tersebut merupakan rentetan panjang dampak kerusuhan pada laga kontra PSS Sleman.

Terkait penyalahgunaan smoke bomb dan flare, perusakan fasilitas stadion, perusakan dan pembakaran aboard, serta intimidasi terhadap pemain, Persebaya didenda Rp 200 juta.

Tak hanya itu, Persebaya Surabaya juga terpaksa menjalani sembilan laga yang tersisa di Liga 1 2019 tanpa suporter.

Baca: Aji Santoso

Baca: Wolfgang Pikal Mundur, Aji Santoso Gantikan Posisinya sebagai Pelatih Persebaya Surabaya

Kondisi tersebut menambah panjang daftar tugas berat yang menanti Aji Santoso.

Di satu sisi, ia wajib meningkatkan performa tim.

Namun, di sisi yang lain, Bajul Ijo tidak bisa mendapat dukungan Bonek di lapangan hijau.

Padahal, dukungan penonton akan memberikan motivasi tersendiri bagi para pemain.

Selain itu, kehadiran suporter juga bisa menjadi pemain ke-12 yang memberikan tekanan pada lawan.

Meski demikian, Pelatih Aji Santoso menegaskan pada para pemain agar tetap menjaga fokus di lapangan.

“Saya baru saja tegaskan kepada pemain, apa pun keputusan federasi jangan sampai mempengaruhi corak permainan kami,” tegas Aji Santoso dikutip Kompas.com.

Meski tengah mendapatkan sanksi tanpa suporter, Aji Santoso optimis dan akan berusaha yang terbaik.

"Tetapi kalau kami dilarang tampil tanpa penonton, kami akan tetap berusaha yang terbaik untuk Persebaya," kata Aji.

Baca: Jelang Laga Kontra PSIS Semarang di Hadapan Bobotoh, Dua Pemain Persib Bandung Dikabarkan Cedera

Baca: VIRAL Penjual Cilok Cantik di Solo, Awalnya Bantu Kakak, Kini Omzetnya Naik, Netizen: Calon Idaman

Penonton memasuki lapangan dan sebagian mendatangi pemain usai pertandingan Persebaya Surabaya melawan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Selasa (29/10/2019). Persebaya Surabaya dikalahkan PSS Sleman di kandangnya dengan skor 2-3. (SURYA/HABIBUR ROHMAN )


Kerusuhan Kontra PSS

Setelah laga Persebaya vs PSS selesai, pendukung tuan rumah, Bonek yang merasa kecewa dengan hasil negatif tim kesayangan meraka masuk ke dalam Stadion GBT dan melakukan aksi-aksi yang kurang terpuji.

Kekalahan dari PSS di GBT merupakan hal pertama yang dialami skuat Bajul Ijo di laga kandang Liga 1 2019.

Selain itu, kekalahan ini merupakan yang ketiga kalinya secara beruntun dan tidak pernah menang dalam lima laga terakhir dalam Liga 1 2019.

Halaman
12


Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer