Informasi awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sean Gelalel adalah pembalap Indonesia yang berkompetisi di GP2 Series dan Formula 2.
Sean Gelael adalah putra Ricardo Gelalel, pembalap senior Indonesia, dan RA Sri Sudarini atau Rini S. Bono, aktris senior Indonesia.
Pada 2007, Sean Gelael memecahkan rekor MURI sebagai navigator reli termuda.
Selain itu, Sean Gelael juga pernah membalap di Asia Le Mans pada 2015 dan 2016.
Mulai 2015, Sean Gelalel berkompetisi di GP2 Series pada bersama Tim Carlin.[1]
Baca: Rio Haryanto
Baca: Benny Hidayat
Kehidupan dan karier awal.
Muhammad Sean Ricardo Gelael lahir di Jakarta pada 1 November 1996 dari pasangan Ricardo Gelael dan RA. Sri Sudarini atau yang dikenal sebagai Rini S. Bono.
Keluarga Sean berlatar belakang balap, ayahnya, selain seorang pengusaha, juga seorang pembalap senior Indonesia.
Sean mulai berkarier di dunia balap pada 2005, ketika berumur sembilan tahun, dengan mengikuti berbagai kompetisi balap, di antaranya Reli Sprint.
Di kejuaraan tersebut, Sean menjadi navigator ayahnya.
Pada 2007, Sean Gelalel memecahkan rekor MURI sebagai navigator reli termuda.[2]
Empat tahun kemudian, dia membalap gokart di kelas Rotax Max, sekaligus mengikuti Kejurnas Reli.
Sean mulai membalap penuh di gokart pada 2010.
Dia menjadi pembalap pertama Indonesia yang berkompetisi di Kejuaraan Gokart Dunia pada 2011.
Sean memenangkan Asian Karting Open Championship – Formula 125 Senior Open pada tahun yang sama.[3]
Setahun kemudian, dia membalap di Formula Pilota China dan mendapat satu kemenangan.
Dia juga membalap di Formula Abart bersama BVM selama tiga seri.
Sean memutuskan pindah ke Eropa dan membalap di Formula 3 pada 2012. [4]
Pada 2013, memecahkan rekor sebagai pembalap termuda yang meraih podium Formula 3 pada usia 16 tahun 6 bulan dan 25 hari.
Baca: Ananda Mikola
Baca: Gerry Salim
Sebelumnya, rekor ini dipegang Nelson Piquet (17 tahun).[5]
Sean memiliki memiliki nama panggilan Gelaelized.[6]
Dia hobi bermain basket, sepak bola, jet ski[7] dan diving.[8]
Karier
Sean Gelalel masih membalap di Formula British Formula 3 dan European Formula 3 pada 2014.
Di British Formula 3, dia membalap di Tim Carlin.
Di European Formula 3, dia juga membalap di Tim Carlin, dengan sponsor KFC Jagonya Ayam.
Dia terjun membalap menggunakan baju kuning bertuliskan KFC, produk bisnis ayahnya.[9]
Sean membalap di European Formula 3 sebanyak 33 seri, mendapat 25 poin, dan menyelesaikan musim di peringkat ke-18.
Pada 2015, mengikuti Formula Reanult 3.5 Series dan GP2 Series bersama.
Di balap Renault, Sean meraih finish terbaik delapan besar di Monaco.
Dia mendapat tujuh poin dan menyelesaikan debut musimnya di peringkat ke-19.
Di GP2 Series, dia hanya mengikuti sembilan seri dan mendapat peringkat ke-30.
Sean juga mengikuti Asian Le Mans Series pada 2015 dan 2016.
Dia debut di GP2 Series pada Juli 2015 di Hungaria, finish posisi ke-18 di feature race dan ke-20 di sprint race.
Setahun kemudian, Sean mulai membalap penuh di GP2 bersama Campos Racing, dengan Mitch Evans sebagai rekan tim.
Dia mendapat podium perdananya di Spielberg, Austria.
Pada 2017, Sean mulai membalap di FIA Formula 2 Championship bersama Tim Pertamina Arden.
Pada debut musim, dia mendapat 17 poin dan peringkat ke-15.
Musim keduanya, diselesaikan di peringkat ke-15, dengan 29 poin.
Sean sempat dikontrak Scuderia Toro Rosso untuk Free Practice di F1 pada musim 2017.[10]
Prestasi
2007 - Penghargaan dari MURI sebagai navigator reli termuda
2008 - Juara nasional reli sebagai navigator dari pereli Inggris, David Maslan, dan pereli Australia, Cody Crocker
2009 - Juara nasional reli junior2010 - Juara karting tingkat Asia sebagai pembalap termuda, 2010
2010 - Juara nasional karting tingkat senior, 2010
2010 - Juara karting tingkat Asia putaran kedua di Makau, Tiongkok 2010
2010 - Juara karting tingkat Asia putaran ketiga di Sentul, Indonesia, 2010
2011 - Juara karting tingkat Asia di Sentul, Indonesia, 2011
2011 - Mengikuti seri dunia karting di Eropa dan Asia Pasifik, 2011
2011 - Mengikuti kejuaraan nasional karting di Italia, 2011 [11]