Kabupaten Minahasa Selatan

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Peta Kabupaten Minahasa Selatan


Daftar Isi


  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kabupaten Minahasa Selatan adalah sebuah kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara yang dibentuk pada 2003.

Kabupaten Minahasa Selatan terletak di jalur lintas darat Trans Sulawesi yang menghubungkan jalur jalan seluruh provinsi di Pulau Sulawesi.

Bupati Minahasa Selatan periode 2016-2021 adalah Christiany Eugenia Tetty Paruntu. [1]

Baca: Fakta Christiany Tetty Paruntu, Bupati Cantik Minahasa Selatan, Disebut Jadi Menteri Kabinet Jokowi

Baca: 5 Fakta Tetty Paruntu Bupati Minahasa Selatan yang Datang ke Istana, Ternyata Tak Diundang Jokowi

 

Pantai Alar di Kabupaten Minahasa Selatan (Wikicommons patrice.undap)

 

 

  • Geografi


Kabupaten Minahasa Selatan beribu kota di Amurang.

Amurang berjarak sekitar 64 km dari Manado, ibu kota Provinsi Sulawesi Utara

Secara geografis, Kabupaten Minahasa Selatan terletak antara 0°,47’-1°,24’ Lintang Utara dan 124°,18’-124°45’ Bujur Timur.

Berikut batas-batas wilayah Kabupaten Minahasa Selatan:

  • Utara : berbatasan dengan Kabupaten Minahasa
  • Timur : berbatasan dengan Kabupaten Minahasa Tenggara
  • Selatan : berbatasan dengan Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur
  • Barat : berbatasan dengan Laut Sulawesi

Minahasa Selatan mempunyai topografi berbukit yang membentang dari utara ke selatan.

Kabupaten ini memiliki ketinggian tertinggi 1.500 dpl.

Luas wilayah Minahasa Selatan adalah 1.484 km2. [2]

Kecamatan di Kabupaten Minahasa Selatan (Wikicommons)

  • Sejarah pembentukan


Setelah reformasi terjadi dan muncul kebijakan otonomi daerah, mulai ada aspirasi masyarakat mengenai pemekaran wilayah di berbagai daerah.

Hal ini juga terjadi dengan masyarakat di Minahasa bagian selatan.

Prinsip pemekaran ini adalah meningkatkan daya guna dan hasil guna dalam rentang kendali (span of control) penyelenggaraan tugas pemerintahan, pelaksanaan pembangunan serta pembinaan dan pelayanan masyarakat.

Tujuannya adalah meningkatkan pengelolaan potensi daerah secara lebih optimal, meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat, dan mengembangan kehidupan demokrasi dan peran masyarakat serta rasa keadilan dan pemerataan pembangunan.

Aspirasi masyarakat Minahasa Selatan diakomodasi oleh Pemerintah bersama DPRD Kabupaten Minahasa.

Aspirasi ini akhirnya disetujui oleh DPRD Kabupaten Minahasa melalui surat Nomor 170/DPRD/122/2000 tanggal 23 Maret 2000 tentang Rekomendasi Pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Tomohon.

Bupati Minahasa menyampaikan surat pada Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Nomor 458/B.MIN/IX-2001 perihal Hasil Kajian Awal Pemerintah Daerah dalam Rangka Pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan.

Pada 28 September 2001,  DPRD Kabupaten Minahasa mengeluarkan surat Nomor 19 Tahun 2001 tanggal 28 September 2001 tentang Persetujuan Prinsip DPRD Kabupaten Minahasa dalam rangka Pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan.

Melalui surat Nomor 530/B.Min/XI-2001 tanggal 26 November 2001, bupati Minahasa menyampaikan usulan pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan pada Gubernur Sulawesi Utara.

Setelah disetujui DPR pada 27 Januari 2003, Minahasa Selatan ditetapkan sebagai satu di antara daerah otonom yang baru di Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2003 tanggal 25 Februari 2003. 

Pada 4 Agustus 2003, Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden Republik Indonesia meresmikan Kabupaten Minahasa Selatan menjadi daerah otonom yang baru sekaligus melantik Drs. Ramoy Markus Luntungan sebagai Bupati Minahasa Selatan. [3]

  • Lambang


Di bawah ini adalah lambang Kabupaten Minahasa Selatan.[4]

Lambang Kabupaten Minahasa Selatan

  • Kecamatan


Modoinding (46,98 km2)

Maesaan (143,98 km2)

Tompasobaru (129,48 km2)

Ranoyapo (102,44 km2)

Motoling (15,11 km2)

Motoling Barat (128,4 km 2)

Motoling Timur (50,44 km2)

Kumelembuai (37,89 km2)

Sinonsayang (104,58 km2)

Tenga (125,39 km2)

Amurang Barat (103,4 km2)

Amurang (69,45 km2)

Amurang Timur (152,73 km2)

Tareran (51,91 km2)

Suluun Tareran (35,84 km2)

Tatapaan (108,19 km2)

Tumpaan (78,26 km2) [5]

  • Daftar bupati Minahasa Selatan


Drs. Ramoy Markus Luntungan (2003-2005)

Drs. H.D. Waworuntu (2005-2005)

Asiano Gamy Kawatu S.E., M.Si. (2005-2005)

Drs. Ramoy Markus Luntungan (2005-2010)

Drs. Mecky M. Onibala M.Si. (2010-2010)

Christiany Eugenia Paruntu S.E. (2010-2015)

Ir. Rene Hosang (2015-2016)

Christiany Eugenia Paruntu S.E. (2016 - ) [6]

  • Pariwisata


Berikut tempat-tempat wisata di Kabupaten Minahasa Selatan

  • Gunung Payung
  • Taman Nasional Bunaken bagian selatan
  • Spot Diving Pantai Blongko
  • Pantai Teletabis
  • Pantai Moinit Tewasen
  • Pantai Alar Minahasa selatan
  • Batu Dinding di Amurang
  • Air terjun Tumpaan Park Amurang [7]

 (TRIBUNNEWSWIKI/Febri)



Nama Kabupaten Minahasa Selatan


Lokasi 0°,47’-1°,24’ Lintang Utara dan 124°,18’-124°45’ Bujur Timur.


Dibentuk pada 2003


Luas 1.484 km2


Jumlah kecamatan 17


Bupati Christiany Eugenia Tetty Paruntu (2016 - )


Website http://minselkab.go.id


Sumber :


1. matadesa.zonautara.com
2. www.seputarsulut.com
3. id.wikipedia.org
4. festivaljalanjalan.com


Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer