Kehidupan Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Muhammad Romahurmuziy adalah mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang ditangkap KPK.
Romahurmuziy terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Jawa Timur.
Romahurmuziy lahir di Sleman pada 10 september 1974.
Ayah Romahurmuziy yang bernama M Tochah Mansoer merupakan pendiri Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), sedangkan sang ibu Umroh Machfudzoh menjabat sebagai Ketua DPW PPP Yogyakarta periode 1985-1995 serta Ketua Umum PP Wanita Persatuan periode 1993-1998.
Romahurmuziy merupakan cucu dari Menteri Agama ketujuh, yaitu KH M Wahib Wahab.
Selain itu, Romahurmuziy juga merupakan cicit dari Kiai Wahab Hasbullah, salah satu pendiri NU.
Romahurmuziy menempuh pendidikan dasarnya di SD Negeri Ungaran 1.
Setelah itu, Romahurmuziy melanjutkan ke SMP Negeri 5 Yogyakarta, dan SMA Negeri 1 Yogyakarta.
Lulus SMA, Romahurmuziy kemudian melanjutkan pendidikan S1 Jurusan Teknik Fisika di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Romahurmuziy juga meraih gelar Magister di Jurusan Teknik dan Manajemen dari universitas yang sama.
Romahurmuziy menikah dengan Henny Widiyanti dan dikarunia seorang anak. (1)
Rekam jejak
Sebelum terjun sebagai politisi, Romahurmuziy pernah bekerja sebagai dosen di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Selain itu, Romahurmuziy juga pernah menjabat sebgai Staf Khusus Menkop dan UKM Bidang Perencanaan Strategis pada 2004-2009.
Karier politik Romahurmuziy berawal ketika dirinya bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Awalnya, Romahurmuziy menjadi pengurus Departemen di DPP PPP pada Muktamar V pada 2003.
Kemudian pada 2007, Romahurmuziy menjadi Wakil Sekretaris Jenderal PPP.
Baca: Dampingi Fachrul Razi, Jokowi Tunjuk Politisi PPP Zainut Tauhid sebagai Wakil Menteri Agama
Baca: Zainut Tauhid Saadi
Pada 2009, Romahurmuziy terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014.
Pada 2011, Romahurmuziy mendapatkan jabatan sebagai Sekretaris Jenderal PPP.
Lalu ketika Suryadharma Ali tersangkut kasus korupsi dana haji pada 2014, Romahurmuziy naik jabatan menjadi Ketua Umum PPP menggantikan Suryadharma Ali.
Setelah itu, Romy membawa PPP yang sebelumnya mendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa pada Pilpres 2014 mendukung pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.
Sempat ada dualisme kepemimpinan di tubuh PPP, karena kubu Djan Faridz juga menggelar Muktamar tandingan.
Namun pemerintah tetap mengesahkan PPP yang dipimpin Romahurmuziy.
Selain menjabat sebagai Ketua Umum PPP, Romahurmuziy juga menjabat sebagai Anggota DPR periode 2014-2019. (2)
Riwayat Karier
- CV Widyaputra, 1997
- PT Kayaba Indonesia sebagai kasie Import, 1999
- PT Syntegra Internasional sebagai Project Manager Tambang Batubara, 1999-2001
- PT Mugi Mukti Abadi, 1999
- PT Indopacific sebagai investigator, 2002
- Tenaga Ahli Komisi V DPR RI Bidang Industri, Perdagangan, Penanaman Modal dan Koperasi) Internasional, 2002-2004.
- Tim Asistensi Teknis DPR pada RUU Pelabuah Bebas dan Perdagangan Bebas Batam, 2003-2004
- Staff Khusus Menteri, Bidang Perencanaan Strategis, Menkop & UKM RI Bidang Perencanaan Stratrgis, 2004-2009
- Anggota Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), 2007-2008
- Anggota Badan Anggaran DPR RI, 2009-2014
- Anggota Komisi VII DPR RI, 2009-2014
- Anggota MPR/DPR RI 2009-2014
- Anggota MPR/DPR RI, 2014-2019 (3)