Hajar Southampton 9-0, Leicester Tuai Banyak Catatan Bersejarah Hingga Samai Rekor Manchester United

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Leicester City mencatatkan rekor kemenangan tandang terbesar dalam sejarah Premier League kala menghajar Southampton 9-0, Jumat (25/10/2019).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Leicester City menyeruak ke posisi atas klasemen Liga Inggris 2019-2020.

Klub berjuluk The Foxes itu kini bersaing dengan Liverpool dan Manchester City di papan atas.

Leicester City semakin menunjukkan kegarangannya pada Liga Inggris 2019-2020 usai menghabisi Southampton di kandang mereka, Stadion St. Mary's, Jumat (25/10/2019) waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB.

Bermain di hadapan pendukung Southampton, Leicester justru dengan perkasa menciptakan sembilan gol tanpa balas.

Statistik dari situs resmi Premier League, Leicester City memang tampil sangat mendominasi laga.

Baca: Laga Usiran dan Tanpa Penonton, Nasib Mengenaskan Persib di Lanjutan Liga 1 2019

Baca: Ingat Model Dewasa Penyusup Final Liga Champions 2018/2019? Baru Saja Bagi-bagi Uang di Bali

Baca: Target Juara Menipis, Persib Bandung Fokus Incar Lima Besar Liga 1 2019

Leicester memimpin penguasaan bola hingga 72,5 persen.

Dari segi peluang, The Foxes memiliki 25 yang 15 di antaranya mengarah tepat sasaran.

Adapun Southampton mempunyai 6 kesempatan dengan 3 menuju ke gawang.

Jalannya laga

Menekan sejak awal pertandingan, Leicester City langsung unggul 1-0 pada menit ke-10.

Harvey Barnes memanfaatkan umpan Ben Chilwell dengan melepaskan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti.

Namun, bola masih bisa ditepis kiper Southampton, Angus Gunn.

Bola muntah yang bergulir liar di kotak penalti kemudian disambar Chilwell dengan sepakan datar kaki kiri untuk membuka keran gol Leicester.

Malapetaka bagi Southampton muncul pada menit ke-12.

Gelandang serang Leicester City, Ayoze Perez (biru) melakukan tendangan ke gawang Southampton dalam laga Liga Inggris di Stadion St. Mary's, Jumat (25/10/2019).

Wasit Andre Marriner memberikan kartu merah untuk wing-back kiri tuan rumah, Ryan Bertrand.

Marriner membuat keputusan ini setelah Video Assistant Referee (VAR) memperlihatkan Bertrand melakukan tekel keras ke kaki kiri gelandang Leicester, Ayoze Perez.

Melawan 10 pemain, Leicester tampil semakin trengginas.

Pasukan Brendan Rodgers unggul 2-0 pada menit ke-17.

Berdiri tanpa pengawalan, Youri Tielemans dengan mantap meluncurkan tembakan datar kaki kanan dari dalam kotak penalti.

Cuma berjarak dua menit, Leicester City mengubah papan skor menjadi 3-0.

Ayoze Perez melakukan kerja sama satu-dua dengan Youri Tielemans sebelum mengirimkan tendangan keras kaki kanan dari dalam kotak terlarang.

Leicester kembali menambah gol pada menit ke-39.

Memaksimalkan umpan silang Ben Chilwell, Ayoze Perez dengan fantastis menyambut bola via sepakan voli kaki kanan.

Leicester memimpin 4-0.

Leicester City kian menjauhkan keunggulan pada menit ke-45.

Proses gol bermula dari kesalahan gelandang Southampton, James Ward-Prowse, dalam menyundul bola.

Tandukan Ward-Prowse justru memudahkan penyerang Leicester, Jamie Vardy, mengontrol di kotak penalti Southampton.

Vardy lalu menggocek bek Southampton, Maya Yoshida, sebelum menghunjamkan tembakan keras kaki kanan dari jarak dekat.

Skor 5-0 untuk Leicester City bertahan sampai turun minum.

Memasuki babak kedua, Leicester City tidak mengendurkan gempuran.

Leicester menciptakan gol keenam pada menit ke-57.

Menerima umpan lambung dari Harvey Barnes, Ayoze Perez dengan tenang mengontrol bola menggunakan dada sebelum melepaskan tendangan voli kaki kiri.

Leicester unggul 6-0.

Satu menit kemudian, Leicester City lagi-lagi menggetarkan jala gawang Southampton.

Bermula dari umpan silang Ben Chilwell, Jamie Vardy dengan asyik menyundul bola. Skor menjadi 7-0.

Anak-anak asuh Brendan Rodgers mengukir gol selanjutnya pada menit ke-85.

James Maddison dengan sempurna mengeksekusi tendangan bebas yang berposisi sedikit di luar kotak penalti Southampton. Leicester unggul 8-0.

Jamie Vardy (kiri) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Southampton dalam laga Liga Inggris di Stadion St. Mary's, Jumat (25/10/2019).

Pada menit ke-90+3, Leicester City mendapat penalti usai Jamie Vardy ditekel bek Southampton, Jan Bednarek, di kotak terlarang.

Vardy, yang bertugas sebagai algojo, menjalankan tugasnya tanpa cela.

Sepakan kaki kanan Vardy dari titik putih mengarah deras ke sisi kiri gawang Southampton.

Rekor melimpah Leicester City

Dikutip dari Opta, Leicester menjadi tim kedua dalam sejarah Premier League dengan dua pemain memborong tiga gol pada sebuah laga.

Sebelumnya, dua pemain Arsenal, Pennant dan Pires, melakukan hal tersebut pada Mei 2003.

Leicester juga menggoreskan tinta emas lainnya.

Leicester merupakan tim kedua dalam sejarah Premier League yang sukses mengukir lima gol pada babak pertama partai tandang.

Hasil di markas Southampton membuat Leicester City menjadi tim paling produktif kedua pada Liga Inggris musim ini.

Striker Leicester City, Jamie Vardy, mencetak gol ke gawang Southampton dalam laga Liga Inggris di Stadion St. Mary's, Jumat (25/10/2019). (Media resmi premier league)

Leicester sudah menggelontorkan 25 gol.

Hanya Manchester City yang lebih tajam dibandingkan Leicester City dengan koleksi 29 gol.

Namun, Leicester boleh berbangga karena mampu menyalip Man City di klasemen sementara Liga Inggris dengan bercokol di posisi kedua.

Torehan 20 poin Jamie Vardy dkk berada di atas Man City (19).

Adapun Liverpool masih nyaman di puncak klasemen.

Selain itu, skor 9-0 untuk Leicester City atas Southampton merupakan catatan istimewa dalam sejarah Liga Inggris.

Menurut situs Squawka, skor 9-0 merupakan kemenangan tandang terbesar dalam sejarah sejak format Liga Inggris menjadi Premier League.

Selain itu, angka 9-0 Leicester City merupakan kemenangan terbesar mereka dalam kompetisi resmi dan menyamai rekor kemenangan tersebesar Manchester United di Liga Inggris kala menghantam Ipswich Town dengan skor sama pada tahun 1995.

Liga Inggris resmi bernama Premier League pada 20 Februari 1992 alias 27 tahun lalu.

(Tribunnewswiki.com/Bolasport.com/Haris/Septian Tambunan)



Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer