Dua hari sebelum dipanggil ke Istana Presiden di Jakarta untuk jadi menteri di kabinet kerja jilid II Jokowi-Maruf Amin, Mahfud MD sempat menelepon ibunya yang tinggal di Pamekasan, Madura.
Hal itu diungkapkan oleh Sitti Khotijah, ibu kandung Mahfud MD, Senin (21/10/2019) lalu.
Sitti Khotijah menceritakan, Mahfud MD menelepon dirinya dua hari kemarin.
Mahfud MD hanya meminta didoakan saja agar selalu diberikan keselamatan dan kesehatan dalam keluarganya.
"Terakhir telepon dua hari kemarin dan bilang semoga semua keluarga disini baik-baik semua dalam keadaan sehat
beliau juga meminta doa ke saya semoga diberi keselamatan sekeluarga," kata Sitti Khotijah kepada TribunMadura.com saat ditemui di rumahnya di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Madura.
Selain itu kata Sitti Khotijah, sebulan kemarin Mahfud MD sempat pulang ke Pamekasan untuk menjenguk keadaan dirinya yang sudah lanjut usia.
Ketika pulang, ia juga tidak bercerita apa pun kepada Ibunya terkait dirinya akan dipanggil menjadi menteri atau tidak.
"Belum ada kabar ke saya kalau Mahfud akan jadi menteri dan waktu pulang juga tidak bercerita apa-apa," tandasnya.
Sitti Khotijah, Ibunda Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Prof Mahfud MD, membeberkan terkait masa kecil anaknya.
Hal itu ia ceritakan kepada TribunMadura.com (grup TribunJatim.com) seusai mendengar kabar anak kelimanya akan menjadi menteri kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin periode 2019-2024, Senin (21/10/2019).
Baca: Mahfud MD Beri Bocoran Pengumuman dan Pelantikan Menteri Kabinet Baru Jokowi Rabu Besok
Sitti Khotijah mengatakan, semasa kecil Mahfud MD dikenal anak mengabdi kepada orangtua dan tidak pernah menyakiti hati orangtuanya.
Jika Mahfud MD sedang berkumpul dengan keluarga dan saudaranya, saat dulu masih tinggal di Pamekasan, Madura, ia paling senang makan bersama ke enam saudaranya.
"Anak saya semua tujuh, Mahfud ini anak yang kelima," katanya.
Selain itu, perempuan berusia 99 tahun tersebut mengutarakan, jika semasa kecil Mahfud MD juga dikenal sebagai anak yang tekun beribadah dan dikenal sebagai sosok yang selalu mengingatkan kepada saudaranya untuk selalu salat tepat waktu.
"Jadi Mahfud itu kalau suruh beribadah nomor satu. Sejak kecil dia juga dikenal anak yang cerdas dan selau juara kelas," ujarnya.
Tidak hanya itu, kata Sitti Khotijah, Mahfud MD jika ada masalah paling suka curhat kepada kakak pertamanya, Hudaifah yang saat ini tinggal di Bandung.
Bahkan saat enam bulan kemarin, sewaktu Mahfud MD diberitakan akan menjadi Wakil Presiden Jokowi diakui Ibundanya, jika Mahfud MD sempat bercerita kepada kakak pertamanya tersebut.
"Di sini saya tinggal bersama sepupu dari kakaknya Mahfud dan bersama perawat," ucapnya.
Baca: Mahfud MD
Ketika TribunMadura.com (grup TribunJatim.com) berkunjung ke rumah Ibunda Mahfud MD di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Madura, suasana rumahnya tampak sepi.
Di ruang tamunya juga terdapat sekitar 10 foto Prof Mahfud MD yang berpose sendirian dan bersama keluarga besarnya.
Mahfud MD beri bocoran terkait pelantikan Menteri Kabinet Kerja Jokowi Jilid 2, pada Rabu (23/10/2019).
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyebut Presiden Joko Widodo ( Jokowi) akan mengumumkan seluruh nama Menteri Kabinet Kerja Jilid 2 pada Rabu (23/10/2019).
Mahfud MD Mengatakan, seluruh nama Menteri yang masuk kabinet diminta untuk datang pada Rabu pagi.
Semua menteri akan diperkanalkan kepada masyarakat Indonesia.
"Hari Rabu pukul 07.00 WIB diundang di sini untuk diperkenalkan semua kepada Anda," kata Mahfud MD di Istana Kepresidenan seusai bertemu Presiden Joko Widodo, Senin (21/10/2019).
"Setelah itu pukul 07.00 diperkenalkan, pukul 09.00 penyerahan SK keputusan presiden ke masing-masing orang, sesudah itu pelantikan," ujar Mahfud MD.
Mahfud MD menjadi salah satu orang yang dipanggil Jokowi ke Istana hari ini.
Ia menjadi orang pertama yang dipanggil Presiden Jokowi.
Tak selang berapa lama, tiba Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu dan pendiri Gojek, Nadiem Makarim.
Seusai pertemuan, Mahfud MD menyatakan siap menjadi Menteri.
Menurut dia, Jokowi telah memahami secara lengkap latar belakang pendidikan, pengalaman politik, hingga birokrasi.
"Saya diminta beliau untuk menjadi salah satu Menteri," ujar dia.
Namun, Mahfud MD mengaku tidak diberi tahu akan menjadi Menteri apa.
Hanya saat bertemu Presiden ia diajak diskusi terkait masalah penegakan hukum, HAM, pemberantasan korupsi, sumber daya alam, hingga deradikalisasi.
Jokowi mengatakan, pengumuman kabinet ia lakukan pada Senin pagi karena Maruf Amin akan berangkat ke Jepang pada Senin malamnya.
Kiai Maruf rencananya akan menghadiri penobatan Kaisar Jepang.
Ia ingin Maruf selaku wakil presiden ikut dalam pengumuman kabinet itu.
Jokowi juga menyebut, menteri yang ia kenalkan besok akan segera dilantik.
Namun, ia tak menyebutkan apakah pelantikan itu di hari yang sama atau berbeda.
"Dikenalkan dulu, kemudian dilantik," kata dia.