Dengan adanya agenda negara tersebut, diketahui sejumlah acara seperti konser yang akan digelar mendekati acara pelantikan pun ada yang dibatalkan dan ditunda.
Dimulai dari konser K-Pop, konser tunggal penyanyi, hingga festival musik.
Baca: Link Live Streaming dan Susunan Acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Beserta Tata Caranya
Baca: JADWAL LENGKAP CPNS 2019: Proses Seleksi, Formasi, Tahapan, hingga Tata Cara Pendaftaran
Beberapa penyelenggara atau promotor yang menangani acara tersebut pun menyebutkan bahwa terpaksa menunda karena demi keamanan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden Indonesia.
Konser apa saja yang dibatalkan dan ditunda karena pelantikan presiden?
Berikut ini tim Tribunnewswiki.com susun dari berbagai sumber, simak selengkapnya di sini!
Follow Gyeonggi K-Culture FESTA 2019 seharusnya digelar pada tanggal 19-20 Oktober 2019 namun harus dibatalkan karena tidak mendapatkan izin dari kepolisian.
Sebelumnya diketahui bahwa acara ini akan dihadiri oleh sejumlah bintang K-Pop seperti Kim Jong Kook 'Running Man', Taemin, Apink, Epik High, AKmu, Hwang Chieyul, The Rose dan masih banyak lagi.
Melalui akun Instagram-nya, Follow Gyeonggi K-Culture FESTA 2019 menjelaskan mengapa acaranya ditunda dan memberikan kesempatan untuk penontonnya melakukan refund.
"Notice of Cancellation for Follow Gyeonggi K-Culture FESTA 2019
To all participants who have shown interest to participate in Follow Gyeonggi K-Culture FESTA 2019, we regret to inform you that Follow Gyeonggi K-Culture FESTA 2019, scheduled on 19th and 20th October, will be cancelled following the suggestion from the authorities related to ensure the event’s safety, to be held specifically on these dates.
Due to the upcoming inauguration of the President and the Vice President of the Republic of Indonesia, as well as recent incidents in Indonesia, the authorities had disapproved permitting licenses for events in Jakarta and its vicinity, on the dates surrounding the inauguration ceremony. Unfortunately, this directive also means the cancellation of Follow Gyeonggi K-Culture FESTA 2019.
We sincerely hope that you understand the decision to cancel the event, as safety of the participants and everyone involved is our top priority. Direction of refund for your tickets will take place soon.
Once again, we would like to extend our deepest appreciation for your support, and convey our sincerest apologies for the inconvenience this has caused." tulis akun Instagram @follow.gyeonggi.
"Perhatian untuk pembatalan Follow Gyeonggi K-Culture FESTA 2019
Untuk semua partisipan yang sudah menunjukan ketertarukannya untuk berpartisipasi di Follow Gyeonggi K-Culture FESTA 2019, kami menyesal harus menginfirmasikan bahwa Follow Gyeonggi K-Culture FESTA 2019 yang dijadwalkan pada 19 dan 20 Oktober akan dibatalkan mengikuti saran dari pihak berwenang terkait dengan memastikan keamanan acara yang akan diadakan khusus pada tanggal-tangal ini,"
"Karena pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang akan datang, serta insiden baru-baru ini di Indonesia, pihak berwenang telah menolak zini untuk acara di Jakarta dan sekitarnya, pada tanggal di sekitar upacara pelantikan. Sayangnya, arahan ini juga berarti pembatalan Follow Gyeonggi K-Culture FESTA 2019,"
Seperti yang diketahui sebelumnya, YouTube FanFest Jakarta seharusnya diadakan pada Sabtu (19/10/2019).
Namun harus ditunda sampai waktu yang belum diketahui.
Pihak YouTube FanFest Jakarta menjelaskan bahwa penundaan berdasarkan rekomenasi dari pihak kepolisian.
"Setelah menerima rekomendasi dari pihak berwenang di Indonesia, kami memutuskan untuk sementara menunda #YTFFID di Jakarta akhir pekan ini (19/10). Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Pemegang tiket akan menerima email berisi informasi tentang tiket mereka hari ini. Ikuti akun @youtubefanfest untuk informasi selanjutnya," tulis akun YouTube FanFest melalui Instagram-nya di @youtubefanfest.
Rangkaian konser tunggal Tulus yang bertajuk Tur Sewindu TULUS di Solo juga harus ditunda.
Tur Sewindu TULUS Solo seharusnya digelar pada tanggal 18 Oktober 2019 harus diundur pada tanggal 24 Oktober 2019.
Rajawali Indonesia selaku promotor juga memberikan penjelasan bahwa penundaan ini karena izin keramaian yang diajukan tidak dipenuhi oleh pihak berwenang.
"Berdasarkan putusan tentang izin keramaian umum/konser musik yang diajukan oleh promotor Rajawali Indonesia kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Putusan dirilis pada Senin 14 Oktober 2019. Terkait keamanan masa tenang menuju Pelantikan Presiden. Maka, Tulus Tur Sewindu Solo, ditunda.
Tur Sewindu dijadwalkan ulang, untuk diselenggarakan pada tanggal 24 Oktober 2019 di De Tjolomadoe, Solo. Demikian pengumuman ini, agar dapat dimaklumi" tulis pihak Rajawali Indonesia yang kemudian di-repost oleh akun Instagram @tursewindutulus.
Sama seperti Tur Sewindu Tulus, Jakarta Rock Space awalnya dijadwalkan pada tanggal 18 Oktober 2019.
Jakarta Rock Space pun juga ditunda dan akan dijadwalkan ulang pada tanggal 30 Oktober 2019.
Penyelenggara menyebutkan bahwa penundaan ini terkait dengan situasi keamanan pada masa tenang sebelum dan sesudah Pelantikan Presiden Republik Indonesia.
Jakarta Rock Space tetap hadir dengan penampil yang sama seperti Godbless, Edane, NTRL, dan Jamrud.
"Terkait situasi keamanan pada masa tenang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2019 mendatang, maka, Jakarta Rock Space, ditunda.
Jakarta Rock Space dijadwalkan ulang untuk diselenggarakan pada tanggal 30 Oktober 2019 di Livespace, SCBD, Jakarta.
Demikian pengumuman ini kami sampaikan, atas perhatiannya dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih," tulis akun Instagram @jakartarockspace.
Baca: Gibran Rakabuming Ingin Maju Pilkada Solo 2020 lewat PDI-P, tapi Ditolak Partai, Ini Keputusan PDI-P
Baca: Viral Dukun Ikut Amankan Pelantikan Jokowi-Maruf, Begini Reaksi MPR, Tokoh NU hingga Muhammadiyah
Meski ada beberapa konser yang ditunda dan dibatalkan, namjn konser Musik Untuk Republik (MUR) tetap digelar di Bumi Perkemahan Cibubur (Buperta), Cibubur, Jawa Barat.
Diketahui, konser ini digelar selama 3 hari, mulai dari 18, 19, dan 20 Oktober 2019.
Dikutip dari Tribunnews.com, konser yang digelar tanpa biaya masuk ini dihadiri oleh Godbless, NTRL, hingga Inul Daratista.
Namun, hal ini dimaklumi oleh penyelenggara gelaran Jakarta Rock Space, Yoris.
“Konser di Buperta itu, bukan masuk kawasan ring 1 pengamanan ya. kita juga menghormati persiapan negara untuk pelantikan presiden dan wakil presiden besok, acara di Senayan juga beberapa ditunda dan bahkan ada yang batal,” katanya saat dihubungi Tribunnews, Sabtu (19/10/2019).